MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 01 Oktober 2018 16:07
Target Kurang 41 Persen

Perpanjang Masa Imunisasi Hingga 31 Oktober

SUNTIK: Sejumlah siswa SDIT Ulul Albab Tarakan mengikuti imunisasi MR, Sabtu (29/9). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Meski sempat menemui batu sandungan, namun saat ini imunisasi measless rubela (MR) di Kaltara kembali berjalan lancar. Dari rencana awal yang akan dilakukan dua bulan yakni di Agustus hingga September, akan diperpanjang hingga 31 Oktober.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Utara, Usman mengatakan hingga kemarin (29/9) tetap berjalan dengan baik  di setiap kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Utara. Bahkan saat ini naik menjadi 54,2 persen, dan berharap dengan ditambahkannya waktu untuk imunisasi, Kaltara bisa mencapai target yang diinginkan yakni 95 persen.

“Semua berjalan terus, dan kami harap tidak ada lagi yang menolak karena sangat penting untuk kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Meski sempat terhenti, namun hingga saat ini di tiap kabupaten/kota terus melakukan imunisasi. Bahkan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah memberikan dukungan karena imunisasi ini bersifat darurat. Untuk masyarakat yang masih keliru atau takut karena hoaks yang beredar di masyarakat, pihaknya berharap tidak termakan oleh berita hoaks.

Karena diakuinya sampai saat ini, tidak ada satupun kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang terjadi di Kaltara dan masih terus aman. Anak-anak yang diimunisasi tetap dalam kondisi yang sehat dan terjaga. Imunisasi MR sangat penting untuk menjaga anak-anak dari penyakit mematikan, bahkan yang paling ditakutkan terjadi pada ibu hamil. Karena bisa menjangkit anak yang akan dilahirkannya menjadi cacat.

Berdasarkan form C1-CBMS (case base measles survelians), untuk kasus rubella di Kaltara terdapat 14 kasus positif untuk tahun  2017 dan 10 kasus positif sampai April 2018 lalu. Sehingga harus terus diupayakan memberikan dorongan kepada masyarakat untuk melakukan imunisasi terhadap anak umur 9 bulan hingga di bawah 15 tahun.

“Kami tetap berikan dan perkuat sosialisasi, agar masyarakat juga tidak takut dan percaya dengan hoaks yang ada. Karena ini penting dan berharap masyarakat dapat mengikuti,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD IT Ulul Albab Tarakan, Mainirlawati mengatakan dari sekitar 600 siswa yang ada di sekolah SD IT Ulul Albab, ada 222 yang setuju untuk dilakukan imunisasi, dan lima yang belum dapat dilakukan imunisasi karena sedang dalam kondisi tidak fit.

Selebihnya ada yang sudah melakukan imunisasi sendiri di berbagai fasilitas kesehatan terdekat. Pihaknya sendiri mengikuti program ini karena sifatnya yang darurat, dan berharap dengan begitu, para siswa dapat terhindar dari penyakit rubella.

Diakuinya, sesuai jadwal seharusnya imunisasi di SD IT Ulul Albab dilakukan Agustus lalu, tetapi karena dari Dinas Kesehatan menunda sehingga pihaknya juga harus menunda. Tetapi setelah adanya fatwa MUI, pihaknya juga ikut melakukan imunisasi.

“Setelah ada fatwa MUI, kami kembali konsultasi dengan pihak kesehatan, dan bisanya dilakukan kemarin (29/9),” pungkasnya. (*/naa/udn)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:17

Pigging Klir, Listrik Berangsur Pulih

TARAKAN – PT Medco E&P Tarakan tengah berusaha merampungkan proses…

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…

Rabu, 20 Maret 2019 11:11

PLTSa di Kunak, Kontribusi Rp 1 Miliar

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan akhirnya memilih Kawasan Usaha Peternakan (Kunak)…

Rabu, 20 Maret 2019 11:11

Permen-KP 56, Bukan Pelarangan

TARAKAN- Terkait dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen-KP) Nomor…

Rabu, 20 Maret 2019 10:34

Dewi Yul Dituntut 18 Tahun Penjara

TARAKAN – Wanita cantik pengiriman sabu 1 kg yaitu Dewi…

Rabu, 20 Maret 2019 10:31

Putusan Inkrah, JPU Siap Lakukan Eksekusi

TARAKAN – Kasus perkara korupsi bahan mengajar dalam pelaksanaan Program…

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*