MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 02 Oktober 2018 14:00
Jemput Paksa Tersangka Pengadaan Sapi Bibit Ilegal
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Penyidik dari Balai Karantina Pertanian Kelas IIA Tarakan menetapkan AK sebagai tersangka dalam perkara pengadaan sapi bibit ilegal dari proyek Pemerintah Kota Tarakan dan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Namun pada kasus ini, sudah dua kali AK tidak memenuhi panggilan penyidik.

Karena itu, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas IIA Tarakan, Nuralim T. Kimin melalui Kepala Seksi Karantina Tumbuhan, Mustamin mengungkapkan akan meminta bantuan pihak kepolisian untuk menjemput paksa tersangka.

Diakui Mustamin, semenjek penyidik melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut, AK diketahui tidak kooperatif dan tidak ada itikad baik memenuhi panggilan penyidik. Dalam panggilan pertama, AK mengakui tidak bisa memenuhi panggilan tersebut lantaran dalam keadaan sakit. “Dalam perkara ini kami sudah datangi lokasi datangnya sapi di Provinsi Gorontalo. Jadi Provinsi Gorontalo bukan merupakan sumber sapi bibit yang diizinkan, sementara asal sapi bibit yang dikirim dari Tarakan adalah Provinsi Gorontalo,” bebernya.

Dari hasil penyelidikan juga, untuk memuluskan modus pelaku dalam aksinya penyidik menemukan adanya pemalsuan dokumen pengiriman sapi. Dokumen yang dipalsukan, menurut informasi dari Dinas Pertanian dan Peternakan yang ada di Provinsi Gorontalo, adalah rekomendasi pengeluaran dan hasil uji laboratorium.

“Sudah jelas, karena memang Provinsi Gorontalo ini bukan merupakan daerah sumber sapi bibit. Sedangkan Provinsi Gotontalo saja, sapi bibitnya berasal dari Sulawesi Selatan,” bebernya.

Dengan modus inilah, dokumen dipalsukan dan tidak dilaporkan Balai Karantina hingga akhirnya tidak melalui pelabuhan resmi dan lewat sungai kemudian masuk ke Sulawesi Tengah, daerah Pangalasiang, Kabupaten Donggala.

Atas pemasukan sapi bibit illegal dan memalsukan dokumen ini, tersangkanya bisa dikenakan dua ancaman pidana sekaligus. “Informasi dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Gorontalo, sudah melaporkan dokumen yang dipalsukan itu ke polisi. Kan mereka yang dirugikan, apalagi yang kami khawatirkan itu kalau tidak diperiksa berbahaya. Apalagi daerah itu kawasan Anthrax dan sering ada kejadiannya,” tegasnya.

Ia pun memastikan sudah memperketat pengawasan masuknya sapi bibit ke wilayah Kaltara untuk mengantisipasi penyebaran virus di provinsi ini, melalui pengambilan sampel dikirim ke Balai Besar Veteriner di Kalimantan Selatan.

 Untuk diketahui, AK memasukkan sapi bibit akhir 2017 lalu untuk memenuhi pengadaan sapi bibit di Nunukan sebanyak 81 ekor dan Tarakan 43 ekor. Namun, karena ada masalah dalam dokumen ini, akhirnya dana pencairan proyek dari Pemkot Tarakan dan Pemkab Nunukan tidak dilakukan. “Untuk sapi-sapi yang ada ini nanti kita lihat putusan pengadilan,” jelasnya. (zar/ash)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 13:19

Sang Juara Sempat Tenggelam di Lumpur

TARAKAN – Sebanyak 81 goweser dari dua kategori yakni pelajar…

Senin, 10 Desember 2018 13:18

Manusia Terancam Keberadaan Penggunaan Plastik

Cantik, doyan diving, dan memiliki pengetahuan bawah laut yang luas.…

Senin, 10 Desember 2018 13:16

Kejar Waktu, Ada Barang Lupa Dibeli

TARAKAN – Serunya berbelanja dengan cuma-cuma kembali dirasakan dua pelanggan…

Senin, 10 Desember 2018 13:09

Ajak Istri Nelayan Buat Olahan Serba Ikan

TARAKAN –Wilayah Kelurahan Selumit Pantai yang mayoritas masyarakatnya bermata pencarian…

Senin, 10 Desember 2018 13:00

Pemerintah Tak Serius Menutup Lokalisasi

TARAKAN - Semakin dekatnya penutupan lokalisasi di Kota Tarakan, pengelola…

Senin, 10 Desember 2018 12:57

Nakhoda TB Fortunsius Diduga Lalai

TARAKAN – Kasus tenggelamnya Tugboat (TB) Fortunsius pada 12 November…

Senin, 10 Desember 2018 12:55

Herdiansyah Sempat Pinjam Uang Rp 100 Juta

TARAKAN – Sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan bahan ajar di…

Senin, 10 Desember 2018 09:56

PPPK Menanti Kebijakan Pemimpin Baru

TARAKAN - Pemerintah pusat kembali mengeluarkan pernyataan bakal membuka lagi…

Senin, 10 Desember 2018 09:55

Dari Sepeda Mengenal Negara Lain dan Banyak Komunitas

Olahraga dapat menjadi hobi yang sehat bagi penikmatnya. Selain sehat…

Senin, 10 Desember 2018 09:53

Saling Susul di Rute Sepanjang 26 Km

TARAKAN - Sebanyak 180 goweser ikut berpartisipasi dalam Jambore Sepeda,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .