MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 02 Oktober 2018 14:00
Jemput Paksa Tersangka Pengadaan Sapi Bibit Ilegal
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Penyidik dari Balai Karantina Pertanian Kelas IIA Tarakan menetapkan AK sebagai tersangka dalam perkara pengadaan sapi bibit ilegal dari proyek Pemerintah Kota Tarakan dan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Namun pada kasus ini, sudah dua kali AK tidak memenuhi panggilan penyidik.

Karena itu, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas IIA Tarakan, Nuralim T. Kimin melalui Kepala Seksi Karantina Tumbuhan, Mustamin mengungkapkan akan meminta bantuan pihak kepolisian untuk menjemput paksa tersangka.

Diakui Mustamin, semenjek penyidik melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut, AK diketahui tidak kooperatif dan tidak ada itikad baik memenuhi panggilan penyidik. Dalam panggilan pertama, AK mengakui tidak bisa memenuhi panggilan tersebut lantaran dalam keadaan sakit. “Dalam perkara ini kami sudah datangi lokasi datangnya sapi di Provinsi Gorontalo. Jadi Provinsi Gorontalo bukan merupakan sumber sapi bibit yang diizinkan, sementara asal sapi bibit yang dikirim dari Tarakan adalah Provinsi Gorontalo,” bebernya.

Dari hasil penyelidikan juga, untuk memuluskan modus pelaku dalam aksinya penyidik menemukan adanya pemalsuan dokumen pengiriman sapi. Dokumen yang dipalsukan, menurut informasi dari Dinas Pertanian dan Peternakan yang ada di Provinsi Gorontalo, adalah rekomendasi pengeluaran dan hasil uji laboratorium.

“Sudah jelas, karena memang Provinsi Gorontalo ini bukan merupakan daerah sumber sapi bibit. Sedangkan Provinsi Gotontalo saja, sapi bibitnya berasal dari Sulawesi Selatan,” bebernya.

Dengan modus inilah, dokumen dipalsukan dan tidak dilaporkan Balai Karantina hingga akhirnya tidak melalui pelabuhan resmi dan lewat sungai kemudian masuk ke Sulawesi Tengah, daerah Pangalasiang, Kabupaten Donggala.

Atas pemasukan sapi bibit illegal dan memalsukan dokumen ini, tersangkanya bisa dikenakan dua ancaman pidana sekaligus. “Informasi dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Gorontalo, sudah melaporkan dokumen yang dipalsukan itu ke polisi. Kan mereka yang dirugikan, apalagi yang kami khawatirkan itu kalau tidak diperiksa berbahaya. Apalagi daerah itu kawasan Anthrax dan sering ada kejadiannya,” tegasnya.

Ia pun memastikan sudah memperketat pengawasan masuknya sapi bibit ke wilayah Kaltara untuk mengantisipasi penyebaran virus di provinsi ini, melalui pengambilan sampel dikirim ke Balai Besar Veteriner di Kalimantan Selatan.

 Untuk diketahui, AK memasukkan sapi bibit akhir 2017 lalu untuk memenuhi pengadaan sapi bibit di Nunukan sebanyak 81 ekor dan Tarakan 43 ekor. Namun, karena ada masalah dalam dokumen ini, akhirnya dana pencairan proyek dari Pemkot Tarakan dan Pemkab Nunukan tidak dilakukan. “Untuk sapi-sapi yang ada ini nanti kita lihat putusan pengadilan,” jelasnya. (zar/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:29

Jargas dan BBM Satu Harga, Jika Kurang, Ini Kata Menteri Jonan

TARAKAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:26

Lima Sampel Diamankan dari Lokasi Kejadian

TARAKAN - Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tarakan lansung melakukan olah…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:25

Polres Kembalikan Rp 1,1 Miliar Anggaran Pengamanan

TARAKAN – Menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polres Tarakan…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:58

Dituntut Penjara Seumur Hidup

TARAKAN – Setelah beberapa kali tidak mengikuti persidangan, akhirnya Lukman…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:56

Impikan Jalan Mulus

TARAKAN – Minimnya drainase atau tidak memadai debit air, luapan…

Sabtu, 16 Februari 2019 00:14

Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara

TARAKAN – Progres yang menggembirakan bagi warga Desa Long Ampung…

Jumat, 15 Februari 2019 15:32

Rumah DP Nol Sudah Oke

TARAKAN – Wali Kota Tarakan terpilih dr. Khairul tampaknya tak…

Jumat, 15 Februari 2019 15:29

Penyebab Kebakaran Diduga dari Dapur

TARAKAN - Sebanyak 7 rumah yang diketahui terdiri dari indekos,…

Jumat, 15 Februari 2019 15:25

Gubernur Minta Komisi II Kawal Kebutuhan PNS

TARAKAN - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR…

Jumat, 15 Februari 2019 14:50

Kirim Logistik, Carter Pesawat

TARAKAN – Pemilihan Umum 2019 tak lama lagi. Namun berbagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*