MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 04 Oktober 2018 14:23
Malam Ini, Seluruh Bantuan Dikirim
DIANGKUT: Kebutuhan makanan dan minuman bagi korban gempa dan tsunami palu satu per satu diangkut dan disusun di atas kapal. RURY JAMIANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, HARI  keempat pengumpulan bantuan logistik untuk korban bencana gempa dan tsunami di Palu terus mengalir. Di antaranya makanan dan minuman serta alat-alat lain yang selama ini dianggap sangat dibutuhkan masyarakat pasca terkena bencana.

Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Tarakan Sutiyono mengatakan berdasarkan data pengumpulan sejak tanggal 1 hingga 2 Oktober telah terkumpul sejumlah bantuan. (lihat grafis)

Barang tersebut, lanjutnya, sudah dimasukkan ke dalam kapal barang Kantor Distrik Navigasi Tarakan untuk dibawa menuju pelabuhan Pantoloan, Palu. “Jadi selain barang, kami juga menerima sumbangan dana. Sementara dana yang kami terima sudah terkumpul sebanyak Rp 2.550.000,” bebernya.

Sutiyono mengatakan jika waktu tempuh untuk sampai ke Pantoloan kurang lebih 30 jam. Artinya, butuh waktu sehari semalam untuk bisa sampai ke Palu. “Kami rencanakan Kamis (4/10) malam, kapal sudah berangkat membawa barang-barang ini. Untuk donasi penerimaan kami setop, kan di Kamis siangnya,” ujarnya.

RP 247 JUTA DONASI TERKUMPUL

Tidak luput perhatian dunia pendidikan terhadap korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala. Kali ini datang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara dan sekolah-sekolah yang ada di lima kabupaten/kota.

Kepala Disdikbud Kaltara Sigit Muryono secara langsung menyerahkan bantuan senilai Rp 247.093.000 itu kepada BPBD Kaltara untuk disalurkan kepada para korban. Jumlah tersebut paling banyak dari Nunukan sebesar Rp 104.798.000. (lihat grafis)

“Galangan dana ini dilakukan sejak H+1 gempa di Palu. Ini gayung bersambut, karena anak-anak seperti di Nunukan itu sudah terbiasa berbagi dalam hal seperti ini (bantuan bencana),” kata Sigit.

Dalam hal ini, Sigit meminta kepada pejabat eselon III dan IV di setiap cabang dinas di lingkungan Disdikbud Kaltara. Termasuk ke satuan pendidikan, tenaga pengawas serta guru, serta kepala sekolah. “Galangan dana ini dilakukan secara sukarela. Tidak ada paksaan,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga menerima sumbangan dalam bentuk pakaian laik pakai. Pastinya, penggalangan dana itu diberi batas waktu hingga kemarin (3/10). “Bantuan yang diserahkan tadi baru hasil kumpulan hingga pukul 09.20 WITA. Jika masih ada tambahan lagi, kami akan serahkan lagi. Tapi hanya sampai sore kami sudah tutup. Jika nanti ada lagi, kami akan berikan di tahap berikutnya,” tutur Sigit.

OMBUDSMAN SARANKAN SATU PINTU

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kaltara menyarankan satu pintu dalam pemberian bantuan dan pelayanan pengaduan terhadap musibah yang terjadi di Palu-Donggala.

Kepala ORI Perwakilan Kaltara Ibramsyah Amiruddin mengungkapkan, saran tersebut agar lebih memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi perkembangan tentang musibah di Sulteng. “Kalau bisa satu pintu. Di samping mencegah hal-hal yang tak diinginkan juga,” ungkap Ibram saat diwawancara awak Radar Tarakan.

Pertimbangan lain, dikarenakan adanya kejadian salah seorang warga yang memiliki keluarga di Palu cukup sulit mendapatkan informasi tentang kondisi keluarganya. 

Bahkan, berdasarkan pengakuan warga yang diketahui bernama Aisyah beralamat di Tanjung Selor, Ibram menjelaskan bahwa warga itu seolah ‘dipimpong’. Ia harus pindah dari satu instansi ke instansi lain. “Harapan kami hal ini tak sampai terjadi lagi. Kasihan, warga yang butuh informasi pasti kondisi di sana (Palu-Donggala) justru tak mendapatkannya,” ujarnya.

Padahal, bilamana ada satu posko yang sejak awal dibentuk, maka masyarakat tidak perlu merasa bingung tatkala membutuhkan informasi yang valid. Sebab, terkadang diakuinya beberapa informasi yang tersebar di media sosial (medsos) berbeda dari yang sebenarnya.

“Jika dari kami hanya ingin pelayanan perlu diperbaiki. Mengapa? Karena jangan sampai masyarakat mengeluhkan tentang kurang maksimalnya pelayanan yang diberikan,” tuturnya.

