MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Oktober 2018 14:19
Jatuh ke Laut, Ahmad Ditemukan Tewas
DIEVAKUASI: tim SAR Gabungan saat mengevakuasi Ahmad ke RSUD Nunukan, pasca ditemukan tidak bernyawa, Senin (8/10). SAR GABUNGAN UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Seorang warga Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat, ditemukan sudah tak bernyawa setelah terjatuh ke laut pasca memanen rumput laut di perairan Sei Kaca, Senin (8/10).

Pria yang diketahui bernama Ahmad tersebut, sempat hilang selama delapan jam usai tercebur ke laut dan tidak ditemukan saat dicari temannya. Sejak jatuh sekira pukul 08.00 Wita, ia baru ditemukan sekira pukul 17.00 Wita. Kasubbag Humas Polres Nunukan, Iptu M. Karyadi mengatakan, Ahmad dilaporkan hilang saat jatuh ke laut usai memanen rumput laut bersama rekan-rekannya. Saksi yang merupakan rekan Ahmad sendiri sempat melakukan pencarian dengan mencebur ke laut. Sayang, Ahmad tak ditemukan. “Setelah itu mereka langsung melaporkan hal ini. Untuk menghilangkan prasangka buruk warga Tanjung, Nunukan Barat, teman-temannya korban kami amankan sementara di kantor untuk dimintai keterangan,” ungkap Karyadi.

Hasil keterangan yang didapatkan, Ahmad diketahui terpeleset saat akan mengambil rokok dan seketika itu jatuh ke laut dan menghilang. Ia jatuh saat perjalanan pulang dari memanen rumput laut di Sei Kaca. Saat itu waktu menunjukan pukul 08.00 Wita.

Saat terpeleset dan jatuh, posisi perahu miring ke kiri karena berbelok. Saat itulah korban terpeleset dan jatuh saat berjalan dari posisi tengah ke arah rekannya di belakang. 

Dari kejadian itu, polisi langsung berkoordinasi dengan tim SAR dan instansi terkait lainnya guna melakukan pencaian Ahmad. Alhasil, sekira pulul 17.00 Wita, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi area TKP. “Ya, tim SAR gabungan menemukan koban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan langsung dievakuasi ke RSUD Nunukan guna keperluan visum. Keluarga saat itu juga langsung kami informasikan untuk menjemut korban,” tambah Karyadi.

Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Polisi menyimpulkan korban benar-benar kecelakaan tunggal saat pulang dari memanen rumput laut. Setelah korban diserahkan ke keluarga, saksi-saksi yang merupakan rekannya sendiri pun akhirnya dipulangkan. (raw/ash)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 10:11

Penumpang Keluhkan Keberadaan Anjing Pelacak

NUNUKAN – Penumpang tujuan Tarakan di Pelabuhan Lintas Batas Laut…

Rabu, 22 Mei 2019 10:09

ALHAMDULILLAH..!! 417 Warga Binaan Terima Remisi Idulfitri

NUNUKAN – Total 417 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:08

SAYANG SEKALI..!! Bangunan Baru Tak Kunjung Digunakan

NUNUKAN – Gedung baru Pelabuhan Tunon Taka, hingga saat ini…

Rabu, 22 Mei 2019 10:06

Sita Sejumlah Senpi dan Sabu

NUNUKAN – Personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Nunukan…

Selasa, 21 Mei 2019 11:25

PLN Akui Sulit Alih Kelola PLTMG Sebaung

NUNUKAN – Kerusakan beberapa unit mesin di Pembangkit Listrik Tenaga…

Selasa, 21 Mei 2019 11:23

Tukin Reguler ASN Cair, THR Honorer Nihil

NUNUKAN – Selain gaji, tunjangan kinerja (tukin) reguler aparatur sipil…

Selasa, 21 Mei 2019 11:19

Dimangsa Buaya, WNI Ditemukan Tanpa Kepala

NUNUKAN – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) diketahui kesehariannya  sebagai…

Selasa, 21 Mei 2019 11:18

Modal Silaturahmi, Dapat Anggaran Rp 40 Miliar

NUNUKAN – Sekolah di perbatasan kembali mendapatkan anggaran dari Kementerian…

Selasa, 21 Mei 2019 11:17

Petugas PPK Sebatik Utara Terancam Pidana Pemilu

NUNUKAN – Seorang anggota atau petugas Panitia Pemungutan Suara Kecamatan…

Senin, 20 Mei 2019 13:05

Empat Mesin PLTMG Sebaung Tak Beroperasi

NUNUKAN – Kekurangan daya listrik selama Ramadan kembali terjadi. Kekurangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*