MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 28 September 2018 12:12
JAGA NETRALITAS, PEMPROV BENTUK PENGAWAS ASN
WAJIB NETRAL: Seluruh ASN Kaltara tidak boleh terlibat kampanye partai politik. RADAR KALTARA

PROKAL.CO,  aTANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), membentuk tim pengawasan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Kaltara di media sosial (medsos) selama masa kampanye.

Gubernur Kaltara, H. Irianto Lambrie mengatakan, nantinya dalam peroses pengawasan, Pemprov Kaltara akan melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Biro Humas Kaltara. “Jadi saya sudah menugaskan ke Diskominfo dan Biro Humas untuk melakukan monitoring atau pemantauan kepada ASN, khususnya ASN Pemprov Kaltara,” ungkap Irianto usai memimpin rapat sinergitas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkorpimda) terkait pemilu damai, Kamis (27/9).

Apabila nanti terbukti ada ASN yang ikut dalam penyebaran kampanye, akan mendapatkan teguran. Apalagi sampai ikut memposting berita yang sifatnya memfitnah, hoaks atau ujaran kebencian akan mendapatkan sanksi lebih berat. “Tapi untuk tahap awal yang bersangkutan hanya akan mendapatkan surat teguran. Kalau sampai tiga kali bisa saja nanti diberhentikan,” tegasnya.

Nantinya, kata Gubernur, setiap bulan Diskominfo dan Biro Humas wajib melaporkan hasilnya monitoring. Untuk itu Irianto berharap ASN Kaltara lebih berhati-hati dalam menggunakan akun medsos seperti Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, WhatsApp dan lain sebagainya.

“Jadi saya harapkan semua ASN Kaltara bisa netralitas di tahun politik ini dan tidak hanya kepada ASN saja, masyarakat umum juga saya harapkan tidak memposting berita yang sifatnya memfitnah, hoaks atau ujaran kebencian, karena bisa saja dipidanakan kalau memenuhi unsur pidana,” tegasnya.

Sementara terkait pelaksanan pemilihan umum (pemilu), Pemprov Kaltara bersama TNI dan Polri siap memfasilitasi penyelenggaraan pemilu di Kaltara. “Tadi saat rapat dari Bupati dan Walikota juga sudah siap menyukseskan pelaksanan pemilu,” kata Irianto. Bahkan hal itu juga sudah jelas diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Kalau pemerintah dan pemerintah daerah wajib memfasilitasi penyelenggaraan pemilu.

Selain itu, terkait titik yang berpotensi terjadi pelanggaran dan kerawanan, Polda Kaltara sudah menyampaikan. Data itu diambil dari data sebelumnya dan juga hasil data pengamatan Sat Intelkam Polda Kaltara. “Data itu penting untuk pemerintah kabupaten kota agar mengetahui titik mana saja yang rawan,” sebutnya.

Termasuk penempatan tempat pemungutan suara atau TPS, pemerintah dan aparat akan bersinergi untuk mengantisipasi berbagai hal yang bisa menyebabkan pemilu tidak berhasil. “Saya berharap pemilu kita di Kaltara wajib berhasil,” harapnya.

Sementara terkait anggaran pendistribusian logistik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) itu sudah menjadi tanggung jawab APBN. Pemprov hanya sebatas memfasilitasi saja. “Tapi kalau nanti anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak cukup bisa saja kita fasilitasi melalui angkatan udara dalam proses pendistribusian logistik ke daerah yang sulit dicapai. Yang kedua kita juga punya anggaran subsidi ongkos angkut bisa saja nanti kita sisihkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit mengatakan, untuk personel pengamanan jelang pemiliu, Polda melibatkan 529 personel. “Tapi jumlah itu masih didukung dengan anggaran, jadi bukan berarti yang lain tidak terlibat, dalam kondisi tertentu semua akan terlibat,” kata Indrajit.

Nantinya pengamanan tidak hanya dari Polri saja, dari TNI juga akan terlibat, karena akan saling bersinergi menyukseskan pemilu. Suksesnya pemilu itu ada beberapa kriteria, pertama partisipasi masyarakat, kedua masyarakat aman, damai dan sejuk. “Jadi itulah kriteria suksesnya pemilu di suatu daerah dan sinergitas kita yang bertujuan agar pemilu aman, damai dan sejuk,” sebutnya.

Sementara mengenai permasalahan titik rawan di Kaltara, ia menilai semua rawan, tapi ada yang prioritas dan ada yang tidak prioritas. “Kalau saya bilang aman saja, Polisi tidur semua. Jadi istilahnya kita sedia payung sebelum hujan,” ujarnya.

Nantinya tidak hanya dari Polda saja yang siap, dari Pemprov Kaltara, TNI dan Satpol PP juga akan siap apabila terjadi sesuatu. “Jadi kita semua akan siap,” jelasnya.

Indrajit menjelaskan, dalam proses pengamanan tidak semua polisi yang melakukan pengamanan bersenjata, tempat-tempat yang tidak bersenjata itu nanti akan di back up TNI, karena TNI yang bersenjata. “TNI dan Poliri itu bersatu menyukseskan pemilu,” ujarnya.

Disingung mengenai mengenai media sosial, Indrajit menjelaskan, sebenarnya di Polri sudah ada tim Patroli Siber. Jadi setiap ada kejadian kasusnya akan dilihat, jika menyangkut pidana sudah pasti akan ditindaklanjuti.

“Di Tarakan saja saat ini sudah ada satu orang yang kami amankan dan saat ini dalam proses P21 berkasnya, jadi saya ingatkan jangan bermain-main dengan sosmed,” pungkasnya. (*/jai/eza)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:50

Diupah RM 5.000, Nelayan Bawa Sabu 10 Kg

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali…

Jumat, 14 Desember 2018 14:48

Infrastruktur dan Bantuan Keuangan Jadi Perhatian

TANJUNG SELOR ­– Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 14 Desember 2018 14:46

Rp 9 Miliar untuk Relokasi Pipa

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat…

Jumat, 14 Desember 2018 14:44

Bawaslu Pertanyakan Hak Suara di Lapas

TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara…

Jumat, 14 Desember 2018 14:41

Realisasi Pajak Capai 103,58 Persen

TANJUNG SELOR – Berdasarkan data yang dimiliki Badan Pengelola Pajak…

Jumat, 14 Desember 2018 14:39

Pemprov Anggarkan Kebutuhan Presidium

TANJUNG SELOR - Moratorium pemekaran calon daerah otonomi baru (CDOB)…

Jumat, 14 Desember 2018 14:13

Satreskrim 'Obok-obok' Kantor Disdukcapil

TANJUNG SELOR - Polres Bulungan melalui Satreskrim secara mendadak menyambangi…

Kamis, 13 Desember 2018 12:26

Pemilih di Kaltara Bertambah 1.143 Orang

TANJUNG SELOR – Berdasarkan dari hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi…

Kamis, 13 Desember 2018 12:24

Dishub Rencanakan Tes Urine Kru Bus

TANJUNG SELOR – Menjelang  perayaan Natal dan Tahun Baru 2019,…

Kamis, 13 Desember 2018 12:23

DPRD Kaltara Akhirnya Terima Nota Penjelasan APBD 2019

TANJUNG SELOR – Rapat Paripurna ke-26 masa sidang III tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .