MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

OLAHRAGA

Senin, 24 September 2018 13:11
Persiapan Atlet ke PON 2020 Masih Minim
DIGENJOT: Atlet Kaltara perlu mendapatkan latihan yang maksimal jika ingin mencapai target di PON 2020. GUNTUR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua digelar tahun 2020. Namun hingga penghujung September 2018 hanya beberapa cabang olahraga (cabor) di Kaltara yang mulai melakukan persiapan, utamanya untuk mengikuti Pra PON yang akan digelar di 2019.

Salah satu cabor yang belum melakukan persiapan, yakni gulat. Padahal gulat merupakan salah satu cabor yang berpeluang meraih medali pada PON mendatang. Tidak seperti daerah lain yang menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebagai salah satu ajang evaluasi semua cabor yang nantinya akan berlaga di multi event tersebut.

Mika Barung, pelatih sekaligus atlet internasional gulat Kalimantan Utara, berpendapat, Kaltara bisa bersaing menjadi yang terbaik. Namun dengan catatan harus ada pelatihan daerah (Pelatda), seperti yang dilakukan beberapa daerah di Indonesia menjelang pelaksanaan PON.

 "Meski masih hitungan tahun, jelas kesiapan itu perlu ada. Kalau sebulan sebelum pelaksanaan pra PON baru melaksanakan persiapan, jelas tidak mungkin, pasti hasilnya jauh dari kata maksimal,” kata Mika.

Sebaliknya, jika persiapan intens dilakukan selama setahun, target menuju 20 besar PON akan terpenuhi.

 "Contoh saja atlet renang kita, dari cabornya intens melakukan persiapan jauh-jauh hari hingga ke Australia untuk menguji atletnya,” sebut Mika.

Begitu juga dengan taekwondo yang diberangkat ke Korea Selatan agar mendapatkan program kepelatihan yang baik. Hasilnya, kedua cabor yang dikirim membawa medali emas untuk Kaltara di PON lalu, karena persiapan mereka lebih baik dan maksimal.

“Coba saja semua cabor di Kaltara di dukung seperti itu, pasti prestasi yang kita dapat akan jauh lebih baik,"ujar Mika.

Kaltara, sambung dia, harus mencontoh daerah lain yang sudah mempersiapkan para atletnya, terutama terkait anggaran yang digelontorkan kepada cabor masing-masing.

Jika itu dilakukan, maka cabor lainnya bisa berprestasi begitu juga dengan gulat. Menurut ASN Dinas Kesehatan Tarakan, gulat juga bisa berprestasi seperti renang dan taekwondo. Asalkan, mendapat perhatian khusus, terutama untuk asupan gizi serta suplemen sebagai pendukung saat  berlatih.

"Kita di Tarakan sempat seperti itu beberapa tahun lalu sebelum Kaltara terbentuk. Saat ini malah banyak cabor yang mati suri,” ungkapnya.

Meski begitu, dirinya tetap berharap jelang Pra PON, pemprov dan KONI Kaltara saling berkoordinasi soal prestasi cabor yang akan berlaga di PON 2020 nanti.(puu/ana)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 11:38

Puluhan Taksi Gelap ‘Ditegur’

<p><strong>TARAKAN</strong> &ndash; Selain razia kendaraan roda dua dan empat,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*