MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 21 September 2018 10:34
Tak Rekam Data, Siap-Siap Diblokir

Proses Gratis, Imbau Masyarakat Taat Adminduk

PELAYANAN: Aktivitas pelayanan berbagai administrasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tana Tidung. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Per tanggal 31 Desember 2018, masyarakat usia di atas 23 tahun yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Pendudukan (KTP) elektronik atau e-KTP, secara otomatis akan diblokir.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Disdukcapil Tana Tidung, H.Nurzain. Ia meminta kepada seluruh masyarakat yang hingga kini masih belum melakukan perekaman e-KTP, untuk segera melakukan perekaman.

“Ini akan dilakukan pemblokiran terhadap hak konstitusional. Dan ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh pemerintah pusat guna mengedukasi para masyarakat terkait pentingnya administrasi kependudukan (Adminduk0,” ujar H. Nurzain.

Ia menambahkan, perekaman di-deadline  hingga 30 Desember 2018 dan tidak berlaku untuk warga yang sedang berada di luar negeri. Jika sampai tanggal 30 Desember  tidak melakukan perekaman identitas, Nurzain mengatakan data lama akan dibekukan sehingga masyarakat yang terlambat mengurus terancam tidak dapat mengakses layanan publik yang sifatnya online seperti BPJS atau SIM.

"Sebenarnya ini biar masyarakat cepat merespons dan melakukan perekaman. Jadi bagi yang tidak merekam sampai 30 Desember, ke depannya dia akan berurusan lagi. Dan mulai dari awal lagi," katanya.

Sampai Mei 2018, Nurzain mengatakan bahwa baru 14.388 blangko e-KTP  yang telah melalui perekaman. Sedangkan yang belum perekaman sekitar 1.536 orang. Dan sisa blangko masih tersisa 1.746.  “Ditambah data sekarang karena masih direkap dulu. Masyarakat yang belum melakukan perekaman data di Disdukcapil agar segera merekam,” imbaunya.

Untuk proses perekaman lanjut H.Nurzain sangat mudah.  Hanya membawa kartu keluarga (KK) untuk melakukan proses perekaman. Sebagai tambahan, semua proses ini tidak dipungut biaya alias gratis.

"Kami sudah fasilitasi dan selalu action dengan berbagai program dari jemput bola hingga terus melakukan perbaikan guna percepatan pembuatan Adminduk. Agar masyarakat bisa dengan mudah untuk memiliki Adminduk, tapi jika kesadaran kurang, tentunya hal itu akan sia-sia,” jelasnya.

Salah seorang warga Desa Tideng Pale, Riyan (29) mengatakan dirinya sengaja ingin memdatangi Disdukcapil hanya untuk membuat e-KTP. Hingga kini ia mengakui belum mempunyai e-KTP dan baru mau melakukan perekaman. "Kemarin sempat baca di koran katanya kalau tidak melakukan perekaman maka akan diblokir kependudukanya. Maka dari itu saya langsung ingin melakukan perekaman e KTP. Apalagi sekarang ini sudah dekat pemilu jadi saya juga tidak ingin ketinggalan untuk mengikuti pesta demokrasi itu," ungkapnya, Kamis (20/9). (*/rko/zia)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .