MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 01 Oktober 2018 16:22
Sanksi Tegas Menanti Iskandar

BKD: Rekomendasi Sanksi Belum Bisa Dipublikasi

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Meski berstatus sebagai anggota Aparatur Sipil Negara (ASN), Iskandar tetap nekat untuk mendaftar menjadi salah satu bakal calon legislatif (bacaleg) 2019. Dengan memalsukan data pekerjaannya, penyamaran Iskandar akhirnya berhasil diketahui KPU, hingga mengancam status pekerjaan Iskandar sebagai salah satu anggota ASN di Inspektorat Tarakan.

Pendaftaran yang dilakukan Iskandar ke KPU, memang awalnya tak diketahui KPU. Namun saat membuka laporan dari masyarakat, KPU akhirnya mendapatkan informasi bahwa Iskandar ternyata merupakan salah satu anggota ASN. Nah, dalam PKPU ditegaskan bahwa setiap ASN dilarang untuk menjadi caleg.

Parahnya lagi, dalam menjalankan aksi nekatnya, Iskandar tak melakukan koordinasi langsung kepada BKD, dan langsung memilih Partai Berkarya sebagai perahunya untuk maju di legislatif 2019 sampai tercantum dalam Daftar Calon Tetap (DCT) 2019, hingga mendapatkan laporan dari masyarakat.

Melalui hal tersebut, KPU pun melakukan pengecekan secara langsung dan menemukan nama Iskandar di dalam data BKD Kota Tarakan. Alhasil, Iskandar pun dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk menjadi caleg di 2019 mendatang. Sialnya, Iskandar bahkan terancam dipecat dari ASN, karena dianggap tidak taat pada aturan.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tarakan, Muhammad Sa’adudin Hakim mengatakan bahwa tim pemeriksaan khusus baru memutuskan sanksi kepada Iskandar pada hari Jumat kemarin, (28/9).

Tim pemeriksaan khusus terdiri dari jajaran BKD, Inspektorat dan Bagian Hukum. Tim inilah yang akan merumuskan data dan mengajukan rekomendasi sanksi terhadap Iskandar sebagai bahan tim kota untuk mengambil keputusan lebih lanjut.

“Putusan itu bukan untuk konsumsi publik, nanti di serahkan ke tim kota lagi,” bebernya.

Akan tetapi, hasil rekomendasi dari tim pemeriksaan belum dapat dipublikasikan secara  langsung oleh media, dikarenakan hasil rekomendasi tersebut hanya konsumsi tim pemeriksaan dan tim kota saja.

“Belum bisa disampaikan, karena informasi itu terbatas dan hanya untuk kami dan tim kota,” jelasnya.

Untuk diketahui, jajaran yang termasuk dalam tim kota adalah Wali Kota Tarakan, Sekretaris Kota Tarakan, Asisten Kepemerintahan, Inspektorat dan BKD.

Nah, hasil dari putusan yang diberikan oleh tim pemeriksaan kepada tim kota terkait kasus yang dilakukan Iskandar, akan diumumkan oleh Wali Kota Tarakan secara langsung.

Selanjutnya, pria yang akrab disapa Didin ini menyatakan bahwa tim kota akan mengeluarkan sanksi tegas terhadap Iskandar di minggu depan.

“Kami upayakan minggu depan, jadi tunggu saja informasinya,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Berkarya Kota Tarakan, Maksi mengungkapkan bahwa saat perekrutan bacaleg untuk pileg 2019, pihaknya memang menerima caleg terbuka untuk umum. Menurut pengakuan Maksi, saat Iskandar melakukan proses pendaftaran, Maksi tidak mengenal jelas tentang Iskandar apalagi soal pekerjaannya sebagai ASN.

“Tapi di dalam perjalananan, ada laporan kalau Iskandar itu ASN. Kaget saya, anggota (kader Partai Berkarya) yang merekrut, saya bingung kok bisa seperti ini? Jadi kami tidak pikir kalau itu ASN,” singkatnya.

Untuk itu, atas kesalahan tersebut Partai Berkarya menggantikan Iskandar dengan Muhammad Hatta untuk maju di Dapil Tarakan Timur dan bersaing dengan caleg yang berasal dari parpol lainnya. (*/shy/udn)

 


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:54

Santai di Kamar, Rumah Pemotongan Terbakar

TARAKAN - Kebakaran kembali terjadi. Tempat usaha milik Agus Satoto…

Jumat, 14 Desember 2018 14:53

Kaltara Terbaik Ke-3 Capaian IDI 2017

JAKARTA – Torehan prestasi kembali diraih oleh Provinsi Kalimantan Utara…

Jumat, 14 Desember 2018 14:51

Penutupan Lokalisasi Masih Angan-Angan

TARAKAN - Rencana penutupan lokalisasi masih sekadar wacana. Pasalnya hingga…

Jumat, 14 Desember 2018 14:27

Si Cantik Divonis Penjara 20 Tahun

TARAKAN – Andi Riski Amelia, terdakwa perkara sabu 1 kg…

Jumat, 14 Desember 2018 10:44

WNA Bebas Bersyarat Tidak Lapor Diri

TARAKAN – Hingga batas waktu lapor diri, warga negara asing…

Jumat, 14 Desember 2018 10:43

2019, PDAM Ajukan 2.000 Pemasangan Gratis

TARAKAN -  Saat ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta…

Jumat, 14 Desember 2018 10:40

Tak Berizin, Pom Mini Wajib Ditera Ulang

TARAKAN - Usaha Pompa Bensin Mini (Pom Mini) sudah mulai…

Jumat, 14 Desember 2018 10:35

Ingin Masalah Sampah Terselesaikan

TARAKAN - RT 13 Kelurahan Selumit Pantai masih memiliki masalah…

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Menhan: Ancaman Nyata NKRI dari Dalam Negara

TARAKAN- Sekitar 300 anggota TNI mendapatkan arahan langsung dari Menteri…

Kamis, 13 Desember 2018 13:18

WASPADALAH..!! Kelompok Abu Sayyaf Berencana Lakukan Penculikan

TARAKAN – Status peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan berlayar menuju…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .