MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 25 September 2018 14:43
Anak Petani yang Mendambakan Jadi Pebisnis

Kisah di Antara Pelajar Kaltara yang Menerima Beasiswa ITCC (Bagian-2)

MOTIVASI TINGGI: Jesika Daut di Surabaya usai acara pelepasan menuju Tiongkok, Sabtu (22/9) lalu. YEDIDAH PAKONDO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Sebanyak 34 pelajar dari Kalimantan Utara mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Tiongkok dengan beasiswa dari Indonesia Tiongkok Culture Centre (ITCC). Di antara mereka, butuh usaha lebih mewujudkan cita-cita.

YEDIDAH PAKONDO, Surabaya

BERAWAL dari rasa penasaran, Jesika Daut akhirnya memilih untuk melanjutkan studinya di Tiongkok. Meski hanya anak petani, Jesika bersikap optimistis berkuliah di luar negeri. Apalagi dengan adanya program beasiswa Indonesia Tiongkok Culture Centre (ITCC).

Menempuhpendidikan di perguruan tinggi luar negeri sarat akan gengsi. Jika ingin berkuliah di luar negeri, yang menjadi kekhawatiran utama adalah persoalan keuangan, banyak pelajar yang memilih untuk menahan impian itu.

Meski berasal dari keluarga petani, namun keinginan untuk bersekolah di Tiongkok terus menerus mendorong Jesika. Hingga akhirnya, impian Jesika terbuka dengan adanya beasiswa yang ditawarkan ITCC.

“Karena ada beasiswa ITCC, saya bisa dapat dukungan orang tua. Jadi saya semangat dan harus berhasil,” ucap perempuan berdarah Toraja ini.

Awalnya, panitia ITCC mengunjungi setiap sekolah yang berada di Kaltara. Jesika berhasil memenuhi persyaratan berkas. Anak dari pasangan Natan Bonga dan Ludia Rupang ini, dinyatakan lulus mengikuti program tersebut dan resmi menempuh pendidikan di Tiongkok.

“Wah, saya senang sekali. Ini adalah kesempatan dari cita-cita saya. Tuhan itu baik,” katanya.

Nah, karena sejak kecil ingin menjadi pebisnis yang andal, maka Jesika memutuskan untuk mengambil program jurusan international business di Tiongkok.

Ketertarikan pada jurusan ini dimulai dari rasa penasaran Jesika akan hidup masyarakat Tiongkok yang lebih cenderung pada bisnis. Bahkan bisnis masyarakat Tiongkok terkenal di seluruh dunia.

Selama menjalankan kehidupan di Tanjung Selor, Jesika kerap melihat kurangnya ketertarikan masyarakat Tanjung Selor dalam menjalankan bisnis. Hal ini juga menjadi salah satu pemicu dirinya.

Sebenarnya, ada kekhawatiran untuk menempuh pendidikan di Tiongkok. Sebab selain jauh dari orang tua, ia juga harus beradaptasi terhadap budaya di sana. “Yang penting saya coba dulu. Mudah-mudahan berhasil seperti senior-senior saya yang luar biasa,” bebernya.

Melalui tawaran yang disuguhkan ITCC kepadanya, Jesika berharap agar program beasiswa ITCC dapat terus berkembang dan menjangkau pelajar di Indonesia, terutama Kaltara.

“Menurut saya, beasiswa ini tak ada ruginya. Kaya, miskin, sederhana pun biasa ikut beasiswa ini, kuncinya hanya optimis. Setiap pelajar wajib memajukan daerahnya, caranya dengan belajar lebih dulu, “ ujarnya. (bersambung/lim)

 

Anak Petani yang Mendambakan Pebisnis


BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 13:53

Segarkan Harimu dengan Manisnya Es Krim

Siapa sih yang tidak kenal dengan es krim? Meski sudah ada sejak dahulu, sensasi es krim tidak pernah…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:51

Sate Es Krim

Tidak hanya daging dan buah yang dibuat sate. Ternyata es krim juga bisa loh. Selain bentuknya yang…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:50

Es Krim Cokelat

Nah biasanya untuk mendapatkan rasa cokelat, kita menggunakan perasa cokelat. Tapi pada es krim cokelat…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:47

Jalur Sepeda Harus Dihidupkan Kembali

TARAKAN – Jalur sepeda di Bumi Paguntaka perlu dihidupkan kembali. Hal itu pula yang disampakan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:43

Road Race di PON Papua Masih Tanda Tanya

TARAKAN – Sekitar 50 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON)…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:41

Tim YFR Naik Podium Pertama di Latber Time Rally

TARAKAN –Latihan Bersama (Latber) Time Rally Wisata 2018 yang digelar Ikatan Motor Indonesia (IMI)…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Gang Punti Tak Kunjung Dilirik

TARAKAN - Ketua RT 16, Kelurahan Karang Harapan, Muhammad Saleh, mengatakan banyak titik jalan yang…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:19

Kehabisan Anggaran, Terancam Utang Rp 3 Miliar

TARAKAN - Kondisi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan over kapasitas berakibat anggaran…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:18

Kehabisan Anggaran, Terancam Utang Rp 3 Miliar

TARAKAN - Kondisi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan over kapasitas berakibat anggaran…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:12

Terkait Dugaan Kasus Korupsi Bahan Ajar UBT

TARAKAN – Berkas kasus dugaan korupsi terhadap anggaran bahan mengajar (anjar) yang melibatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .