MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 08 Oktober 2018 19:07
Selidiki Dugaan Manipulasi Data di Disdukcapil
JEPRI YUNIARDI. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kepolisian tidak tinggal diam jika memang ada dugaan tindak pidana. Dugaan manipulasi data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan pun diselidiki.

Itu diungkapkan Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi yang dikonfirmasi terkait permasalan kepemilikan e-KTP seorang warga negara asing (WNA) asal Palestina, Muhammad Murad. Pasca mengetahui hal tersebut, Jepri pun menanggapi pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu permasalahan tersebut, juga melakukan penyelidikan. Bahkan ia menegaskan, jika terdapat unsur pidana, pihaknya akan memproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Meskipun saya baru tahu informasinya, ya tetap akan saya pelajari dan selidiki dulu masalahnya. Jika memang nantinya ada unsur pidana, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penindakan sesuai prosedur hukum,” ungkap Jepri ketika diwawancarai, kemarin (6/10).

Ia juga membenarkan adanya Undang-Undang (UU) 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan. Tentunya dengan dasar tersebut pihaknya lebih yakin melakukan penyelidikan. 

“Ya, kita lihat perkembangannya. Yang jelas akan kami pelajari dahulu masalahnya,” beber Jepri.

Sebelumnya melalui Kepala Disdukcapil Nunukan Iwan Kurniawan mengaku pihaknya kecolongan telah menerbitkan e-KTP milik WNA asal Palestina tersebut. Kecerobohan itu menuai sorotan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan juga Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Sementara WNA yang bernama Muhammad Murad, sesuai dengan nama dalam e-KTP yang diterbitkan Disdukcapil tersebut sudah dikembalikan ke Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissiner for Refugees (UNHCR) oleh Imigrasi Kelas I Makassar.

Murad, memang diketahui warga Palestina yang mengungsi ke Indonesia. Sementara tujuan dirinya membuat e-KTP untuk menikah dengan seorang warga di Nunukan yakni Hj. Kartini. Sayang Hj. Kartini hingga kini belum bisa ditemui pewarta harian ini lantaran diketahui ia menyusul suaminya ke Jakarta. (raw/lim)

 

Selidiki Dugaan Manipulasi Data di Disdukcapil

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 09:58

Hujan Deras Terus Terjadi hingga Juli

NUNUKAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan memprediksi…

Rabu, 26 Juni 2019 09:57

Kehabisan Cara Mencari Solusi Listrik

NUNUKAN – Persoalan listrik hingga kini belum menemukan solusi terbaik.…

Rabu, 26 Juni 2019 09:54

Kuota Penuh Bagi Pendaftar Anak TKI

NUNUKAN – Kuota tak mencukupi, sejumlah anak yang memiliki orang…

Rabu, 26 Juni 2019 09:54

Kuota Penuh Bagi Pendaftar Anak TKI

NUNUKAN – Kuota tak mencukupi, sejumlah anak yang memiliki orang…

Rabu, 26 Juni 2019 09:45

Tiga Bulan, 1,8 Kg Sabu Dimusnahkan

NUNUKAN – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan kembali memusnahkan barang bukti…

Selasa, 25 Juni 2019 09:58

Mahasiswa Asal Sebatik Wisudawan Terbaik

NUNUKAN – Tiga tahun kuliah di Tiongkok, akhirnya membuahkan hasil…

Selasa, 25 Juni 2019 09:46

Curah Hujan Tinggi, Jembatan Putus

NUNUKAN – Akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Senin…

Selasa, 25 Juni 2019 09:38

Dua Bangunan FasumTerancam Mangkrak

NUNUKAN – Dua bangunan fasilitas umum (fasum) milik pemerintah yang…

Selasa, 25 Juni 2019 09:37

Konsulat Imbau Pekerja Migran Indonesia Waspada Penculikan

NUNUKAN – Konsulat Republik Indonesia (KRI) mengeluarkan surat edaran kepada…

Selasa, 25 Juni 2019 09:35

Rombel Dibuka Sesuai Kemampuan Sekolah

NUNUKAN – Rombongan belajar (rombel) setiap Sekolah Menengah Atas (SMA)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*