MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 03 Oktober 2018 13:18
Gubernur Beri Waktu Sepekan
DEMI KEMANUSIAAN: Muhammad Masril (kiri) dan Amrin (kanan) dua relawan yang telah berangkat ke lokasi bencana gempa di Lombok untuk membantu pemulihan pasca gempa. PMI KALTARA UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi perhatian khusus dari sejumlah daerah. Termasuk dari Kalimantan Utara (Kaltara) yang saat ini sudah membentuk tim kecil.

Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, sudah ada beberapa rencana yang disusun oleh tim untuk menyikapi bencana alam yang terjadi di Kota Palu, di antaranya memberikan bantuan logistik untuk para korban dan membantu biaya pemulangan warga Kaltara yang ingin kembali ke kampung halamannya. 

“Tapi ini masih rencana. Saya berikan waktu sepekan kepada tim yang sudah dibentuk untuk mematangkan perencanaannya. Karena ini tidak bisa serta merta langsung dilakukan begitu saja,” ujar Irianto di Tanjung Selor, Selasa (2/10).

Kendati demikian, Pemprov Kaltara juga harus tetap melihat kondisi dan kemampuan keuangan daerah serta dukungan dari masyarakat. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara saat ini juga sangat terbatas.

Dalam hal ini, tim yang terdiri dari TNI dan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltara seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perkim), Dinas Kesehatan (Dinkes), Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), dan Satpol PP terintegrasi dan berkolaborasi dalam bertindak.

“Karena untuk mengirim orang ke sana (lokasi bencana) tidak mudah. Sementara ini yang dapat digunakan hanya jalur laut. Karena itu kami minta bantuan TNI AL untuk mengantar logistik ke sana,” jelasnya.

Itu pun, untuk pengangkutan orang sangat terbatas. Sementara untuk jalur udara masih belum memungkinkan jika dalam waktu dekat ini. “Orang dari Palu saja masih mengantre untuk keluar. Bahkan ada yang harus lewat Makassar,” sebutnya.

Sejauh ini, tim yang dibentuk masih berupaya mencari jalan atau solusi bagaimana caranya untuk bisa mengirimkan bantuan. 

Jika dapat dilakukan, tentu masih harus berkoordinasi lagi dengan BPBD setempat untuk melakukan pengangkutan logistik. Membutuhkan kendaraan jika memang jalan di lokasi bencana itu sudah dapat dilalui. Termasuk ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan.

Selain itu, Irianto telah mengarahkan kepala OPD untuk menyikapi hal ini. Informasi terakhir sudah ada puluhan orang yang menyatakan siap. Termasuk juga dari paguyuban warga Sulteng yang ada di provinsi termuda Indonesia ini.

Untuk menjadi relawan, tentu sudah dibekali beberapa pemahaman yang komprehensif. Ada risiko besar yang dihadapi. Tidak menutup kemungkinan masih ada gempa susulan atau kecelakaan lainnya. “Itu harus diperhitungkan semua. Makanya saya minta harus direncanakan dengan matang,” tegasnya.

Intinya, pemerintah sudah bertindak cepat melalui TNI dalam menyikapi bencana alam yang terjadi Jumat (26/9) sore itu. Ia berharap para korban dapat tetap bersabar dan tidak terprovokasi dengan hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

 

SATU SSK BRIMOB DIKIRIM

Untuk membantu mengamankan, mengevakuasi dan merehabilitasi kondisi di Palu pasca terjadinya gempa bumi dan tsunami, Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara akan mengirimkan bantuan personel. Wakapolda Kaltara Kombes Pol Zainal Arifin Paliwang mengungkapkan, rencananya proses pengiriman personel sebanyak 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK). Setiap personel akan dilengkapi dengan logistik dan bisa membantu anggota personel Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam melakukan evakuasi.

“Personel yang kami kirim ke sana nanti sudah termasuk kendaraannya, anggota pun akan menyiapkan tenda menginap nanti di sana,” ungkapnya.

Ditambahkan Zainal, adapun logistik yang akan dibawa untuk membantu proses evakuasi yaitu 2 truk dan 20 kendaraan roda dua. Rencananya para personel akan diberangkatkan ke Palu pada Kamis pagi (4/10). Terkait penempatannya, nantinya akan dilihat kebutuhan personel yang dibutuhkan di mana  saja. Namun kemungkinan besar para personel yang ditempatkan di Palu dan Donggala.

“Nanti tidak hanya Brimob Polda Kaltara saja yang akan berangkat dalam kegiatan kemanusiaan ini, tetapi dari Polda terdekat juga akan mem-back up dan akan berada di Polda Sulteng,” jelas Zainal.

Selain itu juga akan mengangkut pakaian bekas yang layak pakai dan sembako. Diakui semua bantuan tersebut merupakan sumbangan yang dikumpulkan jajaran Polda Kaltara. “Kalau ada masyarakat yang mau ikut menyumbangkan pakaian bekas layak pakai dan sembako kepada kami, itu bisa saja. Nanti akan kami bawa sekalian ke sana,” imbuhnya.

Rencananya, para personel Polda dan barang-barang yang dibawa ke Palu nantinya akan menggunakan kapal laut. Penempatan personel di Palu diperkirakan selama sebulan ke depan. Namun apabila masih dibutuhkan bantuan, waktu hingga sebulan tersebut akan diperpanjang lagi.

“Jadi nanti tergantung keadaan di sana. Intinya kami sudah siapkan personel dan logistik untuk kebutuhan hingga sebulan,” tutupnya.

 

DONASI TERUS BERDATANGAN

Masalah yang paling krusial di lokasi bencana adalah logistik. Situasi darurat itu, membuat setiap elemen baik dari pemerintah maupun masyarakat terus bergandeng tangan dalam mengumpulkan berbagai macam donasi. Baik berupa pakaian, makanan dan minuman, uang hingga alat-alat kebutuhan lainnya seperti terpal dan selimut untuk segera dikirim ke Palu dan Donggala.

Di Tarakan sendiri, pengumpulan donasi gempa terus dilakukan. Salah satunya Kantor KSOP Kelas III Tarakan bersama dengan Kantor Distrik Navigasi Kelas III Tarakan, yang telah membuka layanan posko peduli gempa Sulteng dan Sulbar sejak Senin (1/10) lalu dan akan berakhir pada Kamis (4/10) mendatang.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Kasi Lala) dan UK pada KSOP Tarakan Sutiyono mengungkapkan, sejak dibukanya layanan posko peduli gempa, bantuan dari masyarakat terus berdatangan. Bahkan, sampai tak mengenal waktu.

“Alhamdulillah bantuan terus mengalir. Yang biasanya kami buka donasi dari mulai pagi hingga malam di pukul 20.00 WITA, kini kami tambah jamnya hingga pukul 22.00 WITA. Karena antusias masyarakat yang terbilang tinggi,” ungkap Sutiyono.

Adapun bantuan yang telah diterima berupa air mineral, mi instan, pakaian dan uang tunai.

“Besok (hari ini) pukul 09.00 WITA, insyaallah semua barang sudah mulai satu per satu dimasukkan ke dalam kapal, khusus barang, yang sudah stand by di depan Kantor Navigasi. Tapi kami masih tetap menerima donasi yang ada dari masyarakat,” ujarnya.

Nantinya barang-barang yang sudah dikumpulkan akan dibawa menuju Pelabuhan Pantoloan. Setibanya nanti, barang-barang tersebut akan dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan darat. “Dari informasi yang kami dapatkan masyarakat di sana sangat membutuhkan makanan dan minuman. Dan kami berharap dari donasi yang ada bisa membantu,” katanya.

 

BPBD BUKA POSKO

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Tidung membuka posko bantuan kemanusiaan bagi korban di Stadion Sepak Bola KTT Jalan Perintis. Posko tersebut di buka untuk membantu saudara-saudara kita di Palu dan Donggala yang saat ini sedang terkena musibah gempa dan tsunami.

“Bagi masyarakat yang ingin turut berpartisipasi dalam membantu korban dapat menyerahkannya di posko kemanusiaan BPBD KTT,” ungkap Kabid Rehabilitasi dan Konstruksi pada BPBD Tana Tidung Japri, Selasa (2/10).

Bantuan ini nantinya akan disalurkan melalui BPBD Kaltara dan diteruskan menuju lokasi bencana. ”Bantuan dari posko ini akan dibawa langsung oleh tim kemanusiaan,”ungkapnya.

Posko dibuka hingga lusa. “Kalau tidak sempat hari ini, bisa besok, lusa. Kami juga berharap para masyarakat ikut berpartisipasi dalam membantu saudara kita di Palu, jika ada pakaian bekas atau berupa sembako bisa disalurkan karena semua itu yang dibutuhkan saudara kita di Palu,” terangnya.

Salah satu warga Anang (30) saat memberikan bantuan berupa mi instan mengaku tergerak untuk membantu.

“Saya kasihan karena kalau bukan kita siapa lagi yang membantu mereka, apalagi bencana ini sudah menghancurkan rumah dan sarana prasarana yang ada,” imbuhnya.

 

DUA RELAWAN PMI MENUJU LOMBOK

Selain berencana akan mengirimkan empat relawannya ke Kota Palu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltara juga mengirimkan kembali dua relawannya ke lokasi bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sekretaris PMI Kaltara Risdianto, S.Pi, mengatakan, kedua relawan tersebut sudah berangkat ke Lombok pada Senin 1 Oktober dengan menggunakan pesawat  Lion Air. Dua relawan yang diberangkatkan bernama Muhammad Masril dan Amrin.

“Muhammad Masril ini kompetensinya adalah spesialisasi hunian (shelter), sementara Amrin memiliki kompetensi restoring family links (pemulihan hubungan keluarga),” ujarnya, Selasa (2/10).

Pengiriman relawan untuk kali kedua ke lokasi bencana di Lombok, setelah sebelumnya PMI Kaltara mendapatkan surat elektronik dari PMI Pusat terkait masih berlangsungnya Operasi Gempa Lombok, Provinsi NTB.

“Dalam surat elektronik tersebut menjelaskan bahwa PMI pusat melalui Divisi Penganggulangan Bencana mempertimbangkan perlu adanya pendampingan untuk layanin restoring family links,” tuturnya.

“Kami juga memberangkatkan relawan lainnya yakni Muhammad Masril yang merupakan anggota KSR Unit UBT  dengan kompetensi spesialisasi hunian,” ujarnya.

Keduanya ini nanti akan membantu sesuai dengan kompetensinya masing-masing, diharapkan adanya bantuan dua relawan dari PMI Kaltara bisa memberikan dukungan dalam proses pembenahan kembali Lombok usai terkena gempa. “Kami berharap mereka berdua bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan kembali lagi ke sini dengan selamat,” ujarnya.

Sebelumnya PMI Kaltara juga mengirimkan empat relawannya ke Lombok pada 19 Agustus lalu, keempat relawan bertugas selama 12 hari di Lombok tersebut berangkat dengan membawa bantuan yang diberikan oleh masyarakat Kaltara untuk korban bencana yang ada di sana. (iwk/eru/zar/*/rko/jnr/lim)

 

SIAGA MENGHADAPI GEMPA BUMI

ANTISIPASI

-          Letakkan barang besar dan berat pada bagian bawah rak.

-          Atur posisi rak dan lemari menempel kuat pada dinding.

-          Perbaiki retakan di dinding maupun lantai.

-          Gantung benda berat jauh dari tempat tidur dan tempat orang duduk.

TEMPAT BERLINDUNG

-          Di bawah meja, kursi atau ranjang yang kokoh.

-          Di gedung bertingkat, merapat ke dinding/fondasi bagian dalam.

-          Hindari jendela, lift, elevator dan area tangga.

-          Di tempat terbuka, hindari gedung, pohon tinggi dan tiang listrik.

LATIH DIRI DAN KELUARGA

-          Pahami kesiapsiagaan bencana.

-          Selalu siapkan senter, peluit dan tas siaga.

-          Catat dan simpan nomor telepon penting.

 

APA YANG DILAKUKAN SAAT GEMPA?

DI DALAM RUMAH/GEDUNG

-          Berlutut, berlindung dan bertahan di bawah meja yang kokoh selama gempa terjadi.

-          Lindungi kepala dengan bantal atau kedua tangan.

-          Tetap di dalam sampai gempa berhenti.

-          Bergeraklah jika kondisi dirasa aman.

-          Hindari jendela, lift, elevator dan area tangga.

-          Bila gempa berhenti, keluarlah melalui tangga darurat.

DI LUAR RUMAH/GEDUNG

-          Merunduk dan lindungi kepala.

-          Bergerak menuju area terbuka.

-          Hindari gedung, pohon tinggi, tiang listrik, terowongan dan jembatan.

-          Hindari jendela, lift, elevator dan area tangga.

DI PERJALANAN/BERKENDARA

-          Berhenti di tempat aman dan nyalakan lampu hazard.

-          Hindari gedung, pohon tinggi, jembatan, tiang listrik jika memungkinkan.

-          Pantau kekuatan gempa.

-          Bila gempa berskala kecil, tetap berada di dalam mobil sampai gempa berhenti.

-          Bila gempa berskala besar, keluar dari mobil dan cari tempat berlindung yang aman.

APA YANG DILAKUKAN SETELAH GEMPA?

-          Waspada gempa susulan.

-          Periksa kondisi. Bila mengalami cedera, pastikan mendapatkan pertolongan pertama.

-          Bila kondisi bangunan tidak aman, segera keluar dan cari tempat aman.

-          Perhatikan keamanan sekitar. Waspada kebakaran, gas bocor atau korsleting.

-          Tunggu informasi dari pihak berwenang dan bertindaklah sesuai imbauan.

 

BILA TERJEBAK RERUNTUHAN

-          Hindari gerakan yang tidak perlu untuk menghindari kontak dengan debu berbahaya.

-          Secara berkala gerakkan tangan dan kaki agar sirkulasi darah tetap lancar.

-          Tutup mulut dan hidung dengan kain agar debu tidak terhirup.

-          Berteriaklah hanya sesekali. Sebab debu dapat terhidup dan membuat sesak napas.

-          Pukullah tembok atau pipa agar petugas penyelamat bisa mengetahui keberadaan.

-          Jangan memindahkan reruntuhan kecuali yakin akan aman.

 

SUMBER: SAFETYSIGN

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:50

Diupah RM 5.000, Nelayan Bawa Sabu 10 Kg

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali…

Jumat, 14 Desember 2018 14:48

Infrastruktur dan Bantuan Keuangan Jadi Perhatian

TANJUNG SELOR ­– Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 14 Desember 2018 14:46

Rp 9 Miliar untuk Relokasi Pipa

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat…

Jumat, 14 Desember 2018 14:44

Bawaslu Pertanyakan Hak Suara di Lapas

TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara…

Jumat, 14 Desember 2018 14:41

Realisasi Pajak Capai 103,58 Persen

TANJUNG SELOR – Berdasarkan data yang dimiliki Badan Pengelola Pajak…

Jumat, 14 Desember 2018 14:39

Pemprov Anggarkan Kebutuhan Presidium

TANJUNG SELOR - Moratorium pemekaran calon daerah otonomi baru (CDOB)…

Jumat, 14 Desember 2018 14:13

Satreskrim 'Obok-obok' Kantor Disdukcapil

TANJUNG SELOR - Polres Bulungan melalui Satreskrim secara mendadak menyambangi…

Kamis, 13 Desember 2018 12:26

Pemilih di Kaltara Bertambah 1.143 Orang

TANJUNG SELOR – Berdasarkan dari hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi…

Kamis, 13 Desember 2018 12:24

Dishub Rencanakan Tes Urine Kru Bus

TANJUNG SELOR – Menjelang  perayaan Natal dan Tahun Baru 2019,…

Kamis, 13 Desember 2018 12:23

DPRD Kaltara Akhirnya Terima Nota Penjelasan APBD 2019

TANJUNG SELOR – Rapat Paripurna ke-26 masa sidang III tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .