MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Oktober 2018 15:40
Sudah Sembuh, Pasien Sakit Jiwa Dikembalikan Lagi ke RSUD
Direktur RSUD Tarakan Hasbi Hasyim. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, PASIEN sakit jiwa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan melebihi daya tampung yang ada. Seharusnya hanya cukup untuk 20 orang saja, tetapi kini sudah menampung lebih dari 100 orang.

Direktur RSUD Tarakan Hasbi Hasyim mengatakan, jumlah pasien sakit jiwa kini semakin bertambah, karena pengaruh lingkungan ekonomi saat ini. Dikatakannya, hal ini dikarenakan pasien yang sudah membaik tidak dibawa pulang oleh keluarganya masing-masing dan dibiarkan tetap berada di rumah sakit.

Padahal keluarga pasien ada yang tinggal di kota yang sama, tetapi tidak mengambil pasien. Bahkan ada yang sudah diantarkan pulang, tetapi kemudian diantar kembali ke RSUD oleh keluarga. “Kemungkinan tidak ada yang urus, atau bagaimana. Jadi ditampung lagi mereka di sini,” katanya.

Sehingga pihaknya akan memberdayakan pasien untuk yang sudah cukup membaik untuk bisa membantu mengurus sesama pasien. Tetapi jika belum membaik, maka tidak bisa diberdayakan dan akan tetap diurus seperti pasien biasa. 

Dikatakannya, dari 100 pasien, ada 30 persen yang sudah membaik. Hanya keluarga tidak mengambil untuk dibawa pulang dengan alasan yang tidak jelas. Diakuinya memang terkadang pasien akan dianggap aib bagi keluarga, sehingga stigma seperti ini sudah seharusnya diubah. “Rata-rata pasien juga di usia produktif yang mengalami gangguan jiwa,” tuturnya.

Diakuinya pasien sakit jiwa ini juga ditanggung BPJS Kesehatan selama dalam perawatan di rumah sakit. Tetapi yang menjadi masalah, RSUD Tarakan bukanlan rumah sakit jiwa, sehingga seharusnya yang sudah kronis seharusnya dilakukan rujukan. 

“Harusnya ada rumah sakit jiwa dan ketergantungan obat, karena idealnya sudah seperti itu,” tambahnya.

Untuk itu, pihaknya baru menambah ruangan lagi. Ruangan lama tempat bersalin direhab, untuk digunakan pasien gangguan jiwa khusus perempuan. Sebelumnya, satu ruangan digunakan campur untuk laki-laki dan juga perempuan. 

Selain permasalahan itu, dokter spesialis penyakit jiwa juga sangat minim. Di Tarakan hanya ada satu dokter spesialis penyakit jiwa. Bahkan sudah pensiun pun, masih diberdayakan.

“Produksi-produksi lulusan dokter spesialis penyakit jiwa di Indonesia itu sangat kecil, karena peminatnya yang kurang. Jadi syukur juga karena dokter ini masih mau tinggal di Tarakan,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya juga menyekolahkan kembali dokter di RSUD Tarakan untuk menjadi spesialis penyakit jiwa. Tetapi yang berminat hanya satu, dan pihaknya berharap untuk cepat lulus agar dapat diberdayakan. (*/naa/lim)

 

Sudah Sembuh, Pasien Sakit Jiwa Dikembalikan Lagi ke RSUD

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 11:00

Rangsang Minat Baca dengan Mengangkat Kearifan Lokal

Menjadi seorang penulis merupakan impian Iqbal Ardianto sejak dulu. Motivasi…

Jumat, 22 Februari 2019 10:58

DILARANG..!! Tapi Request ‘Tetangga’ Dominan Kepiting Bertelur

TARAKAN – Pada pembukaan pengiriman kepiting atau open season yang…

Jumat, 22 Februari 2019 09:56

Sidang Ditunda, Pledoi Terduga Agus Salim Sudah Siap

TARAKAN – Sidang terduga terorisme yang melibatkan Agus Salim dengan…

Jumat, 22 Februari 2019 09:52

Turbo Terbakar, Pasokan Listrik Tak Pengaruh

TARAKAN — Satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 22 Februari 2019 09:50

JEMBATAN HOROR..!! Lihat Nih, Layak Ngga Dilewati?

TARAKAN – Jembatan kayu di wilayah RT 7, Kelurahan Pantai…

Jumat, 22 Februari 2019 09:49

Siswa Patra Dharma Wakili Kaltara di OSN

TARAKAN - Untuk sekian lama, akhirnya Kota Tarakan bisa kembali…

Jumat, 22 Februari 2019 00:53

Kepedulian terhadap Pesisir Masih Rendah

TARAKAN – Ada yang berbeda di Pantai Amal, Kamis (21/2).…

Kamis, 21 Februari 2019 13:59

Metode Sainte Lague di Pemilu 2019

TARAKAN - Ada yang beda dari proses perhitungan kursi suara…

Kamis, 21 Februari 2019 13:58

Persentase Masyarakat Miskin Turun

TARAKAN – Kriteria kemiskinan di Tarakan saat ini hanya menggunakan…

Kamis, 21 Februari 2019 13:55

Digagas Wanita Misterius, Penyumbang Kian Ramai

Bersedekah memang dapat dilakukan dengan berbagai cara, memberi sumbangan ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*