MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Oktober 2018 15:40
Sudah Sembuh, Pasien Sakit Jiwa Dikembalikan Lagi ke RSUD
Direktur RSUD Tarakan Hasbi Hasyim. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, PASIEN sakit jiwa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan melebihi daya tampung yang ada. Seharusnya hanya cukup untuk 20 orang saja, tetapi kini sudah menampung lebih dari 100 orang.

Direktur RSUD Tarakan Hasbi Hasyim mengatakan, jumlah pasien sakit jiwa kini semakin bertambah, karena pengaruh lingkungan ekonomi saat ini. Dikatakannya, hal ini dikarenakan pasien yang sudah membaik tidak dibawa pulang oleh keluarganya masing-masing dan dibiarkan tetap berada di rumah sakit.

Padahal keluarga pasien ada yang tinggal di kota yang sama, tetapi tidak mengambil pasien. Bahkan ada yang sudah diantarkan pulang, tetapi kemudian diantar kembali ke RSUD oleh keluarga. “Kemungkinan tidak ada yang urus, atau bagaimana. Jadi ditampung lagi mereka di sini,” katanya.

Sehingga pihaknya akan memberdayakan pasien untuk yang sudah cukup membaik untuk bisa membantu mengurus sesama pasien. Tetapi jika belum membaik, maka tidak bisa diberdayakan dan akan tetap diurus seperti pasien biasa. 

Dikatakannya, dari 100 pasien, ada 30 persen yang sudah membaik. Hanya keluarga tidak mengambil untuk dibawa pulang dengan alasan yang tidak jelas. Diakuinya memang terkadang pasien akan dianggap aib bagi keluarga, sehingga stigma seperti ini sudah seharusnya diubah. “Rata-rata pasien juga di usia produktif yang mengalami gangguan jiwa,” tuturnya.

Diakuinya pasien sakit jiwa ini juga ditanggung BPJS Kesehatan selama dalam perawatan di rumah sakit. Tetapi yang menjadi masalah, RSUD Tarakan bukanlan rumah sakit jiwa, sehingga seharusnya yang sudah kronis seharusnya dilakukan rujukan. 

“Harusnya ada rumah sakit jiwa dan ketergantungan obat, karena idealnya sudah seperti itu,” tambahnya.

Untuk itu, pihaknya baru menambah ruangan lagi. Ruangan lama tempat bersalin direhab, untuk digunakan pasien gangguan jiwa khusus perempuan. Sebelumnya, satu ruangan digunakan campur untuk laki-laki dan juga perempuan. 

Selain permasalahan itu, dokter spesialis penyakit jiwa juga sangat minim. Di Tarakan hanya ada satu dokter spesialis penyakit jiwa. Bahkan sudah pensiun pun, masih diberdayakan.

“Produksi-produksi lulusan dokter spesialis penyakit jiwa di Indonesia itu sangat kecil, karena peminatnya yang kurang. Jadi syukur juga karena dokter ini masih mau tinggal di Tarakan,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya juga menyekolahkan kembali dokter di RSUD Tarakan untuk menjadi spesialis penyakit jiwa. Tetapi yang berminat hanya satu, dan pihaknya berharap untuk cepat lulus agar dapat diberdayakan. (*/naa/lim)

 

Sudah Sembuh, Pasien Sakit Jiwa Dikembalikan Lagi ke RSUD

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 10:33

Perlu Dukungan Infrastruktur Memadai

Perkembangan pesat tren belanja melalui sistem online secara tidak langsung…

Senin, 22 Juli 2019 10:32

Edukasi Masyarakat lewat Pawai Pembangunan

TARAKAN – Berbicara soal pawai pembangunan, tidak hanya sekadar keramaiannya.…

Senin, 22 Juli 2019 10:31

Tewas di Kolam, Dalami Penyebab Kematian

SEORANG anak berinisial DY (12) didapati meninggal dunia di sebuah…

Senin, 22 Juli 2019 10:27

Kristen Ortodoks Belum Ditemukan

TARAKAN- Munculnya ajaran Kristen Ortodoks di Indonesia, menjadi perhatian khusus…

Senin, 22 Juli 2019 10:26

Eksploitasi Migas di Sembakung Menjanjikan

TARAKAN – Sejumlah daerah di Kaltara, seperti Sembakung, Kabupaten Nunukan…

Senin, 22 Juli 2019 10:18

Parah, Pemadaman Listrik hingga 24 Jam

TARAKAN - Pemadaman bergilir selama 3 hari di kota Tarakan…

Senin, 22 Juli 2019 10:18

Penyidik Sudah Tetapkan Tersangka

TARAKAN - Setelah perkara dugaan korupsi pengadaan lahan kantor Kelurahan…

Senin, 22 Juli 2019 10:17

Jalan Rusak Meresahkan

TARAKAN - Banyaknya kerusakan jalan yang terdapat di RT 16…

Senin, 22 Juli 2019 09:38

Pemda Harusnya Jadi Penengah

TARAKAN - Ratusan warga Pantai Amal Baru Sabtu (20/7) pagi…

Senin, 22 Juli 2019 09:37

Kekurangan Daya Sisa 13 MW

TARAKAN – Warga menyayangkan pemadaman bergilir tidak sesuai dengan jadwal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*