MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 26 September 2018 12:43
Kapal Filipina Sandar di Tunon Taka
TUNGGU MUATAN: Kapal asal Filipina sandar di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, akan mengangkut rokok dari Nunukan menuju Tawi-Tawi. ASRULLAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, KAPAL ML SMJ-2 asal Filipina sandar di Pelabuhan Tunon Taka, sejak Minggu (23/9). Kapal dengan 95,5 gross tonnage (GT) tersebut rencana akan mengangkut rokok dari Nunukan menuju Tawi-Tawi, Filipina.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan, M. Solafudin membenarkan adanya rencana kapal Filipina bakal mengangkut rokok dari Nunukan. Hanya pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih rinci lantaran masih berada di di luar kota. “Informasinya seperti itu. Saya (kemarin) masih diklat. Jadi ke Pak Mahzun (Kasi Penindakan dan Penyidikan),” ucapnya, Senin (24/9).

Sementara, Kasi P2 Bea Cukai Nunukan Mahzun menjelaskan, aktivitas masuknya kapal Filipina bukan pertamakalinya. Sebelumnya, pada Agustus lalu dari Filipina tiba di Tunon Taka. Dengan tujuan ekspor rokok dari Nunukan menuju Tawi-tawi sudah dilakukan.

“Kemarin sudah pernah (ekspor rokok). Dan rencananya seperti itu lagi,” tambahnya.

Diungkapkan, pengawasan terus dilakukan agar barang yang dibawa menuju Tawi-Tawi sesuai manifes yang diterima. Kapal yang direncanakan bakal berangkat pada Minggu (30/9) mendatang tersebut datang tanpa muatan.

Kali ini, pihaknya belum dapat memastikan barang apa saja yang akan diangkut kapal tersebut. Sebab pemberitahuan ekspor barang (PEB) belum diterima Bea Cukai Nunukan. “Kapal tersebut tidak memuat barang dari Filipina, jadi isi kapal tersebut tidak ada. Nantinya jika kembali dipastikan sesuai dengan PEB,” tegasnya.

Sementara, Kepal Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan pada Imigrasi Kelas II Nunukan Bimo Mardi Wibowo menyampaikan kapal asal Filipina telah melalui pemeriksaan. Diketahui, membawa sebanyak 13 orang. “Ada 13 orang, satu nakhoda dan selebihnya merupakan ABK (anak buah kapal),” terangnya. (akz/lim)

 

Kapal Filipina Sandar di Tunon Taka

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*