MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 01 Oktober 2018 17:10
Kerusakan Jalan Akrab dengan Kecelakaan

Menganalisa Sederet Laka Berat

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, Sederet kecelakaan akhir-akhir ini membuat kita terenyuh. Korbannya ada yang meninggal. Ada pula yang mengalami patah tulang. Penyebabnya beragam, kelalaian pengendara, kondisi kendaraan yang tidak laik jalan dan kondisi infrastruktur jalan.

 

----

 

DI antara penyebab laka tersebut, banyak dikaitkan dengan kondisi jalan. Beberapa ruas jalan di Tarakan bahkan disematkan gelar ‘langganan’.

Salah seorang warga RT 14, Mamburungan, Kasni (38) mengatakan akses jalan yang berlubang selalu disoroti warga. Mereka yang mengalami kecelakaan umumnya berada tak jauh dari lokasi jalan yang rusak. “Jalan rusak pas di depan rumah, ada saja yang jatuh. Apalagi kalau malam hari, jalan rusak ditambah lagi tidak ada lampu penerangan,” jelasnya kepada Radar Tarakan.

Jalan berlubang di Peningki Laid ini diperparah dengan minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU). Sehingga banyak pengendara yang terkecoh keberadaan lubang besar di tengah jalan.

Lain lagi ketika hujan, lubang digenangi air sehingga tersamarkan dari penglihatan pengguna jalan. “Sudah tiga kali saya lihat orang jatuh, kalau yang hampir kecelakaan setiap hari. Apalagi kalau orang baru, yang tidak kenal lingkungan di sini, harus berhati-hati karena di sepanjang jalan ada saja jalan rusak,” jelasnya.

Ia tidak mengetahui secara pasti, mengapa jalan-jalan yang rusak dan berlubang di Tarakan lamban disikapi. Karena tak segera dibenahi, kerusakan semakin parah. Belum lagi dilalui banyak kendaraan besar, seperti truk. Ia merasa pembangunan di daerahnya ini sedikit tertinggal dibandingkan di kawasan perkotaan.

“Masa mau tunggu sampai ada korban baru disikapi jalannya. Biar kita sudah hati-hati, kalau jalannya rusak kan sama saja bisa kecelakaan juga. Di kota saja, sudah bagus jalannya masih saja dikasih mulus,” bebernya.

Sama halnya dengan seorang warga di RT 6, Juata Kerikil, Endra (28) mengaku menikmati jalan mulus hanya ketika di tengah kota. Memasuki Jalan Aki Balak, tepatnya di daerah Yonif 613 Raja Alam, kondisi aspal jalan berlubang dan kerap digenangi air. “Di depan 613 itu, rusak jalannya, digenangi air lagi. Belum lagi kalau ke Juata Laut, lurus saja jalannya tapi ada saja lubang di sepanjang jalan, bahaya juga,” katanya.

Menurutnya, akses jalan ini penunjang utama bagi masyarakat beraktivitas. Tindakan hati-hati perlu diseimbagkan dengan infrastruktur yang memadai. “Tapi memang harus hati-hati, karena jalan mulus saja bisa kecalakaan, seperti yang di depan bandara. Apalagi kalau jalan rusak, potensi kecelakaan. Jadi tolonglah pemerintah menyikapi dengan serius,” harapnya.


ANCAMAN DI GUNUNG AMAL

Kelalaian pengendara dan kurangnya kesadaran dalam menaati rambu lalu lintas menambah ancaman kecelakaan lalu lintas semakin besar. Berdasarkan data Satlantas Polres Tarakan terhitung sejak awal Januari hingga akhir September tahun ini, sedikitnya 11 nyawa melayang akibat kecelakaan Lalu lintas. (lihat grafis)

Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Abu Said mengungkapkan, saat ini kota Tarakan termasuk kawasan padat lalu lintas. Oleh karena itu, potensi kecelakaan tentunya semakin besar. Menurutnya kecelakaan terjadi karena berbagai faktor, di antaranya mengantuk, mabuk, tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak melengkapi atau memperbaiki fasilitas kendaraan (kaca spion, lampu jarak jauh dan klakson) dan kerusakan pada kendaraan, rem blong, gas lengket dan ban pecah.
Terjadi peningkatan kasus di 2018 sebanyak 20 dibanding pada 2017 lalu. Menurut Abu Said saat ini ada beberapa lokasi yang telah mendapat status jalur tengkorak karena kerawanan potensi kecelakaannya. Seperti tanjakan Gunung Amal, Jalan Kusuma Bangsa  dan Jalan Mulawarman hingga Aki balak.
“Tiga lokasi itu sangat rawan terjadi kecelakaan berat, jadi saya harap pengendara dapat lebih konsentrasi saat melewati area tersebut,” terangnya.

