MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Oktober 2018 14:20
Satu Parpol Terancam Batal Ikut Pemilu
Ketua KPU Nunukan, Hj. Dewi Sari Bahtiar. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Partai politik (parpol) yang terlambat melaporkan dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, dapat dicoret dari daftar calon tetap (DCT). 

Untuk itu, satu parpol kini terancam batal mengikuti pemilihan umum (pemilu) 2019 mendatang, karena terlambat melaporkan dana kampanye ke KPU Nunukan. Yakni, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nunukan.

Ketua KPU Nunukan, Hj. Dewi Sari Bahtiar mengatakan, untuk tahapan laporan dana kampanye telah selesai dilakukan. Namun PSI Nunukan terlambat menyerahkan laporan dana kampanye ke KPU. Sehingga tidak dapat diterima. “Tapi masih dapat diajukan kembali jika telah menyelesaikan tahapan yang perlu dilakukan oleh parpol tersebut,” kata Hj. Dewi Sari Bahtiar.

Pencoretan akan dilakukan KPU jika PSI Nunukan tidak melaporkan dana kampanye dalam waktu dekat ini. Dewi pun menegaskan pencoretan ini merupakan wewenang KPU RI. KPU Nunukan sifatnya hanya  menyampaikan ke pusat. “Jika diam-diam saja, akan dicoret dari pencalonan. Kecuali ada upaya untuk melaporkan dana kampanye, kemungkinan hanya diberikan sanksi,” ujarnya.

PSI Nunukan dapat melaporkan proses laporan dana kampanye yang tak diterima KPU Nunukan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan.  Selanjutnya putusan dari Bawaslu Nunukan akan dikonsultasikan ke KPU RI, untuk dipertimbangkan kembali apakah tetap ikut pada pemilu 2019.

Anggota Bawaslu Nunukan Rahman mengatakan, PSI Nunukan telah melaporkan ke pihaknya. Laporan tersebut telah diterima dan telah diproses terkait keterlambatan laporan dana kampanye ke KPU Nunukan. “Bawaslu akan memutuskan terkait keterlambatan laporan dana kampanye dari PSI Nunukan ke KPU Nunukan,” kata Rahman kemarin.

Menurutnya, untuk penyelesaian dari PSI Nunukan telah dilakukan beberapa tahap, mulai dari penyampaian laporan, serta mediasi antara PSI Nunukan dan KPU Nunukan. Tahap terakhir akan ditentukan putusan apakah akan dicoret dari peserta pemilu atau diberikan sanksi. “Besok (hari ini) putusan, jadi belum dapat disampaikan sekarang,” ujarnya. (nal/ash)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 12:47

Puluhan Algaka Ditertibkan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan lakukan penertiban Alat…

Rabu, 12 Desember 2018 12:46

Pemerintah Buru Wajib Pajak Restoran

NUNUKAN – Pemerintah kini getol memburu pelaku wajib pajak yang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:43

Operasi Kembali, Mengutang Kantong Darah

NUNUKAN – Setelah sempat terhenti, pelayanan donor darah di Palang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:36

Pelaku dan Barang Bukti Penyelundup Kayu Dilimpahkan ke Polres

NUNUKAN – Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan melimpahkan berkas perkara…

Selasa, 11 Desember 2018 15:25

Sertifikasi Profesi Berpengaruh Tinggi

NUNUKAN – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) calon Pegawai Negeri…

Selasa, 11 Desember 2018 15:23

Setelah Mangkir Dua Kali, ZK Diperiksa Satu Jam

NUNUKAN – Meski sempat mangkir dua kali dari panggilan Badan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:20

Honorer Dipertahan hingga 5 Tahun

NUNUKAN – Pengangkatan pegawai honorer di 2019 dipastikan sudah tidak…

Selasa, 11 Desember 2018 15:03

Kasus Kecelakaan Meninggal Dunia Meningkat

NUNUKAN – Kasus kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan pengendara meninggal…

Senin, 10 Desember 2018 13:06

ASTAGA..!! Rumah Sakit Pratama di Sebuku Ditutup..!! Kenapa Ya..?

NUNUKAN – Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Sebuku diketahui…

Senin, 10 Desember 2018 13:04

Warga Sebatik Akhirnya Nikmati Air Bersih

NUNUKAN – Penantian lama  warga Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .