MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Oktober 2018 13:12
Terkait Dugaan Kasus Korupsi Bahan Ajar UBT
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, class="m9170915616928438005ydp405ce8c4msonormal">TARAKAN – Berkas kasus dugaan korupsi terhadap anggaran bahan mengajar (anjar) yang melibatkan mantan Dekan FKIP yaitu Herdiansyah, mantan Ketua Panitia Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) FKIP UBT, Yansar dan pihak ketiga yang mengadakan bahan ajar, Aji Weweko alias Ahong terus berjalan. Sejumlah barang bukti ikut dibawa ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Samarinda.

Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan, Rachmad Vidianto melalui Kasi Pidana Khusus Tohom Hasiholan mengatakan, barang bukti yang dibawa oleh pihaknya yaitu sampel bahan ajar dan uang senilai Rp 88 juta. Untuk barang bukti uang senilai Rp 88 juta, pihaknya menitipkan kepada rekening pengadilan. Sementara itu bukti kwitansi pembayaran, dan hasil penggandaan bahan ajar dan modul juga sudah diterima pihaknya.

“Untuk bahan ajar dan modul ini kami bawa sample saja, sisanya dititipkan ke Polres Tarakan dengan dibuat berita acara penitipan,” ujarnya.

Dibeberkan Tohom, ketiga tersangka yang dibawa ke rutan Samarinda dalam keadaan sehat dan tidak ada tersangka yang didampingi oleh pihak keluarga. Dalam pengiriman tersebut hanya didampingi oleh dua orang tim dari Kejaksaan dan 3 penyidik dari Polres Tarakan serta satu petugas dari Lapas Tarakan yang melakukan pengawalan. Sementara, Herdiansyah dan Yansar menggunakan penasehat hukum yang ditunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Setelah tiba di Samarinda, kami langsung tahap 2 di Kantor Kejari Samarinda, limpahkan berkas ke Pengadilan dan mengantar tahanan ke Rutan Samarinda,” kata Kasi Pidsus.

Ketiga tersangka, dalam tahap dua ini nanti kemungkinan akan didakwa pasal yang sama, yaitu pasal 2 junto pasal 55, subsider pasal 3 junto pasal 55, lebih subsider pasal 9 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999, junto Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Untuk diketahui, Herdiansyah dan Yansar sebelum ini masih menjalani hukuman pidana 4 tahun penjara sesuai putusan Kasasi di Mahkamah Agung di Lapas Tarakan,  untuk perkara pemotongan honor dan uang perjalanan dinas mengajar di daerah 3T, mantan Dekan FKIP UBT. Sementara, Aji Weweko alias Ahong sejak awal memang tidak dilakukan penahanan dan baru tersangkut dalam perkara pengadaan bahan ajar ini, langsung ditahan setelah tahap 2. (zar/zia)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:35

Terdengar Letupan Usai Genset Mati

TARAKAN - Diduga adanya arus pendek listrik, satu rumah di…

Selasa, 19 Maret 2019 11:30

Sukses Ungkap 10 Kg Narkoba, Kapolres Beri Target Baru

KAPOLRES Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan mengapresiasi terhadap kinerja Satreskoba Polres…

Selasa, 19 Maret 2019 10:39

Sebagian Ekspor Masih Singgah Surabaya

TARAKAN- Meski ekspor plywood di Bumi Paguntaka saat ini telah…

Selasa, 19 Maret 2019 10:37

TNI Siap Bantu Polri Mengamankan Pemilu

TARAKAN – Komandan Kodim (Dandim) 0907 Tarakan  Letkol Inf Eko…

Selasa, 19 Maret 2019 10:33

Warga di Sini Harap Banget Pengaspalan Tahun Ini

TARAKAN - Jalan yang masih bertekstur tanah dan pasir selalu…

Senin, 18 Maret 2019 11:00

BLARRRR...!! Satu Pekerja Tewas di Stasiun G-8 Medco E&P

TARAKAN – Sudarman (35) dan Boy (40) berada di sekitar…

Senin, 18 Maret 2019 10:58

KUMAT LAGI..!! Pemadaman Listrik Bergiliran 4 Jam

PEMADAMAN yang direncanakan selama 14 jam meleset jauh dari jadwal…

Senin, 18 Maret 2019 10:57

14 Jam Gas PGN Terhenti

KEPOLISIAN masih melakukan penyelidikan terhadap ledakan di area Stasiun Pengumpul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*