MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Oktober 2018 09:32
Data Belum Baik, Pemilu 2019 Rawan
RAWAN: DPT masih ada yang bermasalah, masing-masing parpol harus berhati-hati menghadapi pemilu 2019 untuk menghindari kecurangan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemilihan umum (Pemilu) 2019, telah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Khusus di Kabupaten Nunukan, data pemilih tetap (DPT) yang sering mengalami perubahan. Dinilai sangat rawan untuk terjadi kecurangan dalam tahap pencoblosan.

Ketua Komisi Pemenangan Pemilu, Partai Demokrat Nunukan, Sumari mengatakan, dari pemilu ke pemilu belum pernah terlihat ada perbaikan data terkait data pemilih. Karena tiap proses pemilu data pasti berubah. “Sebenarnya ada cara untuk melakukan perbaikan terhadap data pemilih, namun harus konsisten dan hilangkan rasa malas menghadapi data yang banyak,” kata Sumari.

Menurutnya, tingkat partisipasi pemilih tiap pemilu di Kabupaten Nunukan di bawah 70 persen. Masih ada 30 persen yang tidak memberikan hak pilih. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, seharusnya mempelajari partisipasi pemilih yang tidak mampu mencapai 100 persen.

Lanjut dia, partisipasi pemilih yang hanya mencapai 70 persen, mudah untuk dilacak. Dari 30 persen yang tidak memberikan hak pilih, dapat diketahui, apakah memang pasti golput atau orang yang masuk DPT tidak ada. “Semua ini mudah diketahaui penyebabnya, kenapa tiap pemilu partisipasi pemilih hanya sampai 70 persen saja,” ujarnya.

Tiap pemilu ingin dilakukan yang menjadi masalah pasti DPT. Termasuk data ganda. Hingga saat ini belum ditemukan solusi terkait DPT yang sering bermasalah. “Seperti data ganda, tiap pemilu pasti ada, sehingga sangat rawan untuk melakukan pencoblosan dua kali. Seperti DPT pemilu 2014 mencapai angka 136 ribu, pada pilkada 2015 naik menjadi 137 ribu pemilih. Sementara pemilu 2019 turun drastis menjadi 131 ribu pemilih,” tambahnya.

Sementara Ketua KPU Nunukan, Hj. Dewi Sari Bahtiar mengatakan, untuk DPT telah dilakukan perbaikan sesuai rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan. Data pemilih yang bermasalah masih menjadi pantauan KPU Nunukan tiap saat. “KPU Nunukan masih diberikan waktu selama dua bulan ke depan untuk melakukan perbaikan, jika masih ada data pemilih yang bermasalah,” kata Hj. Dewi Sari Bahtiar.

Ia menjelaskan, waktu dua bulan akan digunakan untuk melakukan penyempurnaan data pemilih, terutama nomor induk kependudukan (NIK) yang sama, nama berbeda dan alamat berbeda. Karena tidak menutup kemungkinan pantarlih yang salah menuliskan NIK, sehingga memunculkan NIK yang sama.

Data yang masih bermasalah saat ini, sekira 1.700 pemilih. Dengan waktu yang masih ada selama dua bulan, maka akan dilakukan perbaikan. Begitu pula, jika setelah selesai masa perbaikan namun masih ada ditemukan bermasalah. Maka tetap akan dilakukan perbaikan, jika masih sesuai dengan aturan yang berlaku. (nal/fly)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 16:58

Derita Kanker Paru-Paru Stadium 4, Pesan ke Bawahan Jaga Kesehatan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali berduka. Di tengah perjuangan untuk memberikan pelayanan…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:40

Bawaslu Panggil BKPSDM

NUNUKAN – Pasca tersiar kabar adanya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungkan Pemerintah Kabupaten…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:38

DPRD Sarankan Ubah Regulasi

NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) dari Tawau, Malaysia semakin sulit masuk ke Nunukan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:22

Pengusaha Masih Pilih Sembako Malaysia

NUNUKAN – Para pengusaha yang selama ini melakukan aktivitas perdagangan sembilan bahan pokok…

Selasa, 16 Oktober 2018 15:21

Tabung Malaysia Belum Siap ‘Pensiun’

NUNUKAN – Wacana Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid k mewajibkan aparatur sipil negara (ASN)…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:35

Ekspor Rokok ke Filipina Berjalan Mulus

NUNUKAN – Perdagangan ekspor rokok dari Nunukan ke Tawi-Tawi berjalan mulus. Bahkan aktivitas…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:33

Warga Pesisir Diterpa Isu Reklamasi

NUNUKAN – Warga pesisir di rukun tetangga (RT) 12, Kelurahan Nunukan Timur kembali resah. Informasi…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:15

Tembakau Gorilla Jadi Target Polisi

NUNUKAN – Tembakau bermerek Gorilla yang mengandung 5-flouro ADB atau ganja sintesis diduga mulai…

Selasa, 16 Oktober 2018 12:32

ASN Wajib Pakai Gas 12 Kg

NUNUKAN – Aparatur sipil negara (ASN) di perbatasan yang sampai saat ini menggunakan liquefied…

Selasa, 16 Oktober 2018 12:01

Pemerintah Tunggu Salinan Putusan PTUN

NUNUKAN – Asisten Administrasi Umum dan Pemerintahan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan, Muhammad…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .