MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Oktober 2018 14:20
Satu Parpol Terancam Batal Ikut Pemilu
Ketua KPU Nunukan, Hj. Dewi Sari Bahtiar. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Partai politik (parpol) yang terlambat melaporkan dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, dapat dicoret dari daftar calon tetap (DCT). 

Untuk itu, satu parpol kini terancam batal mengikuti pemilihan umum (pemilu) 2019 mendatang, karena terlambat melaporkan dana kampanye ke KPU Nunukan. Yakni, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nunukan.

Ketua KPU Nunukan, Hj. Dewi Sari Bahtiar mengatakan, untuk tahapan laporan dana kampanye telah selesai dilakukan. Namun PSI Nunukan terlambat menyerahkan laporan dana kampanye ke KPU. Sehingga tidak dapat diterima. “Tapi masih dapat diajukan kembali jika telah menyelesaikan tahapan yang perlu dilakukan oleh parpol tersebut,” kata Hj. Dewi Sari Bahtiar.

Pencoretan akan dilakukan KPU jika PSI Nunukan tidak melaporkan dana kampanye dalam waktu dekat ini. Dewi pun menegaskan pencoretan ini merupakan wewenang KPU RI. KPU Nunukan sifatnya hanya  menyampaikan ke pusat. “Jika diam-diam saja, akan dicoret dari pencalonan. Kecuali ada upaya untuk melaporkan dana kampanye, kemungkinan hanya diberikan sanksi,” ujarnya.

PSI Nunukan dapat melaporkan proses laporan dana kampanye yang tak diterima KPU Nunukan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan.  Selanjutnya putusan dari Bawaslu Nunukan akan dikonsultasikan ke KPU RI, untuk dipertimbangkan kembali apakah tetap ikut pada pemilu 2019.

Anggota Bawaslu Nunukan Rahman mengatakan, PSI Nunukan telah melaporkan ke pihaknya. Laporan tersebut telah diterima dan telah diproses terkait keterlambatan laporan dana kampanye ke KPU Nunukan. “Bawaslu akan memutuskan terkait keterlambatan laporan dana kampanye dari PSI Nunukan ke KPU Nunukan,” kata Rahman kemarin.

Menurutnya, untuk penyelesaian dari PSI Nunukan telah dilakukan beberapa tahap, mulai dari penyampaian laporan, serta mediasi antara PSI Nunukan dan KPU Nunukan. Tahap terakhir akan ditentukan putusan apakah akan dicoret dari peserta pemilu atau diberikan sanksi. “Besok (hari ini) putusan, jadi belum dapat disampaikan sekarang,” ujarnya. (nal/ash)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 10:11

Penumpang Keluhkan Keberadaan Anjing Pelacak

NUNUKAN – Penumpang tujuan Tarakan di Pelabuhan Lintas Batas Laut…

Rabu, 22 Mei 2019 10:09

ALHAMDULILLAH..!! 417 Warga Binaan Terima Remisi Idulfitri

NUNUKAN – Total 417 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:08

SAYANG SEKALI..!! Bangunan Baru Tak Kunjung Digunakan

NUNUKAN – Gedung baru Pelabuhan Tunon Taka, hingga saat ini…

Rabu, 22 Mei 2019 10:06

Sita Sejumlah Senpi dan Sabu

NUNUKAN – Personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Nunukan…

Selasa, 21 Mei 2019 11:25

PLN Akui Sulit Alih Kelola PLTMG Sebaung

NUNUKAN – Kerusakan beberapa unit mesin di Pembangkit Listrik Tenaga…

Selasa, 21 Mei 2019 11:23

Tukin Reguler ASN Cair, THR Honorer Nihil

NUNUKAN – Selain gaji, tunjangan kinerja (tukin) reguler aparatur sipil…

Selasa, 21 Mei 2019 11:19

Dimangsa Buaya, WNI Ditemukan Tanpa Kepala

NUNUKAN – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) diketahui kesehariannya  sebagai…

Selasa, 21 Mei 2019 11:18

Modal Silaturahmi, Dapat Anggaran Rp 40 Miliar

NUNUKAN – Sekolah di perbatasan kembali mendapatkan anggaran dari Kementerian…

Selasa, 21 Mei 2019 11:17

Petugas PPK Sebatik Utara Terancam Pidana Pemilu

NUNUKAN – Seorang anggota atau petugas Panitia Pemungutan Suara Kecamatan…

Senin, 20 Mei 2019 13:05

Empat Mesin PLTMG Sebaung Tak Beroperasi

NUNUKAN – Kekurangan daya listrik selama Ramadan kembali terjadi. Kekurangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*