MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Oktober 2018 14:12
Terdakwa Pungli Dituntut 10 Bulan Penjara
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sidang perkara dugaan pungli agen pelayaran di Sebatik akhirnya sampai pada agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU pun menuntut terdakwa AA dengan pidana hukuman penjara selama 10 bulan.

Tuntutan itu dinilai sudah sangat berat bagi terdakwa yang hanya berstatus pegawai honorer kantor UPP Kelas III Sei Nyamuk. Meski menerima tuntutan yang dibacakan JPU, terdakwa tetap meminta keringanan hukuman kepada mejelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Nunukan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan, Andi Saenal kepada media ini, ketika ditanyakan kembali perkembangan sidang pungli di Sebatik tersebut.  “Sudah dituntut 10 tahun dipotong masa tahanan dan barang bukti dirampas untuk negara,” ujar Andi yang ditemui kemarin. 

Andi melanjutkan, tuntutan tersebut pun atas pasal dakwaan yang disangkakan terhadap terdakwa sebelumnya, dimana pihaknya mendakwa terdakwa dengan Pasal 368 Ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pemerasan.

Setelah mendengarkan tuntutannya, terdakwa menanggapi dengan terima tuntutan yang diberikan kepadanya dan hanya berharap diberikan keringanan atas hukumannya. Majelis hakim pun akan mempertimbangkan tuntutan yang diberikan JPU kepada terdakwa serta tanggapan meminta keringanan terdakwa. Majelis hakim pun meminta waktu satu pekan untuk musyawarah putusan terdakwa. Sidang pun kembali akan diagndakan pada Kamis (11/10) mendatang dengan agenda putusan dari Majelis Hakim PN Nunukan.

Dalam perkara yang sama, yakni dugaan pungli over bagasi dan muatan palka yang terjadi Pelabuhan Tunon Taka Nunukan yang menjerat tersangka H. Bahar, sudah terlebih dahulu divonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Nunukan.

Sementara terdakwa AA, yang merupakan salah seorang oknum tenaga honorer kantor UPP Kelas III Sei Nyamuk itu, ditangkap saat sedang makan di salah satu warung di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Ia, diduga melakukan penyalahgunaan uang setoran dari agen pelayaran. (raw/ash)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:37

Data Beasiswa Sering Dipalsukan

NUNUKAN – Beasiswa Nunukan Cerdas untuk 2018 telah disalurkan. Namun…

Jumat, 14 Desember 2018 14:35

LPG 3 Kg Langka, Beralih ke Gas Malaysia

NUNUKAN – Jelang Natal dan Tahun Baru, Liquefied Petroleum Gas…

Jumat, 14 Desember 2018 14:33

Pengoperasian Paras Perbatasan Molor

NUNUKAN - Wacana pemerintah meresmikan paras perbatasan di Jalan Lingkar,…

Jumat, 14 Desember 2018 14:32

Sudah Putusan, Masih Berpolemik

NUNUKAN – Permasalahan lahan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sebatik Semakin…

Jumat, 14 Desember 2018 14:23

Barang Ilegal Dimusnahkan

NUNUKAN – Pemusnahan barang milik negara hasil sitaan telah dilakukan…

Kamis, 13 Desember 2018 12:16

Pengoperasian RS Pratama Tertunda

NUNUKAN – Rencana pemerintah untuk meresmikan Rumah Sakit Pratama Sebatik…

Kamis, 13 Desember 2018 12:15

Stok Melimpah, Peternak Rebutan Pelanggan

NUNUKAN – Melimpahnya stok daging ayam belakangan ini membuat harga…

Kamis, 13 Desember 2018 12:14

Bandara Siap Terima Maskapai Baru

NUNUKAN - Pemberian tali asih atas tanaman tumbuh warga setempat…

Kamis, 13 Desember 2018 12:12

Cabuli Kekasih, Divonis 8 Tahun Penjara

NUNUKAN –  Terdakwa DD atas perkara perselingkuhan dan mencabuli anak…

Kamis, 13 Desember 2018 11:52

Siswa Magang Lakukan Pencurian

NUNUKAN – Kepolisian terpaksa mengamankan siswa salah satu Sekolah Menengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .