MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 21 Oktober 2018 20:35
Kunjungan Raja Diagendakan Tiap Tahun
MENGGALI INFORMASI: Delegasi raja-raja Nusantara dan Asia saat mengunjungi serta menyaksikan benda bersejarah di museum Kesultanan Bulungan, Tanjung Palas, Minggu (21/10). Foto: PIJAI PASARIJA RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kunjungan raja-raja Nusantara dan Asia ke Kabupaten Bulungan dalam rangka perayaan Birau akan dijadikan agenda rutin.

Komitmen itu disampaikan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Masyarakat Adat Nusantara (Matra), Kanjeng Pangeran Harya (KPH). SP. Rheindra J. Wiroyudho Alam Syah. Keseriusan agar keinginan itu terwujud, telah diseminarkan di Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Bulungan pada Sabtu (20/10) malam.

Hasilnya akan dilaporkan ke Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) xan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Supaya ini jadi agenda wisata negara atau wisata nasional," Wiroyudho disela-sela mengunjungi museum Kesultanan Bulungan, Minggu (21/10).

Dijadikannya kunjungan itu, sebagai agenda rutin tahunan dan agenda nasional dikukuhkan dalam satu piagam yang disepakati bersama-sama Pemkab Bulungan dan Lembaga Adat Bulungan (LAB).

"Supaya Birau dapat diketahui masyarakat luas," imbuh pria yang juga kerabat Kerajaan Pagaruyung, Minangkabau, Sumatra Barat (Sumbar) bergelar Sultan Pangeran ini.

Momen Birau 2018 dalam rangka HUT ke-228 Kota Tanjung Selor dan ke-58 Kabupaten Bulungan ini, Matra berhasil mengundang 28 delegasi kerajaan nusantara dan Asia.

Khusus raja dari negara tetangga Malaysia menurut Wiroyudho, sebuah keberhasilan yang patut diapresiasi dan ke depan akan ditingkatkan lagi agar lebih meriah. "Mudahan tahun akan datang bisa mengundang sampai 100 delegasi," harapnya.

Lebih lanjut dia, isi piagam tersebut substansinya adalah bahwa Matra mendukung jika Birau akan dijadikan destinasi wisata sejarah yang akan diunggulkan. Tujuannya supaya budaya dan sejarah Bulungan dapat nasional. Lebih luas setidaknya go regional.

Tidak hanya sampai di situ, Matra juga ingin mencakup hingga Asia Tenggara. Karena itu upaya mendorong dan membantu akan dilakukan secara maksimal dengan mem-follow-up LAB dan Kesultanan Bulungan secara nasional. "Karena Kesultanan Bulungan satu-satunya kerajaan yang ada di Kaltara," sebut dia.

Lanjutnya, banyak peninggalaj dan budaya di Bulungan yang perlu digali. Contohnya yaitu sisi bahasa yang cukup beragam hingga puluhan bahasa. Selain itu komunitas kesukuan juga dirasa cukup banyak. Itu merupakan kekayaan yang perlu dikembangkan.

"Saya lihat objek wisata alamnya perlu dikembangkan. Kalau tidak ya potensi sejarahnya lah," tutupnya.

Ketua LAB Bulungan, Datu Buyung Perkasa menuturkan, dijadikannya kunjunyan sebagai agenda rutin memang bagian dari keinginan LAB. "Kalau pun jumlahnya harus menyesuaikan anggaran tapi tetap adalah yang kita undang," ujar Datu Buyung.

Ketika pendanaan minim, makanya raja yang diundang cukup satu atau dua orang. Namun jika memungkinkan bisa saja dalam jumlah yang banyak hingga ratusan orang. "Kalau dana memungkinkan, jangankan 30 orang, 100 orang pun kita undang," tegas dia.

Tambah dia, masih ada potensi budaya yang saat ini belum tergali maksimal. Untuk memunculkannya perlu anggaran yang cukup.

Seperti tarian melibatkan 500 orang, tarian jepin gerak sama 300 orang serta ketipung 100 orang. "Tapi ini belum memungkinkan," pungkasnya. (isl/nri)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 12:07

Ditugaskan di Krayan, 1 CPNS Mundur

TANJUNG SELOR - Satu dari 444 peserta seleksi calon pegawai…

Rabu, 16 Januari 2019 12:05

Jembatan Meranti Terancam Jadi ‘Pajangan’ Lagi

TANJUNG SELOR - Pembangunan jalan penghubung Jembatan Meranti menuju Buluh…

Rabu, 16 Januari 2019 12:04

Pemilik Miras Hanya Diberi Sanksi Tipiring

MALINAU – Dua ibu rumah tangga (IRT), yakni De dan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:03

2018, Empat Penderita HIV/AIDS Meninggal

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan mencatat empat penderita…

Rabu, 16 Januari 2019 10:33

Butuh 7 Menit, Musnahkan Sabu 11 Kg

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Dirnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:56

6.060 WP di Kaltara Belum Taat

TANJUNG SELOR – Dari total 9.413 yang menyampaikan Surat Pemberitahuan…

Selasa, 15 Januari 2019 13:54

TBS Malinau Dijual ke Nunukan

MALINAU  - Petani kelapa sawit di Kabupaten Malinau belakangan ini…

Selasa, 15 Januari 2019 13:52

Terminal Tipe A Tunggu Restu Kemenhub

TANJUNG SELOR - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:49

Terapkan Metode Cara Membaca Wartawan

Membaca sebuah buku hingga saat ini masih menjadi kebiasaan yang…

Selasa, 15 Januari 2019 13:43

Sekprov: Jangan Jadikan Kaltara Batu Lompatan

TANJUNG SELOR - Sejak terbentuknya Kalimantan Utara (Kaltara), sudah tiga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*