MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

OLAHRAGA

Jumat, 21 September 2018 10:29
Sempat Sakit Hati Dikecewakan Klub, Lampiaskan dengan Prestasi

Kiprah James Raymond Wuisan, sebagai Pelatih Bola Tangan

BUTUH PERJUANGAN: James Raymond Wuisan (tengah) bersama atlet bola tangan timnas Indonesia. IST

PROKAL.CO, Masyarakat Kaltara belum banyak yang mengetahui olahraga bola tangan. Meski belum sepenuhnya familiar, satu atlet dan juga pelatih bola tangan asal Tarakan berhasil berkiprah di olahraga ini hingga kancah internasional, Asian Games 2018.

Guntur patilangi, Radar Tarakan

BOLA TANGAN menjadi salah satu olahraga yang dipertandingkan di Asian Games Agustus lalu. Kiprah tim nasional Indonesia di ajang ini tidak terlepas dari kerja keras pelatih yang berasal dari Kalimantan Utara, James Raymond Tommy Herman Wuisan, atau yang kerap disapa James. Meski belum terkenal di daerah sendiri, namun tim bola tangan Kaltara sudah banyak yang mengenali di tingkat nasional sejak terbentuk beberapa tahun silam. James merupakan salah satu penggagas terbentuknya  bola tangan di Kaltara dan sebagai pelatih pertama bola tangan di Kaltara.

Kiprah James dimulai sejak ia mengenyam pendidikan salah satu perguruan tinggi di Kaltim pada 2013 silam. Di kampusnya ia menggeluti jurusan olahraga. Berawal dari ajakan seorang sahabat yang mengatakan adanya seleksi untuk kejuaraan nasional untuk bola tangan, akhirnya dengan penasaran yang tinggi, James pun ikut serta dalam penyeleksian tersebut. Ia terkejut setelah namanya lolos untuk ikut kejuaraan di tingkat nasional. “Nah dari situlah style saya di bola tangan. Memang awalnya kiprah saya berada di Kalimantan Timur namun kalau daerah jelas saya asli Kalimantan Utara,” tutur pria kelahiran Tarakan, 24 November 1990 ini.

Diketahui, James merupakan atlet yang pernah membela Kaltim hingga berada di peringkat empat nasional pada 2013. Namun dikarenakan kecewa terhadap timnya kala itu, ia bersama empat rekannya memutuskan hengkang dan membentuk tim sendiri. “Di tim pertama saya ini saya berharap lebih tapi hasilnya malah dikecewakan. Dan satu kata dari pelatih saya yang tidak pernah saya lupa sampai sekarang. Beliau bilang kamu bisa apa tanpa saya dan tim kamu. Dari kata inilah saya terus berpacu untuk membuktikan ke mereka bahwa saya juga bisa,” kata pria yang juga alumni SMPN 7 Kota Tarakan ini.

Dari kekecewaan tersebut, James mulai mengumpulkan empat rekannya untuk bersama-sama membuat satu tim. Pada PON 2016 lalu, James merasakan persaingan ketat untuk dapat tampil di PON Jawa Barat itu dari perwakilan Kaltim. James akhirnya berinisiatif mencari pengurus bola tangan di Kaltara untuk berkerja sama. Lagi pula ia sebagai anak daerah Kaltara wajib membantu daerahnya dalam segi olahraga ini. Alhasil para pengurus bola tangan Kaltara welcome dengan tawarannya. Dalam jangka waktu empat bulan setelah bergabung di tim Kaltara, James berkeliling asrama putra dan putri daerah Kaltara yang berada di Samarinda untuk menyosialisasikan bola tangan. Alhasil ia mendapatkan 47 atlet putra dan putri yang merupakan putra daerah Kaltara yang berkiprah di PON Jawa Barat 2016. Dari PON 2016 itu, James membawa skuat putri mendapatkan medali perunggu dan putra berada di posisi keempat. Dengan prestasi yang ia berikan kepada Kaltara ini, menjadi salah satu bentuk nyata kepada timnya terdahulu, yang sempat mengecewakannya dan meragukan kemampuannya. “Ini sebenarnya yang saya buktikan kepada mereka bahwa saya juga bisa berprestasi di kancah nasional dan membawa nama Kaltara hingga nasional. Saat ini Kaltara sudah masuk nama provinsi yang dominan di nasional untuk bola tangan, tinggal seperti apa pemerintah menyikapinya,” jelasnya.

Selain membawa Kaltara hingga ke PON Jawa Barat, James juga telah membawa skuat Kaltara di empat kali kejuaraan nasional yang dilaksanakan di beberapa daerah dan berhasil mengemas beberapa medali, yakni dua medali perak dan dua medali perunggu. Selain kiprahnya di PON dan berbagai kejuaraan di tingkat nasional, James juga ditunjuk membawa nama Kaltara di skuat timnas Indonesia untuk bola tangan di Asian Games. Awal mulanya, penunjukan seluruh daerah sudah lengkap namun James ia tidak melihat nama Kaltara untuk mengikuti seleksi jelang Asian Games. Sehingga ia melakukan koordinasi dengan pengurus besar bola tangan nasional, hingga Kaltara berkesempatan mengikuti seleksi di tingkat daerah dan nasional. Alhasil ia dan dua atletnya terpilih menjadi bagian di skuat timnas Indonesia.

Di Asian Games tersebut, timnas bola tangan putri mampu mencapai peringkat 8. “Ini merupakan target kami karena Indonesia masih terbilang baru untuk cabor bola tangan, sehingga kami hanya menargetkan untuk mencari peringkat dulu,” jelasnya. Dari hasilnya tersebut James tetap merasa kecil hati sebab meski sudah berkiprah hingga Asian Games, bentuk kepedulian pemerintah daerah belum ia rasakan. “Didatangi diberi semangat pun tidak ada, ya karena kami tidak membawa prestasi mungkin,” ujar James sambil tertawa kecil.

Saat ini James dan pemain bola tangan Kaltara yang berada di Samarinda masih melakoni latihan rutin. Dalam waktu dekat James kemungkinan akan bertolak ke Korea Selatan untuk mengambil lisensi pelatih internasional untuk menunjang karirnya sebagai pelatih bola tangan di Kalimantan Utara. (puu/ash)

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 12 Oktober 2018 12:52

Oscar Gagal ke Jalur Sea Games

TARAKAN – Pelaksanaan kejuaraan nasional di Lampung pada Desember mendatang dinilai menjadi ajang…

Jumat, 12 Oktober 2018 12:48

Biaya Sendiri, Pertahankan Peringkat Nasional

TARAKAN – Rencananya pada 21 Oktober mendatang, tim bola tangan putra Kaltara akan mengikuti kejuaraan…

Jumat, 12 Oktober 2018 12:46

Anggaran KONI Kaltara Turun Menjadi Rp 2 Miliar

TARAKAN – Anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Utara tahun ini sebelumnya…

Kamis, 11 Oktober 2018 14:00

Tuan Rumah Wilayah Tiga Belum Pasti

TARAKAN -  Meski Kalimantan Utara (Kaltara) telah ditetapkan sebagai tuan rumah wilayah tiga untuk…

Kamis, 11 Oktober 2018 13:59

Segera Bentuk Panitia Musprov

TARAKAN –Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara yang pertama akan berakhir…

Kamis, 11 Oktober 2018 13:57

Kejurnas Rampung, Time Rally Mulai Disosialisasikan

TARAKAN – Pelaksanaan kejuaraan nasional (Kejurnas) grasstrack dan road race dipastikan rampung…

Selasa, 09 Oktober 2018 13:43

PBVSI Tarakan Siapkan Agenda Tingkat SD

TARAKAN – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Tarakan sudah menuntaskan program wajibnya…

Selasa, 09 Oktober 2018 13:40

Martinus Siap Tarung, Latihan Makanan Sehari-hari

DI TENGAH kondisi anggaran yang sangat terbatas di beberapa daerah, tidak menyurutkan niat para atlet…

Selasa, 09 Oktober 2018 13:38

Empat Seri Rampung, Tahun Depan Satu Seri

TARAKAN – Kejuaraan nasional road race dan grasstrack di Kaltara akhirnya rampung dilaksanakan…

Selasa, 09 Oktober 2018 13:37

KONI Kembali Mendata Cabor

KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bulungan akan melakukan pendataan cabang olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .