MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 04 Oktober 2018 14:21
Ketua RT Capek Cek Rekening, Ancam Mogok
DILEMA KEUANGAN: Sejumlah perwakilan ketua RT mempertanyakan insentif mereka yang kembali tertunggak, kemarin (3/10). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menuai aksi protes pembayaran insentif ketua rukun tetangga (RT) yang tertunda selama 4 bulan. Para ketua RT itu mengeluarkan ancaman akan mengembalikan jurnal RT ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan jika insentif mereka belum juga dicairkan.

Kepada Radar Tarakan, Ketua RT 15 Kelurahan Gunung Lingkas Kota Tarakan H. Arifuddin mengatakan, bahwa para ketua RT menginginkan adanya penjelasan anggaran sehingga insentif RT ditunda pembayarannya.

“Kalai tidak ada keterbukaan, kami (RT) pun jadi resah karena alasannya hanya tidak ada uang terus,” katanya.

Meski tak mengetahui jelas waktu pencairan insentif, namun Arif menjelaskan bahwa proses pencairan insentif dilakukan dari laporan kecamatan kemudian dibawa ke kelurahan, sehingga setiap RT mengambil insentifnya di kelurahan. Namun kali ini, pencairan insentif langsung melalui rekening RT. “Tapi setiap saya cek itu rekening, tidak juga ada uangnya di dalam,” tuturnya.

Untuk diketahui, jumlah ketua RT di Tarakan saat ini 444 orang, dengan insentif Rp 750 ribu per bulan. Nah, jika dikalikan 4 bulan yang dimulai dari Juni 2018, maka Pemkot wajib mengeluarkan anggaran sebanyak Rp 1.332.000.000 untuk membayar seluruh tunggakan insentif. “Sebenarnya kami bisa bersabar, tapi tidak ada penjelasan dari Pemkot soal penggunaan anggaran,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT 26 Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat Suriadi mengatakan, bahwa pihaknya sempat bertemu dengan Wali Kota Ir. Sofian Raga. Dari situ ia yakin anggaran ketua RT akan dicairkan sebelum Hari Raya Iduladha. Namun belakangan, ia menerima informasi jika insentif tak dapat dicairkan.

“Jadi melalui reses Pak Usman (anggota DPRD), merupakan kesempatan kami menyampaikan tentang permasalahan RT, karena RT itu ujung tombak pemerintah,” bebernya.

Jika pembayaran insentif belum juga dilakukan, maka seluruh ketua RT akan menyerahkan stempel RT kepada DPRD. Mengingat selama ini untuk melakukan pembayaran administrasi, setiap RT menggunakan dana pribadi.

“Istilahnya kami ini menuntut hak. Kalau ada yang mau di-fotokopi, kami juga yang keluarkan, yang saya sangat sayangkan itu pembayaran insentif RT terus ditunggak, coba dibayar terus, pasti pemerintah tidak terlalu berat,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPRD Tarakan Ahmad Usman mengatakan, berdasarkan hasil reses yang diperolehnya, setiap ketua RT mengemukakan ketidaksanggupan karena insentif yang terus tertunggak.

“Untuk itu, saya bersama Pak Rusli Jabba hadir untuk memfasilitasi setiap ketua RT bertemu langsung dengan Wali Kota Tarakan, tapi karena Pak Wali ada urusan lain, jadi diwakili,” katanya.

Melalui pertemuan tersebut, Wali Kota Tarakan diwakili oleh Bagian Keuangan BPKAD Kota Tarakan Siti Fatimah telah menjelaskan proses pencairan insentif yang dimulai dari SPM, SPD dan SP2D.

“Kalau SPD-nya sudah keluar, berarti kesiapan dananya sudah ada. Artinya tinggal proses administrasi saja. Jika kesiapan dananya sudah ada, SPD keluar disampaikan ke OPD dalam hal ini kecamatan, kemudian kecamatan mengeluarkan SPM, kemudian dikeluarkan SP2D,” jelas Ahmad.

“Kalau SPM sudah diterima, insyaallah secepat itu akan dicairkan melalui rekening kecamatan yang kemudian didistribusikan ke rekening ketua RT,” pungkasnya.

Sementara itu, saat hendak dikonfirmasi pewarta, Siti Fatimah menolak untuk diwawancarai dengan alasan hak wawancara merupakan ranah kepala BPKAD Tarakan. “Enggak, nanti tunggu dari Pak Arbain (Kepala BPKAD) saja karena ini bukan ranah saya,” singkatnya. (*/shy/lim)

 

Ketua RT Capek Cek Rekening, Ancam Mogok

 


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 11:00

Rangsang Minat Baca dengan Mengangkat Kearifan Lokal

Menjadi seorang penulis merupakan impian Iqbal Ardianto sejak dulu. Motivasi…

Jumat, 22 Februari 2019 10:58

DILARANG..!! Tapi Request ‘Tetangga’ Dominan Kepiting Bertelur

TARAKAN – Pada pembukaan pengiriman kepiting atau open season yang…

Jumat, 22 Februari 2019 09:56

Sidang Ditunda, Pledoi Terduga Agus Salim Sudah Siap

TARAKAN – Sidang terduga terorisme yang melibatkan Agus Salim dengan…

Jumat, 22 Februari 2019 09:52

Turbo Terbakar, Pasokan Listrik Tak Pengaruh

TARAKAN — Satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 22 Februari 2019 09:50

JEMBATAN HOROR..!! Lihat Nih, Layak Ngga Dilewati?

TARAKAN – Jembatan kayu di wilayah RT 7, Kelurahan Pantai…

Jumat, 22 Februari 2019 09:49

Siswa Patra Dharma Wakili Kaltara di OSN

TARAKAN - Untuk sekian lama, akhirnya Kota Tarakan bisa kembali…

Jumat, 22 Februari 2019 00:53

Kepedulian terhadap Pesisir Masih Rendah

TARAKAN – Ada yang berbeda di Pantai Amal, Kamis (21/2).…

Kamis, 21 Februari 2019 13:59

Metode Sainte Lague di Pemilu 2019

TARAKAN - Ada yang beda dari proses perhitungan kursi suara…

Kamis, 21 Februari 2019 13:58

Persentase Masyarakat Miskin Turun

TARAKAN – Kriteria kemiskinan di Tarakan saat ini hanya menggunakan…

Kamis, 21 Februari 2019 13:55

Digagas Wanita Misterius, Penyumbang Kian Ramai

Bersedekah memang dapat dilakukan dengan berbagai cara, memberi sumbangan ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*