MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 04 Oktober 2018 14:21
Ketua RT Capek Cek Rekening, Ancam Mogok
DILEMA KEUANGAN: Sejumlah perwakilan ketua RT mempertanyakan insentif mereka yang kembali tertunggak, kemarin (3/10). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menuai aksi protes pembayaran insentif ketua rukun tetangga (RT) yang tertunda selama 4 bulan. Para ketua RT itu mengeluarkan ancaman akan mengembalikan jurnal RT ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan jika insentif mereka belum juga dicairkan.

Kepada Radar Tarakan, Ketua RT 15 Kelurahan Gunung Lingkas Kota Tarakan H. Arifuddin mengatakan, bahwa para ketua RT menginginkan adanya penjelasan anggaran sehingga insentif RT ditunda pembayarannya.

“Kalai tidak ada keterbukaan, kami (RT) pun jadi resah karena alasannya hanya tidak ada uang terus,” katanya.

Meski tak mengetahui jelas waktu pencairan insentif, namun Arif menjelaskan bahwa proses pencairan insentif dilakukan dari laporan kecamatan kemudian dibawa ke kelurahan, sehingga setiap RT mengambil insentifnya di kelurahan. Namun kali ini, pencairan insentif langsung melalui rekening RT. “Tapi setiap saya cek itu rekening, tidak juga ada uangnya di dalam,” tuturnya.

Untuk diketahui, jumlah ketua RT di Tarakan saat ini 444 orang, dengan insentif Rp 750 ribu per bulan. Nah, jika dikalikan 4 bulan yang dimulai dari Juni 2018, maka Pemkot wajib mengeluarkan anggaran sebanyak Rp 1.332.000.000 untuk membayar seluruh tunggakan insentif. “Sebenarnya kami bisa bersabar, tapi tidak ada penjelasan dari Pemkot soal penggunaan anggaran,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT 26 Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat Suriadi mengatakan, bahwa pihaknya sempat bertemu dengan Wali Kota Ir. Sofian Raga. Dari situ ia yakin anggaran ketua RT akan dicairkan sebelum Hari Raya Iduladha. Namun belakangan, ia menerima informasi jika insentif tak dapat dicairkan.

“Jadi melalui reses Pak Usman (anggota DPRD), merupakan kesempatan kami menyampaikan tentang permasalahan RT, karena RT itu ujung tombak pemerintah,” bebernya.

Jika pembayaran insentif belum juga dilakukan, maka seluruh ketua RT akan menyerahkan stempel RT kepada DPRD. Mengingat selama ini untuk melakukan pembayaran administrasi, setiap RT menggunakan dana pribadi.

“Istilahnya kami ini menuntut hak. Kalau ada yang mau di-fotokopi, kami juga yang keluarkan, yang saya sangat sayangkan itu pembayaran insentif RT terus ditunggak, coba dibayar terus, pasti pemerintah tidak terlalu berat,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPRD Tarakan Ahmad Usman mengatakan, berdasarkan hasil reses yang diperolehnya, setiap ketua RT mengemukakan ketidaksanggupan karena insentif yang terus tertunggak.

“Untuk itu, saya bersama Pak Rusli Jabba hadir untuk memfasilitasi setiap ketua RT bertemu langsung dengan Wali Kota Tarakan, tapi karena Pak Wali ada urusan lain, jadi diwakili,” katanya.

Melalui pertemuan tersebut, Wali Kota Tarakan diwakili oleh Bagian Keuangan BPKAD Kota Tarakan Siti Fatimah telah menjelaskan proses pencairan insentif yang dimulai dari SPM, SPD dan SP2D.

“Kalau SPD-nya sudah keluar, berarti kesiapan dananya sudah ada. Artinya tinggal proses administrasi saja. Jika kesiapan dananya sudah ada, SPD keluar disampaikan ke OPD dalam hal ini kecamatan, kemudian kecamatan mengeluarkan SPM, kemudian dikeluarkan SP2D,” jelas Ahmad.

“Kalau SPM sudah diterima, insyaallah secepat itu akan dicairkan melalui rekening kecamatan yang kemudian didistribusikan ke rekening ketua RT,” pungkasnya.

Sementara itu, saat hendak dikonfirmasi pewarta, Siti Fatimah menolak untuk diwawancarai dengan alasan hak wawancara merupakan ranah kepala BPKAD Tarakan. “Enggak, nanti tunggu dari Pak Arbain (Kepala BPKAD) saja karena ini bukan ranah saya,” singkatnya. (*/shy/lim)

 

Ketua RT Capek Cek Rekening, Ancam Mogok

 


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 13:18

WASPADALAH..!! Kelompok Abu Sayyaf Berencana Lakukan Penculikan

TARAKAN – Status peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan berlayar menuju…

Kamis, 13 Desember 2018 13:14

Labkesda Berpeluang Terakreditasi

TARAKAN - Tahun ini Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tarakan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:13

YUK YANG MINAT..!! Pemerintah Jepang Tawarkan Beasiswa

TARAKAN- Pemberian beasiswa kepada pelajar berprestasi kembali diberikan. Kali ini…

Kamis, 13 Desember 2018 13:11

Gas Sei Menggaris Mampu Bertahan 25 Tahun

TARAKAN - Pasokan gas di Sei Menggaris sampai saat ini…

Kamis, 13 Desember 2018 11:56

Ditsabhara dan Ditpamobvit Gelar Rakernis

TARAKAN - Menghadapi Pemilu 2019 Polda Kalimantan Utara terus meningkatkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:54

Masih Ada Parpol Tak Pasang APK

TARAKAN - Meski telah melakukan proses penyerahan alat peraga kampanye…

Kamis, 13 Desember 2018 11:49

Dua Terdakwa Sabu 3,9 Kg Saling Membantah dalam Persidangan

TARAKAN – Sidang lanjutan dua terdakwa perkara sabu 3,9 kg…

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .