MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 11 Oktober 2018 14:15
Napi Mengaku Dapat Sabu dari dalam Tong Sampah
BERIKAN KESAKSIAN: Marselinus (Kanan) yang menjadi saksi dalam perkara kepemilikan sabu warga binaan Lapas Tarakan, Yulius (kiri), di Pengadilan Negeri Tarakan kemarin (10/10). ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kesaksian salah seorang narapidana di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan yang bernama Marselinus ini membuat ketua majelis hakim Patria SH, geleng kepala.

Dalam persidangan kasus kepemilikan sabu terhadap terdakwa Yulius di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan yang berlangsung kemarin (10/10), kepada majelis hakim, Marselinus mengaku mendapatkan satu bungkus sabu kecil di dalam tempat sampah yang berada di sekitran Lapas.

Marselinus yang merupakan narapidana dengan kasus cabul mengaku setelah mendapatkan sabu dari tempat sampah itu, ia kemudian memberikannya kepada Yulius, untuk dijual kepada narapidana lain di dalam lapas. “Saat itu saya korek-korek sampah yang ada di tong sampah, terus saya dapat sabu itu pak,” kata Marselinus.

Mendengar pernyataan Marselinus, majelis hakim sempat menasehati Marselinus untuk memberikan kesaksian yang sebenarnya alias tidak melakukan kebohongan. Meski sempat beberapa kali ditegaskan majelis hakim dari mana Marselinus mendapatkan sabu tersebut, namun ia tetap berkukuh dengan pernyataan bahwa sabu seberat 0,12 gram itu didapatkannya dari tong sampah. “Saudara kami harap berikan keterangan yang jujur biar bisa meringankan saudara juga nantinya,” kata Patria kepada Marselinus saat sidang berlangsung.

Sementara itu, terdakwa Yulius mengakui menerima sabu-sabu tersenit dari Marselinus. Rencananya sabu itu akan dijual dengan harga Rp 50 ribu kepada narapidana lainnya. Namun belum sempat terjual, sabu yang disimpan Yulius di kantong celananya berhasil ditemukan oleh petugas Lapas pada 16 Maret lalu. “Belum ada yang mau beli pak, tapi rencananya ada yang mau tukarkan sabu itu dengan mi sebanyak satu kota,” ungkap Yulius.

Belum sempat menukarkannya, Yulius yang merupakan narapidana pencurian dengan kekerasan harus berurusan dengan petugas lapas, lantaran terlibat perkelahian dengan warga binaan lain. Setelah diamankan petugas, Yulius dilakukan pengeledahan badan dan didapati sabu-sabu itu.

Keterangannya kepada petugas, Yulius membeberkan bahwa sabu tersebut ia dapatkan dari Marselinus. Ia juga membeberkan bahwa untuk mendapatkan sabu-sabu di dalam lapas sangatlah mudah. Bahkan ia mengakui pernah mengonsumsi sabu di dalam lapas. “Ia pak pernah berapa kali saya pakai,” singkatnya.

Usai mendengarkan kesaksian dari Marselinus terhadap kasus terdakwa Yulius, majelis hakim menargetkan seminggu ke depan sidang kasus tersebut akan masuk dalam agenda tuntutan. “Sidang ditutup dan akan dilakukan seminggu ke depan dengan agenda tuntutan,” ucap ketua majelis hakim. (zar/ash)

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:54

Santai di Kamar, Rumah Pemotongan Terbakar

TARAKAN - Kebakaran kembali terjadi. Tempat usaha milik Agus Satoto…

Jumat, 14 Desember 2018 14:53

Kaltara Terbaik Ke-3 Capaian IDI 2017

JAKARTA – Torehan prestasi kembali diraih oleh Provinsi Kalimantan Utara…

Jumat, 14 Desember 2018 14:51

Penutupan Lokalisasi Masih Angan-Angan

TARAKAN - Rencana penutupan lokalisasi masih sekadar wacana. Pasalnya hingga…

Jumat, 14 Desember 2018 14:27

Si Cantik Divonis Penjara 20 Tahun

TARAKAN – Andi Riski Amelia, terdakwa perkara sabu 1 kg…

Jumat, 14 Desember 2018 10:44

WNA Bebas Bersyarat Tidak Lapor Diri

TARAKAN – Hingga batas waktu lapor diri, warga negara asing…

Jumat, 14 Desember 2018 10:43

2019, PDAM Ajukan 2.000 Pemasangan Gratis

TARAKAN -  Saat ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta…

Jumat, 14 Desember 2018 10:40

Tak Berizin, Pom Mini Wajib Ditera Ulang

TARAKAN - Usaha Pompa Bensin Mini (Pom Mini) sudah mulai…

Jumat, 14 Desember 2018 10:35

Ingin Masalah Sampah Terselesaikan

TARAKAN - RT 13 Kelurahan Selumit Pantai masih memiliki masalah…

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Menhan: Ancaman Nyata NKRI dari Dalam Negara

TARAKAN- Sekitar 300 anggota TNI mendapatkan arahan langsung dari Menteri…

Kamis, 13 Desember 2018 13:18

WASPADALAH..!! Kelompok Abu Sayyaf Berencana Lakukan Penculikan

TARAKAN – Status peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan berlayar menuju…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .