MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Oktober 2018 13:12
Terkait Dugaan Kasus Korupsi Bahan Ajar UBT
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, class="m9170915616928438005ydp405ce8c4msonormal">TARAKAN – Berkas kasus dugaan korupsi terhadap anggaran bahan mengajar (anjar) yang melibatkan mantan Dekan FKIP yaitu Herdiansyah, mantan Ketua Panitia Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) FKIP UBT, Yansar dan pihak ketiga yang mengadakan bahan ajar, Aji Weweko alias Ahong terus berjalan. Sejumlah barang bukti ikut dibawa ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Samarinda.

Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan, Rachmad Vidianto melalui Kasi Pidana Khusus Tohom Hasiholan mengatakan, barang bukti yang dibawa oleh pihaknya yaitu sampel bahan ajar dan uang senilai Rp 88 juta. Untuk barang bukti uang senilai Rp 88 juta, pihaknya menitipkan kepada rekening pengadilan. Sementara itu bukti kwitansi pembayaran, dan hasil penggandaan bahan ajar dan modul juga sudah diterima pihaknya.

“Untuk bahan ajar dan modul ini kami bawa sample saja, sisanya dititipkan ke Polres Tarakan dengan dibuat berita acara penitipan,” ujarnya.

Dibeberkan Tohom, ketiga tersangka yang dibawa ke rutan Samarinda dalam keadaan sehat dan tidak ada tersangka yang didampingi oleh pihak keluarga. Dalam pengiriman tersebut hanya didampingi oleh dua orang tim dari Kejaksaan dan 3 penyidik dari Polres Tarakan serta satu petugas dari Lapas Tarakan yang melakukan pengawalan. Sementara, Herdiansyah dan Yansar menggunakan penasehat hukum yang ditunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Setelah tiba di Samarinda, kami langsung tahap 2 di Kantor Kejari Samarinda, limpahkan berkas ke Pengadilan dan mengantar tahanan ke Rutan Samarinda,” kata Kasi Pidsus.

Ketiga tersangka, dalam tahap dua ini nanti kemungkinan akan didakwa pasal yang sama, yaitu pasal 2 junto pasal 55, subsider pasal 3 junto pasal 55, lebih subsider pasal 9 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999, junto Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Untuk diketahui, Herdiansyah dan Yansar sebelum ini masih menjalani hukuman pidana 4 tahun penjara sesuai putusan Kasasi di Mahkamah Agung di Lapas Tarakan,  untuk perkara pemotongan honor dan uang perjalanan dinas mengajar di daerah 3T, mantan Dekan FKIP UBT. Sementara, Aji Weweko alias Ahong sejak awal memang tidak dilakukan penahanan dan baru tersangkut dalam perkara pengadaan bahan ajar ini, langsung ditahan setelah tahap 2. (zar/zia)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 12:16

Tarakan Jorok, Adipura Lepas, TPA Over

TARAKAN – Kota Tarakan, satu dari empat kota lain di…

Rabu, 16 Januari 2019 12:14

Kasus Calon Anggota DPD Ditutup, ASN Dilanjutkan

TARAKAN - Sebanyak 3 anggota calon DPD RI dapil Kalimantan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:12

Giliran Jasa Pengiriman Terdampak

TARAKAN – Tidak hanya tiket pesawat yang naik puluhan persen.…

Rabu, 16 Januari 2019 12:10

10-20 Perda Setiap Tahun

PRODUK hukum berupa peraturan daerah (perda) yang dibahas bersama, eksekutif…

Rabu, 16 Januari 2019 11:38

Sering Ancam Tetangga, AD Dijebloskan ke Penjara

TARAKAN – Akibat sering melakukan pemerasan dan pengancaman menggunakan pisau…

Rabu, 16 Januari 2019 11:32

Pompa Rusak, Bukit Tak Teraliri

TARAKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam hingga…

Rabu, 16 Januari 2019 11:28

Berharap Miliki Drainase Lebar

TARAKAN - Kondisi jalan yang berada di RT 54 Kelurahan…

Rabu, 16 Januari 2019 11:18

Disangka Bom, Tim Gegana Amankan Tas Hitam

TARAKAN - Rabu pagi (16/1) sekitar pukul 07.00 WITA, Warga…

Selasa, 15 Januari 2019 19:20

Yos Sudarso Gugur Bersama Tiga KRI dengan Heroik

TARAKAN – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) XIII Laksamana…

Selasa, 15 Januari 2019 14:04

Tiket Pesawat Mahal, Beralih ke Jalur Laut

TARAKAN - Kenaikan harga tiket pesawat membawa dampak luas kepada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*