Jumlah korban meninggal mengalami penurunan. Meski demikian, angka tersebut masih berpotensi bertambah.

“Kami tentu berharap semoga angka kecelakaan tidak bertambah. Oleh karena  itu saya lagi-lagi mengimbau agar sebaiknya masyarakat dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak mengomsumsi alkohol saat berkendara demi keselamatan sendiri,” imbaunya.

 

BERGERAK TANGANI KORBAN

Berdasarkan UU Nomor 33 dan 34 tahun 1964, Jasa Raharja merupakan tangan panjang pemerintah, dalam hal ini sebagai pelindung dasar pemberi santunan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan penumpang lalu lintas.

Hal itu diungkapkan, Kepala Kantor Perwakilan Jasa Raharja Tarakan Try Edy Asmara. “Untuk kecelakaan lalu lintas, angkutan umum, dan pejalan kaki itu dapat jaminan oleh Jasa Raharja. Jadi menjamin korban kecelakaan kendaraan di jalan raya, jadi bukan fisik kendaraannya tapi korbannya. Sehingga terkait dengan jaminan rumah sakit untuk korban kami akan memberikan surat jaminan pengobatan. Untuk luka-luka maksimal Rp 20 juta setiap korbannya, kalau meninggal dunia Rp 50 juta,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, terdapat juga sejumlah jaminan lain yang diberikan Jasa Raharja untuk korban kecelakaan. Di antaranya, cacat tetap, dan meninggal dunia. Namun, perlu diketahui pihaknya tidak menjamin kecelakaan yang disebabkan di luar kendaraan bermotor. Seperti, kecelakaan tunggal, atau menabrak penjalan kaki.

“Jadi ada yang terjamin dan tidak, karena bunyinya kami menjamin korban kecelakaan di luar kendaraan penyebab. Kalau dulu hanya pihak yang benar menurut ahli yang tertabrak ditanggung, kalau sekarang kecelakaan melibatkan dua kendaraan bermotor kami tetap jamin, kecuali jatuh sendiri. Atau justru dia menabrak pejalan kaki, yang terjamin adalah pejalan kaki,” ujarnya.

Jasa Raharja bergerak berdasarkan laporan kecelakaan lalu lintas dari pihak kepolisian. Saat ini Jasa Raharja Kota Tarakan sendiri menangani klaim korban kecelakaan di seluruh wilayah Kaltara dan Kabupaten Berau, Kaltim.

“Sepanjang kecelakaan lalu lintas dan ada laporannya pasti kami segera tindak lanjuti, jadi tidak ada angka minimal untuk besaran pembiayaannya, yang pasti sesuai dengan persyaratannya. Tapi sebelumnya kami harus pastikan lebih dulu di kepolisian, karena tidak bisa gegabah langsung menghubungi korban,” ucapnya.

Lebih lanjut, Edy menyebut klaim asuransi tidak bisa menggunakan dua asuransi sekaligus, meski korban kecelakaan memiliki lebih dari satu asuransi kesehatan. “Kita kan pembiayaan pengobatan maksimal Rp 20 juta, kalau lebih dari itu bisa diklaim ke asuransi yang lain jika korban memiliki,” tuturnya.

Dirinya pun mengakui saat ini kesadaran masyarakat akan kehadiran Jasa Raharja masih sangat minim, sehingga pihaknya terus berusaha mengenalkan kepada masyarakat.

“Kami enggak mau ada korban kecelakaan yang sudah lama baru mengurus, itu artinya tidak kenal kami. Makanya kami selalu berupaya ya untuk mengenalkan diri, dengan mengadakan sejumlah kegiatan untuk pencegahan kecelakaan,” tambahnya.

 

PERBAIKAN PRIORITASKAN JALAN UTAMA

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan berencana melakukan perbaikan di beberapa lokasi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Saat ditemui, Kepala Bidang Bina Marga Mohdi mengungkapkan, saat ini pihaknya telah mengajukan usulan beberapa jalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Jalan yang akan menjadi prioritas DPUTR adalah jalan utama.

“Ada beberapa jalan utama yang menjadi prioritas kami untuk perbaikan tahun depan Seperti Jalan Aki Balak, Bhayangkara, Pattimura dan jalan sepanjang Kelurahan Mamburungan hingga Karungan,” terangnya, Selasa (26/9).

Meski demikian, untuk saat ini pihaknya sedang tidak melakukan perbaikan apa pun, mengingat telah rampungnya beberapa proyek yang dikerjakan pada tahun ini.

“Untuk sementara tahun ini belum ada pekerjaan, karena beberapa proyek tahun ini sudah rampung seperti penambalan di Jalan Aki Balak, depan STM, perbaikan di Tanjung Pasir dan perbaikan jalan di Kampung Bugis,” bebernya.

Selain rencana lima perbaikan jalan utama, Mohdi mengungkapkan terdapat banyak jalan yang membutuhkan perbaikan.

“Gunung Selatan itu itu kan provinsi. Tapi dari koordinasi pihak kami kemungkinan tahun ini tahap 1 dan tahun depan akan berlanjut lagi,” ungkapnya.

Mengenai kerusakan jalan di kawasan pesisir, ia menerangkan jika pihaknya tetap berusaha untuk mengupayakan perbaikan di kawasan tersebut. Namun, jika anggaran tidak mencukupi maka akan melakukan perbaikan secara bertahap.

Mengenai realisasi perbaikan, berkaca dari perbaikan sebelumnya, ia mengatakan jika pengajuan tersebut diterima kemungkinan perbaikan sudah dapat dilakukan pada awal tahun.

“Sekitar Maret atau April, kita doakan saja semoga,” singkatnya. (*/one/*/zac/ega/lim)

 

 

LAKA TARAKAN

 

2017

BULAN                  JUMLAH              LUKA BERAT       LUKA RINGAN   MENINGGAL

Januari                  5                              -                              1                              5

Februari               -                              -                              -                              -

Maret                   -                              -                              -                              -

April                       2                              -                              -                              2

Mei                        3                              3                              3                              1

Juni                        1                              -                              -                              1

Juli                          3                              -                              5                              1

Agustus                                4                              -                              4                              3

September         5                              -                              4                              5

Oktober               10                           -                              15                           1

November          5                              -                              5                              3   

Desember           6                              -                              3                              1

                                                        

2018

BULAN                  JUMLAH              LUKA BERAT       LUKA RINGAN   MENINGGAL

Januari                  5                              2                              5                              1              

Februari               10                           -                              16                           1

Maret                   8                              3                              9                        &


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 15:26

Almarhumah Dikenal Penyayang Keluarga

TARAKAN - Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Dedy Triwahyudi, SH.…

Senin, 19 November 2018 15:28

Utang Prioritas, TPP Dipangkas?

Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 masih bergulir…

Senin, 19 November 2018 15:27

Penghuni Rumah Lompat Lewat Jendela

TARAKAN– Hujan lebat yang mengguyur Tarakan menyebabkan dua rumah di…

Senin, 19 November 2018 15:21

Nilai Kerugian di Bawah Rp 500 Juta

TARAKAN – Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Widyahwan membeberkan jika perhitungan…

Senin, 19 November 2018 15:06

Menanti Ajang Green and Clean

TARAKAN – Pernah masuk dalam kategori lingkungan green and clean,…

Senin, 19 November 2018 15:04

KPU Belum Beri Putusan Sanksi Pelanggaran APK

TARAKAN - Meski alat peraga kampanye (APK) telah berada di…

Senin, 19 November 2018 10:46

Pemilih di Lapas Belum Klir

TARAKAN – Potensi pemilih masih meninggalkan polemik. Khususnya pada pemilih…

Senin, 19 November 2018 10:44

Gugup Dinilai Juri dari Negara Asia Tenggara Lainnya

Gadis kelahiran Malinau 26 Oktober 2002 membanggakan. Tidak hanya membawa…

Senin, 19 November 2018 10:42

MEREKA KEPALA BATU..!! Ngotot Jajakan Jualan di Dermaga Pelabuhan

TARAKAN - Meski diimbau untuk tidak lagi menjual makanan di…

Senin, 19 November 2018 10:29

Tukarkan Uang Sebelum Tidak Laku

TARAKAN - Dalam pelaksaanan tugas mengatur dan menjaga kelancaran sistem…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .