MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 11 Oktober 2018 14:58
Kerja Keras Demi Salurkan Logistik
MENYALURKAN: Tim Relawan Provinsi Kaltara saat mengangkut barang-barang logistik di Pelabuhan Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah kemarin. RURI JAMIANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TAK semudah membalikkan telapak tangan, butuh waktu 17 jam untuk membawa semua barang- barang logistik dari Kaltara, yang berjumlah kurang lebih 100 ton dari Pelabuhan Pantoloan ke penampungan sementara, di Yayasan Alkhairat, Jalan Sis Al-Jufrie, Palu Barat.

Meski baru tiba di Pelabuhan, para relawan yang tergabung dalam Tim Relawan Kaltara ini pun tetap semangat meski harus bekerja dari pagi hingga malam.

---------------------------------------------------------

SIANG itu begitu cerah, mentari indah di pagi hari telah berubah menjadi terik di siang hari. KM Lambelu yang ditumpangi bersandar dengan apik di Pelabuhan Pantoloan, Palu sekira pukul 09.19 Wita.

Usai turun di Pelabuhan Pantoloan dengan barang barang yang digunakan. Puluhan relawan ini pun bergegas membentuk barisan satu persatu menuju anak tangga untuk mengangkut barang-barang logistik keluar dari KM Lambelu.

“Satu…dua…tiga, ayooo…!” Teriakan puluhan orang relawan saling menyemangati satu sama lain, sambil mengangkut barang-barang logistik keluar dari KM Lambelu, menuju mobil truk yang baru saja tiba di pelabuhan.

Meski cuaca begitu terik nan menyengat, namun semangat masih terpancar jelas di wajah-wajah para relawan ini. Tetesan keringat pun bercucuran membahasi setiap baju bewarna orange yang bertuliskan Tim Relawan Kaltara yang mereka kenakan saat itu.

Satu hingga dua jam. Barang- barang itu pun belum rampung sepenuhnya keluar dari kapal. Hingga tepat pukul 12.00 Wita, mereka berada pada titik kelelahan untuk beristirahat sejenak dengan mengisi tenggorokan yang kian mengering. Ya, kondisi cuaca Palu lagi terik-teriknya.

Bahkan relawan yang lainnya terlihat untuk beristirahat untuk sekadar mengganjal perut dengan makanan seadannya, yang didapatkan langsung dari kapal. Dengan lahapnya, mereka pun makan hingga tak ada yang tersisa.

Sementara itu, Personel Brimob yang berjaga di pelabuhan turut serta ikut mebantu, mengantarkan satu persatu barang logistik menuju truk yang sudah mengantre.

Saat semua mobil terisi penuh, para relawan ini pun menunggu hingga truk berikutnya berdatangan. Itu terus dilakukan hingga waktu salat asar tiba mereka pun kembali beristirahat sejenak.

Radar Tarakan pun mencoba mengikuti langsung bagaimana proses seluruh barang -barang logistik yang dibawa menggunakan truk menuju lokasi penyimpanan sementara yang berada di Yayasan Alkhairat, Jalan Sis Al-Jufrie, Palu Barat.

Jarak yang ditempuh tak dekat. Kurang lebih 27 kilometer (km) dengan waktu 45 menit untuk bisa sampai ke lokasi penampungan logistik dari Pelabuhan Pantoloan. Setibanya di lokasi, ratusan barang serta kebutuhan makanan lainnya tersimpan rapi di samping gedung milik Yayasan Al-Khairat. Ternyata, barang logistik lainnya tak hanya milik Kaltara. Melainkan juga bantuan berasal dari Gorontalo dan Ternate. Dengan lokasi penyimpanan yang berbeda.

Usai semua barang dikeluarkan, truk akan kembali ke pelabuhan untuk mengangkut barang logistik yang masih tersisa. Hingga tepat pukul 22.00 Wita, lalu lalang tru pun terus silih berganti untuk membawa barang. Sementara para relawan terus masih terjaga di pelabuhan Pantoloan demi mengamankan barang logistik.

 

 

Kasi Kesiap Siagaan BPBD Provinsi Kaltara, Zainuddin menuturkan bantuan masyarakat Kaltara yang tiba di Palu, kurang lebih berjumlah 100 ton. Segala upaya sudah dilakukan untuk bisa semua barang logistik tiba di lokasi penampungan sementara di yayasan Al-Khairat.

"Kami berterimakasih kepada masyarakat Kaltara, baik dari Tarakan, Bulungan, KTT, Malinau dan Nunukan yang sudah menyalurkan bantuannya lewat Pemprov Kaltara. Dan barang yang sudah masuk ke AlKhairat sebanyak 30 truk. Karena tonase yang ada 100 ton lebih yang di drop dari Pelabuhan Pantoloan," ungkap Zainuddin.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bantuan logistik yang terus berdatangan terus mengalir. Meski kondisi terbatas di moda angkutan transportasi laut dan darat.

"Untuk sarana truk-nya kita terbatas di sini. Sampai-sampai relawan kita harus menunggu di pelabuhan untuk mengakomodir semua barang logistik agar sampai di lokasi," ujarnya.

Adapun kegiatan selanjutnya kata Zainudin, Kamis (11/10) tim relawan akan dibagi dalam beberapa kelompok untuk menuju ke beberapa titik lokasi terkena bencana untuk menyalurkan bantuan yang membutuhkan.

"Besok (hari ini) kita distribusikan ke beberapa titik lokasi seperti Sigi dan Donggala. Karena di sana yang terdampak karena masih ada yang belum mendapatkan bantuan," ujarnya.

Zainuddin juga berharap, tim relawan yang baru tiba di Palu, dapat terus bersamangat dalam menjalankan tugas misi kemanusian dan semuanya dijalankan dengan ikhlas. "Bismillah, semoga kita selamat dan dilancarkan semuanya," pungkasnya. (eru/nri)

Judsm:

Kerja Keras Demi Salurkan Logistik

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:29

Jargas dan BBM Satu Harga, Jika Kurang, Ini Kata Menteri Jonan

TARAKAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:26

Lima Sampel Diamankan dari Lokasi Kejadian

TARAKAN - Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tarakan lansung melakukan olah…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:25

Polres Kembalikan Rp 1,1 Miliar Anggaran Pengamanan

TARAKAN – Menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polres Tarakan…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:58

Dituntut Penjara Seumur Hidup

TARAKAN – Setelah beberapa kali tidak mengikuti persidangan, akhirnya Lukman…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:56

Impikan Jalan Mulus

TARAKAN – Minimnya drainase atau tidak memadai debit air, luapan…

Sabtu, 16 Februari 2019 00:14

Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara

TARAKAN – Progres yang menggembirakan bagi warga Desa Long Ampung…

Jumat, 15 Februari 2019 15:32

Rumah DP Nol Sudah Oke

TARAKAN – Wali Kota Tarakan terpilih dr. Khairul tampaknya tak…

Jumat, 15 Februari 2019 15:29

Penyebab Kebakaran Diduga dari Dapur

TARAKAN - Sebanyak 7 rumah yang diketahui terdiri dari indekos,…

Jumat, 15 Februari 2019 15:25

Gubernur Minta Komisi II Kawal Kebutuhan PNS

TARAKAN - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR…

Jumat, 15 Februari 2019 14:50

Kirim Logistik, Carter Pesawat

TARAKAN – Pemilihan Umum 2019 tak lama lagi. Namun berbagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*