MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 11 Oktober 2018 14:54
Korupsi Bahan Mengajar Sudah Tahap Dua
TAHAP DUA: Kedua tersangka saat dilakukan proses tahap dua di Kejari Samarinda, kemarin (10/10). IST

PROKAL.CO, class="m2290778371341903626ydp4c2cd6fdmsonormal">TARAKAN - Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Tarakan akhirnya menyerahkan berkas kasus kasus dugaan korupsi bahan mengajar (anjar) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Borneo Tarakan (UBT) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan untuk dilakukan tahap dua.

Kasi Pidana Khusus Tohom Hasiholan saat dikonfirmasi kemarin (10/10) membeberkan, terkait penyerahan barang bukti dan tersangka untuk tahap dua untuk perkara tindak pidana korupsi bahan ajar Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) di FKIP UBT sudah dilakukan tepatnya kemarin.

“Kami pun sudah membawa ketiga tersangka yang dikawal oleh tiga orang penyidik Satreskrim Polres Tarakan ke Samarinda hari ini (kemarin) untuk diserahkan ke Kejari Samarinda,” ungkapnya, meneruskan arahan Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan Rachmad Vidianto.

Diketahui para tersangka akan berangkat ke Samarinda yang dipimpin langsung oleh Kasi Pidsus, menggunakan pesawat Lion sekitar pukul 06.00 Wita. Adapun alasan dilakukan tahap dua di Kejari Samarinda agar sidang kasus tersebut bisa lebih efektifif dan sesuai prosedur. Apalagi kasus itu nantinya akan disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Samarinda.

“Setelah tahap 2 ini para tersangka langsung dititipkan di Rutan Samarinda,” tuturnya.

Dalam kasus yang ditangani oleh Polres Tarakan itu, perkara penyidik dari Unit Tipikor menetapkan tiga orang tersangka. Di antaranya yaitu mantan Dekan FKIP UBT Herdiansyah, mantan Ketua Panitia PSKGJ Yansar, dan pihak ketiga yang mengadakan bahan ajar, Aji Weweko alias Ahong.

“Setelah tahap dua, berkas ketiganya langsung kami limpahkan. Jadi kami tinggal menunggu jadwal penetapan kapan sidangnya akan dilakukan,” jelas Tohom.

Sebelumnya, Yansar dan Herdiansyah sudah menjadi terpidana untuk perkara dugaan korupsi bahan mengajar (anjar) dan sudah menerima vonis ditingkat Kasasi dengan hukuman pidana 4 tahun penjara. Keduanya divonis oleh Majelis Hakim lantaran terbukti melakukan pemotongan honor dan jabatan mengajar di daerah yang masuk dalam kategori Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T) di Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ).

“Untuk dua tersangka ini langsung kami pindahkan dari Lapas Tarakan ke rutan Samarinda. Sementara satu tersangkanya lagi langsung kita lakukan penahanan,” ungkapnya. (zar/nri)

Judsm: Korupsi Bahan Mengajar Sudah Tahap Dua

 

 

 

 


BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 17:07

Proyek SPBE ‘Mati Suri’

TARAKAN – Rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kota Tarakan sempat bergulir…

Selasa, 16 Oktober 2018 17:02

Pemulangan Gelombang Kedua Berakhir

PALU - Wajahlebih ceria 32 warga Kaltara yang menjadi korban tsunami dan gempa di Sigi, Palu dan Donggala,…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:50

Anak Juga Punya Hak Berpendapat

TARAKAN- Anak merupakan aset penerus bangsa yang sewajarnya memperoleh hak-haknya di dalam keluarga…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:36

Balado Kulit Pangsit

Pedas dan kriuk, humm gimana rasanya? Kulit pangsit yang digoreng dan dimasak dengan cabai yang diulek…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:35

Kacang Sembunyi Karamel

Suka dengan kue kacang sembunyi? Nah, kreasikan kacang sembunyi dengan bungkusan kulit pangsit. Tekstur…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:33

Lumpia Pangsit Isi Sayur

Gorengan yang disajikan dengan cabai rawit utuh, dimakan selagi masih hangat, gurih dan enaknya lumpia…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:31

Pie Pisang

Bumbu kacang selalu menjadi pilihan sebagai saus gorengan. Salah satunya saus pie pisang. Potongan pisang…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:30

Kudapan Ringan dari Kulit Pangsit

MAKANAN ringan kerap digemari saat bersantai. Salah satu bahan utama membuat camilan adalah kulit pangsit.…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:27

Jaksa Masih Pelajari Berkas

BERKAS kasus pencemaran nama baik Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie sudah diserahkan ke Kejaksaan…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:25

Buku Rekening dan ATM Terdakwa Disita

TARAKAN - Sidang perkara Lia Lusiana alias Tata dan Dorkas dalam agenda pemeriksaan saksi sudah selesai.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .