MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Oktober 2018 21:24
Semangat Birau di Tengah Defisit
BIRAU: Biduk Bebandung berkeliling di Sungai Kayan dari Tanjung Palas ke Tanjung Selor saat peringatan hari jadi Tanjung Selor dan Bulungan 2017lalu.

PROKAL.CO, Semangat Birau di Tengah Defisit

TANJUNG SELOR – Meski Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan sudah mengusulkan anggaran Rp 220 juta malalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018, untuk pelaksanaan perhelatan pesta budaya daerah dua tahunan atau disebut Birau yang akan dilaksanakan pada 12 Oktober, namun yang disetujui hanya Rp 200 juta saja.

Kepala Seksi (Kasi) Cagar Budaya Disdikbud Bulungan, Gandung Yulianto mengatakan, dalam rapat yang berlangsung pekan lalu memang tidak semua usulan anggaran diterima. “Jadi nominal yang disetujui hanya Rp 200 juta saja,” ungkap Gandung kepada Radar Kaltara.

Nominal anggaran itu juga terbagi menjadi dua, anggaran untuk ritual adat Rp 100 juta dan anggaran pembuatan kapal kerajaan Kesultanan Bulungan yang akan digunakan untuk melakukan ritual adat atau Perahu Biduk Bebandung Rp 100 juta. “Anggaran yang masuk juga tidak full Rp 200 juta, karena ada potongan pajak sebesar 10 persen,” ujarnya.

Nantinya, sambung Gandung, perahu yang didominasi dengan warna kuning dan garis tepi berwarna merah yang melambangkan kesejahteraan dan keberanian Kesultanan Bulungan itu akan mengitari Sungai Kayan Tanjung Selor. Sembari memberikan beberapa jenis sesajen agar acara-acara yang sedang dilaksanakan oleh Kesultanan Bulungan tidak mengalamai masalah atau kendala.

Menyoal koordinasi dengan Disdikbud Kaltara, pihaknya mengaku belum melakukan hal itu, karena selama ini koordinasi yang dilakukan hanya sebatas berkoordinasi kepada pimpinan. Dalam hal ini Bupati Bulungan H. Sudjati.

“Kalau anggaran corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan yang akan berpartisipasi. Saya tidak tahu soal itu, karena semua itu menjadi kewenangan Bupati,” sebutnya.

Meski perhelatan Birau, tahun ini digelar dengan sangat sederhana. Pihaknya berharap perayaan Birau tidak menghilangkan makna serta nilai budaya dan sejarah Kabupaten Bulungan dan Kota Tanjung Selor. “Semangat Birau yang telah dilaksanakan sejak masa Kesultanan Bulungan itu harus tetap dilestarikan,” bebernya. (*/jai/eza)

Sinkronisasi dengan Pusat

Defisit anggaran menimpa sejumlah kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Dampaknya sejumlah agenda tahunan harus dilaksanakan sekadarnya saja. Seperti perayaan Birau yang dilaksanakan dua tahun sekali.

Perayaan kali ini harus dilaksanakan sekadarnya saja. Bagaimana tidak, usulan anggaran Rp 220 juta tidak sepenuhnya disetujui. Atau hanya Rp 200 juta.

Berbeda dengan Kabupaten Nunukan, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 dilakukan dengan meriah. Semua OPD di Nunukan ikut berpartisipasi. Walupun kondisi keuangan sedang tidak stabil. Melalui Dinas Pariwisata mendapatkan bantuan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Kegiatan ini melalui pariwisata. Agar kegiatan tetap berjalan tanpa menggunakan APBD, kita sinkronisasi kegiatan dengan pusat. Karena pusat mengagendakan mendatangkan wisatawan,” ucap Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan, Serfianus kepada Radar Kaltara, Rabu (10/10).

Sehingga, ke depannya (OPD) harus terus melakukan sinkronisasi program dari pusat. Sehingga, pelaksanaan kegiatan di tiap satuan kerja dapat dilakukan tanpa harus menggunakan APBD. Dikarenakan, kondisi keuangan sedang tidak stabbil.

Diketahui, perayaan HUT Nunukan dilaksanakan mulai 13 hingga 28 Oktober 2018 dipastikan tak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018. Sebab, untuk kedatangan artis ibu kota Jakarta, yakni Rossa dan panggung serta sarana pendukung lainnya, dibantu Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Jadi, tahun ini kegiatan nihil dari APBD. Kami hanya menjadi penggagas acara saja,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Nunukan Drs. Syafarudin.

Dikatakan, dalam kegiatan ini sebenarnya ada lomba kuliner tingkat nasional yang dilaksanakan Kemenpar. Jadwalnya bakal digelar pada  21 Oktober mendatang. Dengan adanya momen itu, maka pihaknya memanfaatkannya agar beberapa kebutuhan dapat diatasi dengan anggaran Kemenpar tersebut.

“Karena adanya momen ini, maka pemerintah daerah tidak lagi menyewa panggung dan hal-hal pelengkap yang dibutuhkan dalam kegiatan hiburan. Seperti panggung dan bahkan artinya,” pungkasnya. (akz/eza)

Bupati Klaim Sejumlah Capaian

Meski pelaksanaan Birau kali ini akan dilaksanakan sederhana, namun dalam kurun waktu tiga tahun terakhir berbagai prestasi mampu ditorehkan. Setidaknya tercatat ada tujuh capaian yang berhasil Pemkab Bulungan lakukan. Capaian-capaian itu dilontarkan Bupati Bulungan H. Sudjati seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD Bulungan momen HUT ke-58 Kabupaten Bulungan dan ke-228 Tanjung Selor.

Keberhasilan itu menurut Sudjati, pertama adalah kerja sama dengan pihak swasta atau investor. Yaitu dengan PT Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR) dengan terhubung koperasi pertanian modern Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) dalam pengembangan pertanian. “Ini sejalan dengan visi misi menjadikan Bulungan sebagai lumbung pangan berbasis industri,” ungkap Sudjati, Rabu (10/10).

Untuk merealisasikan rencana itu, Pemkab Bulungan harus menyiapkan lahan pertanian 5 ribu hektare dengan total nilai investasi Rp 260 miliar. Bulungan dan BUMR akan membangun pertanian yang terkonektivitas yaitu dari peralatan pertanian hingga sektor hilir akan dilakukan PT BUMR. “Kemudian kerja sama dengan Pusat Penelitian Kopu dan Kakao (Puslitkakao) Jember,” imbuh dia.

Tindaklanjutnya adalah rencana pembangunan perkebunan kopi dan kakao seluas 50 hektare di seberang Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha perkebunan kopi dan kakao. “Produk kopi dan kakao terus menunjukkan peningkatan di pasar, tidak hanya Indonesia tapi juga luar negeri,” ujarnya.

Kemudian, revitalisasi pengembangan lahan sawah di kawasan sub optimal atau pasang surut seluas 400 hektare di Desa Sajau Hilir Kecamatan Tanjung Palas Timur. Selanjutnya Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menawarkan uji coba benih padi unggul di Bulungan.

“Itu sebagai respons positif HKTI atas upaya yang dilakukan Pemkab Bulungan, khususnya dalam pengembangan kawasan sentra produksi padi utamanya di kawasan food estate di Sajau Hilir,” papar Bupati.

Lalu ada kerja sama Pusat Usaha Layanan Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil Menenmgah (KUMKM) Bulungan dengan PT Telkom Kaltara membentuk kampung digital. “Ini guna memudahkan produksi usaha mikro dalam memasarkan produksinya ke masyarakat,” tegas dia. Lalu program beasiswa D-III bagi calon mahasiswa Bulungan ke Tiongkok tahun 2015 sebanyak 21 orang dengan lama pendidikan di tiga tahun.

Program tersebut tindaklanjut kerja sama Indonesia-Tiongkok melalui organisasi menteri-menteri pendidikan se-Asia. “Saat itu yang lulus 28 orang, tapi 7 orang mengundurkan diri,” beber Sudjati.

Dari 21 orang, 7 di antaranya dibiayai perusahaan pertambangan PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) dan 17 sisanya dibiayai Pemkab Bulungan. “Setiap tahun untuk biaya hidup Rp 35 juta selama tiga tahun,” katanya.

Terakhir adalah pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI). Lahan untuk KIPI disiapkan seluas 11 ribu hektare. “Saat ini masih menunggu revisi Perda RTRW. Tapi sudah masuk dalam PSN (Proyek Strategis Nasional) dan tertuang dalam Perpres nomor 3 tahun 2016,” pungkasnya. (isl/eza)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 21:09

Pelayanan Transportasi Haji Dievaluasi

TANJUNG SELOR - Prosesi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2018 di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 16 Oktober 2018 21:07

Pembukaan Jalan Perbatasan Berprogres

MALINAU - Secara global, panjang jalan paralel di perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara) tercatat sekitar…

Selasa, 16 Oktober 2018 17:04

Rencana Pembangunan Jembatan Bulan Berprogres

TANJUNG SELOR - Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan provinsi paling bungsu di Indonesia. Sejumlah…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:53

Perketat Perbatasan Armada Ditambah

TANJUNG SELOR – Wilayah perbatasan antara Kalimantan Utara (Kaltara), Indonesia dengan Malaysia,…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:49

Pembahasan UMP Menunggu Kementerian

TANJUNG SELOR –  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:46

Ribuan Pendaftar Rebutan 500 Formasi

TANJUNG SELOR – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi ditutup kemarin. Tercatat…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:45

Jaksa Tak Banding, Vonis Inkrah

TANJUNG SELOR – Masih ingat dengan kasus terbaliknya speedboat CB. Anugrah Express yang terjadi…

Selasa, 16 Oktober 2018 15:46

Awasi Peredaran Miras, Butuh Keterlibatan Semua Pihak

TANJUNG SELOR – Lantaran minuman keras (Miras) dinilai dapat menjadi salah satu sumber pelanggaran…

Selasa, 16 Oktober 2018 15:44

Abaikan Peringatan, Masih Banyak Korban

TANJUNG SELOR - Penipuan oleh oknum tak bertanggung jawab melalui media daring (online)hingga saat ini…

Selasa, 16 Oktober 2018 15:39

Gencar Lakukan Strategi Perangi Narkotika

TANJUNG SELOR – Menyikapi penyalahgunaan narkotika terhadap anak di bawah umur, Kepolisian Daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .