MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 01 Oktober 2018 16:22
Sanksi Tegas Menanti Iskandar

BKD: Rekomendasi Sanksi Belum Bisa Dipublikasi

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Meski berstatus sebagai anggota Aparatur Sipil Negara (ASN), Iskandar tetap nekat untuk mendaftar menjadi salah satu bakal calon legislatif (bacaleg) 2019. Dengan memalsukan data pekerjaannya, penyamaran Iskandar akhirnya berhasil diketahui KPU, hingga mengancam status pekerjaan Iskandar sebagai salah satu anggota ASN di Inspektorat Tarakan.

Pendaftaran yang dilakukan Iskandar ke KPU, memang awalnya tak diketahui KPU. Namun saat membuka laporan dari masyarakat, KPU akhirnya mendapatkan informasi bahwa Iskandar ternyata merupakan salah satu anggota ASN. Nah, dalam PKPU ditegaskan bahwa setiap ASN dilarang untuk menjadi caleg.

Parahnya lagi, dalam menjalankan aksi nekatnya, Iskandar tak melakukan koordinasi langsung kepada BKD, dan langsung memilih Partai Berkarya sebagai perahunya untuk maju di legislatif 2019 sampai tercantum dalam Daftar Calon Tetap (DCT) 2019, hingga mendapatkan laporan dari masyarakat.

Melalui hal tersebut, KPU pun melakukan pengecekan secara langsung dan menemukan nama Iskandar di dalam data BKD Kota Tarakan. Alhasil, Iskandar pun dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk menjadi caleg di 2019 mendatang. Sialnya, Iskandar bahkan terancam dipecat dari ASN, karena dianggap tidak taat pada aturan.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tarakan, Muhammad Sa’adudin Hakim mengatakan bahwa tim pemeriksaan khusus baru memutuskan sanksi kepada Iskandar pada hari Jumat kemarin, (28/9).

Tim pemeriksaan khusus terdiri dari jajaran BKD, Inspektorat dan Bagian Hukum. Tim inilah yang akan merumuskan data dan mengajukan rekomendasi sanksi terhadap Iskandar sebagai bahan tim kota untuk mengambil keputusan lebih lanjut.

“Putusan itu bukan untuk konsumsi publik, nanti di serahkan ke tim kota lagi,” bebernya.

Akan tetapi, hasil rekomendasi dari tim pemeriksaan belum dapat dipublikasikan secara  langsung oleh media, dikarenakan hasil rekomendasi tersebut hanya konsumsi tim pemeriksaan dan tim kota saja.

“Belum bisa disampaikan, karena informasi itu terbatas dan hanya untuk kami dan tim kota,” jelasnya.

Untuk diketahui, jajaran yang termasuk dalam tim kota adalah Wali Kota Tarakan, Sekretaris Kota Tarakan, Asisten Kepemerintahan, Inspektorat dan BKD.

Nah, hasil dari putusan yang diberikan oleh tim pemeriksaan kepada tim kota terkait kasus yang dilakukan Iskandar, akan diumumkan oleh Wali Kota Tarakan secara langsung.

Selanjutnya, pria yang akrab disapa Didin ini menyatakan bahwa tim kota akan mengeluarkan sanksi tegas terhadap Iskandar di minggu depan.

“Kami upayakan minggu depan, jadi tunggu saja informasinya,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Berkarya Kota Tarakan, Maksi mengungkapkan bahwa saat perekrutan bacaleg untuk pileg 2019, pihaknya memang menerima caleg terbuka untuk umum. Menurut pengakuan Maksi, saat Iskandar melakukan proses pendaftaran, Maksi tidak mengenal jelas tentang Iskandar apalagi soal pekerjaannya sebagai ASN.

“Tapi di dalam perjalananan, ada laporan kalau Iskandar itu ASN. Kaget saya, anggota (kader Partai Berkarya) yang merekrut, saya bingung kok bisa seperti ini? Jadi kami tidak pikir kalau itu ASN,” singkatnya.

Untuk itu, atas kesalahan tersebut Partai Berkarya menggantikan Iskandar dengan Muhammad Hatta untuk maju di Dapil Tarakan Timur dan bersaing dengan caleg yang berasal dari parpol lainnya. (*/shy/udn)

 


BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 13:53

Segarkan Harimu dengan Manisnya Es Krim

Siapa sih yang tidak kenal dengan es krim? Meski sudah ada sejak dahulu, sensasi es krim tidak pernah…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:51

Sate Es Krim

Tidak hanya daging dan buah yang dibuat sate. Ternyata es krim juga bisa loh. Selain bentuknya yang…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:50

Es Krim Cokelat

Nah biasanya untuk mendapatkan rasa cokelat, kita menggunakan perasa cokelat. Tapi pada es krim cokelat…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:47

Jalur Sepeda Harus Dihidupkan Kembali

TARAKAN – Jalur sepeda di Bumi Paguntaka perlu dihidupkan kembali. Hal itu pula yang disampakan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:43

Road Race di PON Papua Masih Tanda Tanya

TARAKAN – Sekitar 50 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON)…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:41

Tim YFR Naik Podium Pertama di Latber Time Rally

TARAKAN –Latihan Bersama (Latber) Time Rally Wisata 2018 yang digelar Ikatan Motor Indonesia (IMI)…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Gang Punti Tak Kunjung Dilirik

TARAKAN - Ketua RT 16, Kelurahan Karang Harapan, Muhammad Saleh, mengatakan banyak titik jalan yang…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:19

Kehabisan Anggaran, Terancam Utang Rp 3 Miliar

TARAKAN - Kondisi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan over kapasitas berakibat anggaran…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:18

Kehabisan Anggaran, Terancam Utang Rp 3 Miliar

TARAKAN - Kondisi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan over kapasitas berakibat anggaran…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:12

Terkait Dugaan Kasus Korupsi Bahan Ajar UBT

TARAKAN – Berkas kasus dugaan korupsi terhadap anggaran bahan mengajar (anjar) yang melibatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .