MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Oktober 2018 15:25
Pengajuan Izin Sempat ‘Dipimpong’

Draft Masih Dipelajari Pemprov

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Izin operasional transportasi online hingga kini masih bergulir. Padahal pengajuan tersebut sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu ke Provinsi Kaltara.

Perwakilan Grab Tarakan, Indra kepada pewarta, mengatakan, pihaknya sudah mengurus izin operasional ke Pemerintah Provinsi Kaltara, hal itu berdasarkan arahan dari Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 telah dicabut oleh Mahkamah Agung (MA).

“Karena aturanya sudah dicabut oleh MA, yang sebelumnya kita urus di Tarakan, kini kita langsung urus ke provinsi,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan bahwa pada 2 Oktober, pihaknya melalui penasehat hukum sudah mengajukan izin operasional ke Pemerintah Provinsi Kaltara, namun hingga kini mereka tak kunjung mendapatkan kabar terbaru apakah izin operasionalnya sudah disetujui atau tidak.

“Saat ini semuanya sedang berproses, pengajuan izin operasional ini sudah kami lakukan dari bulan 3 lalu, namun kami beberapa kali dipimpong, Tarakan dan provinsi terkait perizinan operasional ini, kami berharap perizinan ini bisa secepat selesai,” tuturnya.

Terpisah, Penasehat Hukum (PH) Grab Mansyur mengungkapkan,  tidak adanya respons dari pengajuan izin operasional ke provinsi pada tanggal 2 Oktober, membuat pihaknya kembali mengirimkan surat susulan yang isinya mempertanyakan berkaitan dengan pengajuan operasional yang sudah diajukan sebelumnya.

“Lambatnya proses ini mungkin ada kaitan dengan dicabutnya Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 telah dicabut oleh MA, padahal menurut pemahaman saya dengan tidak adanya aturan tersebut, tidak akan mempersulit proses perizinan, ini menurut saya tinggal kebijakan pemerintah provinsi saja,” tuturnya.

Ditambahka  Syafruddin yang juga PH pihak Grab menuturkan, sudah ada respons positif dari Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie terkait izin operasional yang diajukan pada tanggal 2 Oktober.

Alhamdulillah pak gubernur sudah memberikan respons, pengajuan izin kami sudah sampai ke Dishub Kaltara, harapan kami tahun ini izin operasional Grab di Tarakan sudah bisa keluar,” ungkapnya.

Menyikapi hal itu, Kepala Bidang Transportasi Darat Dinas Perhubungan (Dishub)  Kaltara, Aswandi mengatakan, sebenarnya untuk draf penetapan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltara perihal kuota, tarif dan penempatan wilayah operasional sudah di serahkan kepada Biro Hukum Pemprov Kaltara.

“Jadi saat ini Biro hukum masih mempelajari draf itu,” ujarnya.

Karena berjalanya waktu, ada beberap pasal di dalam Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 itu yang di cabut oleh MA. Jadi saat ini MA juga sedang mempelajari Permenhub itu.

“Namanya produk hukum itu tidak bisa mudah langsung kita oke saja, ada mekanisme yang harus dilalui, apalagi dengan adanya pencabutan pasal maka SK itu tidak akan kuat,” ujarnya.

Misalnya, pasal yang berkaitan dengan perizinan yang dicabut, maka SK yang dibuat tidak akan kuat. “Saya juga sudah hubungi pihak Kementrian Perhubungan (Kemenhub), informasinya peraturan itu akan digodok kembali,” ujarnya.

Nantinya, sambung , apabila Biro Hukum sudah menetapkan SK itu. Tahap selanjutnya pihak Tarakan yang akan mengeluarkan izin tentang KIR dan operasional. “Setelah itu baru kita menetapkan izin operasional,” ujarnya.

Sebenarnya Pemprov Kaltara tidak pernah mempersulit permasalahan perizinan. Hanya saja ada proses yang harus di lalui.

“Pak Gubernur juga sudah menegaskan agar tidak ada OPD yang mempersulit pengurusan perizinan,” ujarnya.

Meski begitu, harus tetap melalui prosedur yang ada. Untuk menetapkan itu harus ada dasar yang jelas. “Jadi saya harapkan masyarakat bisa bersabar dahulu, kami akan tetap terus berupaya agar SK bisa selesai,” pungkasnya. (jnr/*/jai/nri)


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 13:29

Masih Pada Tahan ‘Napas’

Usai pemilihan umum (pemilu) presiden dan anggota legislatif serentak pada…

Senin, 20 Mei 2019 13:28

Masjid Daarussa’aadah, Konstruksi Mirip Rumah Adat

Ragam ciri masjid di Kota Tarakan. Tak hanya bergaya Timur…

Senin, 20 Mei 2019 13:25

Empat Periode Berkat Doa Mustajab Seorang Ibu

Menjabat empat periode sebagai salah seorang wakil rakyat, tak semua…

Senin, 20 Mei 2019 12:55

Sopir Minibus Terbakar Belum Datangi Polisi

TARAKAN-Perkara terbakarnya satu minibus berwarna hitam di Jalan Kusuma Bangsa…

Senin, 20 Mei 2019 12:52

Minim Penyiringan Tanah, Timbunan Terbawa Air

TARAKAN -  Beberapa item pembangunan di lingkungan RT 59, Kelurahan…

Senin, 20 Mei 2019 11:35

Partai Kecil Wait and See

TARAKAN – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) merupakan satu dari tiga…

Senin, 20 Mei 2019 11:34

Penyelesaian Cinema XXI Sudah 85 Persen

TARAKAN – Dari luar gedung Grand Tarakan Mall (GTM) terlihat…

Senin, 20 Mei 2019 11:33

Jelang Mudik, Penambahan Kapasitas 76 Persen

TARAKAN – Menghadapi lonjakan penumpang, khususnya perantauan  yang ingin pulang…

Senin, 20 Mei 2019 11:32

Masjid Fastabiqul Khairat Dibangun dari Donasi Warga Tionghoa

Masjid Fastabiqul Khairat merupakan salah satu masjid terbesar Kelurahan Lingkas…

Senin, 20 Mei 2019 11:30

Effendhi: Lewat Doa, Mereka Rindu Orang Tua

Berkumpul dan berbuka bersama keluarga di Bulan Ramadan merupakan sebuah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*