Seharusnya, instansi terkait yang telah mendapatkan laporan dari masyarakat sekiranya dapat ditampung dengan baik. Sehingga, meski instansi itu belum memiliki informasi yang dibutuhkan, namun masyarakat dapat merasa nyaman dengan jawaban yang diperolehnya dari awal. “Bukan mengarahkan ke lainnya. Ada baiknya, simpan nomor HP pelapor. Dan bila mana ada informasi perkembangan dapat disampaikan,” katanya.

Ibram langsung mengonfirmasi ke instansi terkait. “Alhamdulillah saat ini sudah berubah dari segi pelayanan. Dan harapan kami hal-hal lain yang dibutuhkan masyarakat sekiranya pelayanan dapat lebih ditingkatkan,” harapnya.

Ya, kasihan mereka yang sudah ditimpa musibah karena keluarganya di sana tengah berjuang melewati terjangan gempa dan tsunami sebelumnya,” timpalnya.

Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry mengatakan, terkait pelayanan menurutnya bukan hanya pada menerima laporan atau pengaduan. Namun, bagaimana bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat. “Jika mengenai adanya laporan warga ke pos penjagaan, sebenarnya sudah diterima dengan baik. Hanya, memang kami sarankan instansi yang lebih dominan menanganinya,” ungkapnya. “Tapi, sekali lagi bukan berarti kami mengalihkan atau tidak menerima laporan tersebut. Namun, masalah bencana ada yang lebih berkompenten dalam hal ini BPBD,” sambungnya.

Lanjutnya, pihaknya berharap instansi terkait dapat segera membuka posko guna menerima pengaduan warga. Tentunya, juga siap membantu melalui unit-unit yang ada. “Rekan bhabinkamtibmas bisa membantu memberikan informasi kepada masyarakat. Intinya kami siap memberikan bantuan kepada warga terkait tentang bencana Palu,” jelasnya.

Di sisi lain, pihaknya juga tengah menghimpun bantuan untuk membantu warga di Palu. Bahkan, personel yang ada keluarganya di Palu juga akan dipikirkan untuk mereka dapat ke sana melihat langsung. “Sekarang kami juga tengah berkoordinasi dengan rekan-rekan di sana. Tapi karena banyak keterbatasan, sehingga kami masih sulit berkomunikasi dengan rekan di sana,” tutupnya.

Sementara, di BPBD sendiri baik di tingkat provinsi dan kabupaten sudah mendirikan posko pengaduan. Sehingga masyarakat saat ini sudah tak cukup sulit dalam mendapatkan informasi soal Palu-Donggala. (eru/iwk/omg/lim)

 

 

BANTUAN SEMENTARA

Per 2 Oktober 2018

 

MAKANAN

Mi                     : 318 kotak

Beras 20 kg       : 18 zak

Beras 10 kg                : 13 zak

Beras 5 kg         : 36 zak

Kue kering         : 39 dus

Minyak goreng    : 8 dus

Makanan bayi     : 2 kotak

 

MINUMAN         

Air mineral                 : 384 kotak

Teh celup/kopi           : 7 kotak  

Gula pasir                  : 1 kotak

 

PAKAIAN          

Pakaian layak             : 284 koli

Pakaian dalam wanita : 1 kotak

Pempers                    : 6 kotak

Sepatu/sandal            : 1 kotak

 

ALAT-ALAT LAIN

Terpal                       : 6 Buah

Tisu                          : 1 kotak

Pasta gigi                  : 2 kotak

Barang campuran        : 2 koli

 


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Menhan: Ancaman Nyata NKRI dari Dalam Negara

TARAKAN- Sekitar 300 anggota TNI mendapatkan arahan langsung dari Menteri…

Kamis, 13 Desember 2018 13:18

WASPADALAH..!! Kelompok Abu Sayyaf Berencana Lakukan Penculikan

TARAKAN – Status peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan berlayar menuju…

Kamis, 13 Desember 2018 13:14

Labkesda Berpeluang Terakreditasi

TARAKAN - Tahun ini Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tarakan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:13

YUK YANG MINAT..!! Pemerintah Jepang Tawarkan Beasiswa

TARAKAN- Pemberian beasiswa kepada pelajar berprestasi kembali diberikan. Kali ini…

Kamis, 13 Desember 2018 13:11

Gas Sei Menggaris Mampu Bertahan 25 Tahun

TARAKAN - Pasokan gas di Sei Menggaris sampai saat ini…

Kamis, 13 Desember 2018 11:56

Ditsabhara dan Ditpamobvit Gelar Rakernis

TARAKAN - Menghadapi Pemilu 2019 Polda Kalimantan Utara terus meningkatkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:54

Masih Ada Parpol Tak Pasang APK

TARAKAN - Meski telah melakukan proses penyerahan alat peraga kampanye…

Kamis, 13 Desember 2018 11:49

Dua Terdakwa Sabu 3,9 Kg Saling Membantah dalam Persidangan

TARAKAN – Sidang lanjutan dua terdakwa perkara sabu 3,9 kg…

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .