MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Oktober 2018 12:53
WNI Diserahkan ke Imigrasi Tawau
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Empat orang WNI yang ditangkap aparat Malaysia saat operasi gabungan yang dilakukan sejumlah instansi dari Malaysia, diserahkan ke Imigrasi Tawau, Malaysia, oleh aparat gabungan yang menangkapkanya.

Kondisi ini membuat pihak Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau terhambat melakukan pendataan atau menemui WNI petani rumput laut yang tertangkap tersebut. Itu diungkapkan Kepala Fungsi Sosial dan Budaya, KRI Tawau, Firma Agustina yang dikonfirmasi kembali perkembangan upaya pihaknya lakukan pendataan. “Ya, informasi terakhir dari Polis marin, bahwa tahanan (WNI) mereka telah diserahkan ke imigrasi di Tawau, Malaysia,” ungkap Firma ketika diwawancara kemarin.

Hal ini membuat pihaknya kembali harus menunggu jawaban aparat Malaysia, dengan kembali melakukan permintaan atau menyurat ke pihak imigrasi di Tawau, untuk tujuan bertemu dengan para WNI ini guna identifikasi.

Meski begitu, pihaknya memastikan empat orang yang ditahan aparat gabungan saat operasi waktu itu adalah WNI karena telah terverifikasi sebelumnya. Namun, belum sempat menemuinya lantaran keperluan pemeriksaan aparat Malaysia. “Ya, kemarin dijanjikan menunggu selesai pemeriksaan. Tapi ternyata sudah dilimpahkan lagi ke pihak lain. Jadi harus menunggu lagi jawaban dari pihak yang kami surati,” beber Firma.

Keempat petani rumput laut tersebut ditangkap saat melakukan budidaya rumput laut di perairan Kayu Mati, perbatasan RI-Malaysia, Jumat (5/10) lalu. Operasi gabungan yang dilakukan aparat malaysia saat itu dikoordinir masing-masing Perwira Operasi dari ketiga instansi Pasukan Polis Marin (PPM) Wilayah 4 Tawau, Pasukan Gerakan Am (PGA) PDRM Batalyon 14 Tawau, dan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Bahagian Tawau.

Operasi melibatkan 50 personel aparat keamanan Malaysia, dan dilakukan di tiga lokasi berbeda. Yaitu, kawasan Wallace Bay, wilayah perairan perbatasan Pulau Sidam, Pemukiman di sepanjang pesisir kawasan Sungai Simandalan, Pulau Sebatik wilayah Malaysia. Lalu, kawasan pemukiman di atas air Kampung Hidayat, Batu 4 Jalan Apas, Tawau.

Dalam operasi gabungan tersebut, aparat Malaysia telah menangkap 84 orang. Diduga sebagian besar yang tertangkap merupakan WNI tak memiliki dokumen. Mereka terdiri dari 43 laki-laki dewasa, 28 perempuan dewasa, 9 anak lelaki, dan 4 anak perempuan. (raw/ash)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…

Selasa, 19 Maret 2019 11:00

Minta Segera Lunasi Utang Petani

NUNUKAN – Harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit masih…

Selasa, 19 Maret 2019 10:44

Terkendala SDM, Banyak Warga Tak Membayar Retribusi

NUNUKAN – Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan belum maksimal…

Selasa, 19 Maret 2019 10:43

Administrasi Nelayan Ribet Banget, Begini Reaksi Nelayan

NUNUKAN – Para nelayan di Sebatik mengeluhkan proses administrasi atau…

Senin, 18 Maret 2019 10:40

ADUHHH..!! Kualitas Gizi Anak 6-14 Tahun Rendah

NUNUKAN – Tahun 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kembali…

Senin, 18 Maret 2019 10:34

Pengetahuan Warna Surat Suara Minim

NUNUKAN – Pemilihan umum (pemilu) serentak sisa 30 hari lagi,…

Senin, 18 Maret 2019 10:33

Lahan Seluas 10 Hektare Terbakar Lagi

NUNUKAN – Kebakaran lahan kembali terjadi di Jalan Sei Jepun,…

Senin, 18 Maret 2019 10:28

Polis Marine Malaysia Tangkap Speedboat Reguler

NUNUKAN – Seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0911 Nunukan…

Senin, 18 Maret 2019 09:36

Peluang Terangkat ASN Hilang

NUNUKAN – Selain dihapus, terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49/2018…

Senin, 18 Maret 2019 09:35

SDM Menipis, Usulan Tambahan Nihil

NUNUKAN – Jumlah SDM  Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*