MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Oktober 2018 14:12
Terdakwa Pungli Dituntut 10 Bulan Penjara
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sidang perkara dugaan pungli agen pelayaran di Sebatik akhirnya sampai pada agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU pun menuntut terdakwa AA dengan pidana hukuman penjara selama 10 bulan.

Tuntutan itu dinilai sudah sangat berat bagi terdakwa yang hanya berstatus pegawai honorer kantor UPP Kelas III Sei Nyamuk. Meski menerima tuntutan yang dibacakan JPU, terdakwa tetap meminta keringanan hukuman kepada mejelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Nunukan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan, Andi Saenal kepada media ini, ketika ditanyakan kembali perkembangan sidang pungli di Sebatik tersebut.  “Sudah dituntut 10 tahun dipotong masa tahanan dan barang bukti dirampas untuk negara,” ujar Andi yang ditemui kemarin. 

Andi melanjutkan, tuntutan tersebut pun atas pasal dakwaan yang disangkakan terhadap terdakwa sebelumnya, dimana pihaknya mendakwa terdakwa dengan Pasal 368 Ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pemerasan.

Setelah mendengarkan tuntutannya, terdakwa menanggapi dengan terima tuntutan yang diberikan kepadanya dan hanya berharap diberikan keringanan atas hukumannya. Majelis hakim pun akan mempertimbangkan tuntutan yang diberikan JPU kepada terdakwa serta tanggapan meminta keringanan terdakwa. Majelis hakim pun meminta waktu satu pekan untuk musyawarah putusan terdakwa. Sidang pun kembali akan diagndakan pada Kamis (11/10) mendatang dengan agenda putusan dari Majelis Hakim PN Nunukan.

Dalam perkara yang sama, yakni dugaan pungli over bagasi dan muatan palka yang terjadi Pelabuhan Tunon Taka Nunukan yang menjerat tersangka H. Bahar, sudah terlebih dahulu divonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Nunukan.

Sementara terdakwa AA, yang merupakan salah seorang oknum tenaga honorer kantor UPP Kelas III Sei Nyamuk itu, ditangkap saat sedang makan di salah satu warung di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Ia, diduga melakukan penyalahgunaan uang setoran dari agen pelayaran. (raw/ash)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*