MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 02 Oktober 2018 13:58
Bawaslu Tambah Relawan Pengawas

50 Pelajar Dikerahkan, Ajarkan Netralitas Dalam Pemilu

TERUS DIAWASI: Memasuki tahapan masa kampanye. Bawaslu Tarakan menambah relawan pengawas untuk membantu mengawasi jalannya proses pemilu. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Sadar akan kurangnya personel pengawasan pemilu, membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus ‘memutar otak’ mencari tambahan relawan. Salah satunya dengan mengerahkan  sejumlah pemuda yang ada di Bumi Paguntaka.

Ketua Bawaslu Kota Tarakan, Sulaiman mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan bimbingan teknis terhadap relawan pengawas pemilu, hal tersebut dilakukan untuk mengasah setiap relawan agar mudah mengetahui tentang dugaan pelanggaran pemilu.

"Jadi tak hanya mahasiswa, tapi pemuda, dan pelajar pun kami bimtek untuk menjadi bagian dari kami, makanya kami namakan relawan pengawas pemilu," katanya.

Dalam proses bimbingan teknis (bimtek) yang dilakukan Bawaslu terhadap relawan muda menjelaskan tentang dasar-dasar pengawasan, proses dan tindaklanjut penanganan pelanggaran, serta memperkenalkan 16 parpol yang menjadi peserta Pemilu 2019.

Untuk mengajarkan anak muda dalam bersifat netral saat pemilu, menurut Sulaiman dibutuhkan penanaman jiwa nasionalisme. Pasalnya jiwa nasionalisme pemuda Indonesia saat ini mengalami kemunduran, untuk itu jika seseorang tidak memiliki jiwa nasionalisme, maka dipastikan telah memiliki jiwa individualistik sehingga hanya memikirkan diri sendiri.

"Kalau memikirkan jiwa orang banyak, otomatis pasti terpanggil untuk menyingkirkan hal-hal yang akan merugikan negara, seperti money politic, dan sebaginya. Kalau berjiwa nasionalis, maka pasti menolak adanya money politic yang nyata-nyata bisa merusak bangsa dan moral Indonesia," jelasnya.

Kasus money politic memang tak begitu berefek saat di awal. Namun Sulaiman percaya bahwa kasus money politic yang dibiarkan terjadi, akan mengakar dan menjadi sebuah kebiasaan hingga menghancurkan masa depan bangsa.

"Bayangkan kalau sebelum terpilih, si calon sudah banyak keluarkan uang. otomatis kalau sudah duduk (terpilih) maka pasti akan memikirkan bagaimana caranya biar uangnya kembali," bebernya seraya menambahkan, Bawaslu pun mengerahkan 50 pelajar, pemuda dan mahasiswa untuk menjadi relawan pengawas pemilu tambahan. (*/shy/zia)


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 11:02

BPN Bagikan 150 Sertifikat PTSL, Ada Biaya Tambahan

TARAKAN - Wajah H. Hania (60) semringah. Warga RT 14…

Jumat, 22 Februari 2019 11:00

Rangsang Minat Baca dengan Mengangkat Kearifan Lokal

Menjadi seorang penulis merupakan impian Iqbal Ardianto sejak dulu. Motivasi…

Jumat, 22 Februari 2019 10:58

DILARANG..!! Tapi Request ‘Tetangga’ Dominan Kepiting Bertelur

TARAKAN – Pada pembukaan pengiriman kepiting atau open season yang…

Jumat, 22 Februari 2019 09:56

Sidang Ditunda, Pledoi Terduga Agus Salim Sudah Siap

TARAKAN – Sidang terduga terorisme yang melibatkan Agus Salim dengan…

Jumat, 22 Februari 2019 09:52

Turbo Terbakar, Pasokan Listrik Tak Pengaruh

TARAKAN — Satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 22 Februari 2019 09:50

JEMBATAN HOROR..!! Lihat Nih, Layak Ngga Dilewati?

TARAKAN – Jembatan kayu di wilayah RT 7, Kelurahan Pantai…

Jumat, 22 Februari 2019 09:49

Siswa Patra Dharma Wakili Kaltara di OSN

TARAKAN - Untuk sekian lama, akhirnya Kota Tarakan bisa kembali…

Jumat, 22 Februari 2019 00:53

Kepedulian terhadap Pesisir Masih Rendah

TARAKAN – Ada yang berbeda di Pantai Amal, Kamis (21/2).…

Kamis, 21 Februari 2019 13:59

Metode Sainte Lague di Pemilu 2019

TARAKAN - Ada yang beda dari proses perhitungan kursi suara…

Kamis, 21 Februari 2019 13:58

Persentase Masyarakat Miskin Turun

TARAKAN – Kriteria kemiskinan di Tarakan saat ini hanya menggunakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*