MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 11 Oktober 2018 21:06
DOB Kaltara Dievaluasi, Ini Hasilnya ...
RESMI: Provinsi Kaltara ditetapkan sebagai DOB penuh setelah dilakukan evaluasi dan meraih nilai dengan predikat baik. Tampak kantor Gubernur yang menjadi pusat pemerintahan masuk dalam penilaian dan evaluasi.

PROKAL.CO, SURAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi mengumumkan hasil evaluasi terhadap 18 Daerah Otonomi Baru (DOB) yang dibentuk pada tahun 2012 hingga 2014. Hasilnya, 15 daerah dinyatakan layak menjadi daerah otonomi penuh. Termasuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Tak hanya itu, bahkan Kaltara termasuk DOB yang mendapat predikat baik. Dengan nilai 90,50. Sementara itu, 3 DOB lainnya, belum ditetapkan karena usianya baru 4 tahun. Pengumuman ini disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah, Sumarsono di sela acara pertemuan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan 18 DOB pembentukan tahun 2012-2014 di Arcadia Ballroom The Alana Hotel, Kota Solo (Surakarta), Jawa Tengah, Kamis (11/10).

Kaltara sendiri termasuk salah satu dari 18 DOB yang dilakukan evaluasi tersebut. Dan juga merupakan satu-satunya DOB provinsi. Karena lainnya berupa pemerintah kabupaten. “Untuk 15 DOB, ini merupakan evaluasi tahun kelima, sekaligus terakhir. Sementara yang 3 daerah, baru evaluasi yang keempat,” kata Sumarsono mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang seyogianya hadir dalam acara tersebut.

Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie yang hadir dalam acara itu mengungkapkan, untuk Kaltara sebenarnya oleh Mendagri langsung telah dinyatakan lulus dan disahkan sebagai daerah otonomi penuh. Itu diungkapkan saat momen HUT ke-5 Provinsi Kaltara pada 22 April 2018 lalu.

“Ini secara resminya. Yang ditetapkan dalam bentuk sertifikat yang saya terima tadi (kemarin, Red),” ujar Irianto. Untuk diketahui berdasarkan hasil evaluasi akhir, Kaltara termasuk dalam kategori baik. Bersama 5 DOB lainnya. Sementara 10 DOB yang turut ditetapkan sebagai daerah otonomi penuh, mendapat penilaian sedang (di bawah 90).

Dengan ditetapkannya secara resmi sebagai daerah otonomi penuh, kata Irianto, menjadi tonggak sekaligus pelecut bagi aparat pemerintah untuk bekerja lebih keras lagi. “Dengan keterbatasan, kita harus optimis bisa mengejar ketertinggalan dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia. Kuncinya dari kita sendiri, yang harus bekerja keras, kerja cepat, cerdas dan ikhlas. Yang tentunya dengan dukungan penuh dari masyarakat Kaltara, yang memiliki pola pikir maju,” papar Irianto.

Memaparkan hasil evaluasi terhadap 18 DOB yang dibentuk pada 2012-2014, secara umum semua sudah berjalan bagus. Meski ada beberapa yang masih belum terpenuhi seratus persen. “Ada beberapa yang baik. Salah satunya Kaltara yang kita lihat berkembang cepat. Apalagi Kaltara diuntungkan dengan posisi di perbatasan. Sehingga dengan Nawa Cita Presiden Jokowi, yaitu membangun dari pinggiran, Kaltara mendapat dukungan dana besar,” katanya.

Dikatakan, dalam evaluasi salah satu yang belum terselesaikan secara penuh adalah mengenai batas wilayah. Hal ini hampir dialami semua DOB yang dievaluasi. Di samping juga fasilitas perkantoran. Diketahui masih ada beberapa DOB yang sampai sekarang belum memiliki gedung perkantoran permanen sendiri.

“Kalau soal pemenuhan SDM aparatur, saya kira sudah semua terpenuhi. Kalau gedung perkantoran, paling tidak kantor Bupati atau kantor Gubernur harus sudah ada,” jelasnya.

Dengan telah ditetapkannya sebagai daerah otonomi penuh, kedudukan 15 pemerintah daerah ini sama atau sejajar dengan daerah lain di Indonesia. Termasuk hak-hak dan kewajibannya. “Jadi Kaltara sudah sejajar dengan Jawa Tengah dan DKI. Begitupun kabupaten, sama dengan kabupaten lain yang sudah lebih dahulu ada,” tutup Gubernur. (akz/eza)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 10:55

Rekapitulasi di PPK Ditargetkan Rampung Hari Ini

TANJUNG SELOR - Proses distribusi logistik pemilu hasil pemungutan suara…

Sabtu, 20 April 2019 10:54

Tablo Jalan Salib, Mengenang Penebus Dosa

TANJUNG SELOR – Perayaan Jumat Agung umat Katolik di Gereja…

Sabtu, 20 April 2019 10:51

Operasi Pasar Disiapkan Jelang Ramadan

TANJUNG SELOR – Mengantisipasi terjadinya lonjakan harga komoditas pokok, seperti…

Sabtu, 20 April 2019 10:48

Pengamanan Pengembalian Logistik Tetap Berlapis

TANJUNG SELOR – Menjaga agar seluruh logistik tidak rusak pada…

Sabtu, 20 April 2019 10:45

Jokowi-Amin Dominasi Suara di Bulungan-KTT

TANJUNG SELOR – Berdasarkan dari pantauan Radar Kaltara, pasangan calon…

Sabtu, 20 April 2019 10:43

Geografis Sulit, Cakupan Pelayanan PDAM Rendah

TANJUNG SELOR – Secara geografis Kabupaten Bulungan masih relatif sulit…

Sabtu, 20 April 2019 10:01

Dari Pakaian Adat Hingga Seragam Pramuka Lengkap Hiasi TPS

Untuk menarik minat masyarakat berkunjung ke tempat pemungutan suara (TPS)…

Sabtu, 20 April 2019 10:00

Eksikusi Mati Tunggu Putusan PK

TANJUNG SELOR - Sejak di vonis hukuman mati oleh Mahkamah…

Sabtu, 20 April 2019 09:58

Sarana Transportasi Ditingkatkan

TANJUNG SELOR – Pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan…

Kamis, 18 April 2019 09:45

Salah Gunakan C6, Tiga Orang Diamankan

TANJUNG SELOR – Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Tanjung Selor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*