MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 14 Oktober 2018 23:33
Pengungsi Sulteng Banyak Mengaku Warga Kaltara

30 Melapor, Delapan yang Terverifikasi

Salah seorang warga Kaltara di Palu.

PROKAL.CO, PALU- Setelah melakukan penyisiran terhadap warga Kaltara di beberapa titik lokasi bencana gempa dan tsunami di Palu, tim relawan Provinsi Kaltara akhirnya melakukan evakuasi serta pendataan terhadap warga yang ingin kembali ke Kaltara.

Mereka yang didata wajib menunjukkan identitas diri seperti kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK). Hal ini sesuai instruksi Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie untuk mengevakuasi warga Kaltara.

Pasalnya, tim relawan Provinsi Kaltara banyak menemukan pengakuan-pengakuan mendadak di lapangan saat tim sedang melakukan penyisiran di beberapa titik lokasi bencana.  Sehingga, KTP dan KK menjadi patokan tim untuk bisa  memulangkan warga Kaltara.

“Dari catatan yang kami dapatkan ada 30 orang yang sudah mendaftar ke kami namun yang bisa diakomodir sekarang baru delapan orang. Dan ini masih berkelanjutan sambil menunggu perkembangan dengan menunggu laporan yang masuk ke kami untuk mereka minta dipulangkan ke Kaltara,” ungkap Asnawi, koordinator lapangan tim relawan Kaltara.

Dalam hal pemulangan ini, kata Asnawi, seluruh biaya pemulangan ditanggung dan difasilitasi Pemprov Kaltara. Sehingga, bagi warga Kaltara yang ingin dipulangkan dapat melapor ke tim relawan yang ada di Yayasan Al-Khairaat, Jalan SIS Al Jufrie dengan dapat membawa identitas diri.

“Sebetulnya banyak yang mengaku warga Kaltara, termasuk kemarin di daerah Balaroa itu hampir 15 warga yang kami data. Namun, saat kami ke sana untuk mengecek secara langsung ternyata hanya 1 warga saja yang bisa kami akomodir karena memiliki identitas warga Kaltara,” ungkap Asnawi.

Dikatakan Asnawi untuk mengidentifikasi penduduk yang benar-benar asli warga Kaltara yang terkena dampak bencana gempa dan tsunami, dirinya yang termasuk dalam tim aju (advance) atau tim persiapan awal bersama denga rekan lainnya setidaknya membutuhkan waktu kurang lebih tiga hari dengan jarak lokasi yang berbeda-beda.

“Kesulitan itu pasti ada. Terutama untuk bisa melakukan penyisiran kami harus melewati jalanan yang rusak, komunikasi terputus hingga sulitnya transportasi darat sempat menjadi halangan bagi tim relawan untuk menyusuri setiap sudut posko-posko pengungsian yang ada di lokasi,” bebernya.

Soal pemulangan yang disesuaikan identitas diri, dipertegas Asnawi tentunya akan berdampak pada statusnya. “Karena Pemprov Kaltara sudah memberikan kemudahan bagi warga Kaltara untuk bisa berobat gratis dengan jaminan BPJS yang sudah dikeluarkan,” ujarnya.

Dalam hal ini tentunya menjadi dilema apabila mereka yang penah tinggal di Kaltara dan ingin kembali, namun sudah tercatat sebagai warga Palu.

“Ini tidak dapat kami lakukan karena terkait identitas yang mereka miliki sudah menetap di Kota Palu, atau seperti di daerah Donggala. Sehingga kami hanya fokus pada warga beridentitas Kaltara,” terangnya. (eru/lim)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:35

Terdengar Letupan Usai Genset Mati

TARAKAN - Diduga adanya arus pendek listrik, satu rumah di…

Selasa, 19 Maret 2019 11:30

Sukses Ungkap 10 Kg Narkoba, Kapolres Beri Target Baru

KAPOLRES Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan mengapresiasi terhadap kinerja Satreskoba Polres…

Selasa, 19 Maret 2019 10:39

Sebagian Ekspor Masih Singgah Surabaya

TARAKAN- Meski ekspor plywood di Bumi Paguntaka saat ini telah…

Selasa, 19 Maret 2019 10:37

TNI Siap Bantu Polri Mengamankan Pemilu

TARAKAN – Komandan Kodim (Dandim) 0907 Tarakan  Letkol Inf Eko…

Selasa, 19 Maret 2019 10:33

Warga di Sini Harap Banget Pengaspalan Tahun Ini

TARAKAN - Jalan yang masih bertekstur tanah dan pasir selalu…

Senin, 18 Maret 2019 11:00

BLARRRR...!! Satu Pekerja Tewas di Stasiun G-8 Medco E&P

TARAKAN – Sudarman (35) dan Boy (40) berada di sekitar…

Senin, 18 Maret 2019 10:58

KUMAT LAGI..!! Pemadaman Listrik Bergiliran 4 Jam

PEMADAMAN yang direncanakan selama 14 jam meleset jauh dari jadwal…

Senin, 18 Maret 2019 10:57

14 Jam Gas PGN Terhenti

KEPOLISIAN masih melakukan penyelidikan terhadap ledakan di area Stasiun Pengumpul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*