MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 20 September 2018 12:56
SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani
Khaeruddin Arief Hidayat. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN — Upaya  Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat untuk bisa lolos sebagai calon anggota legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, segera terwujud.

Pria yang masih menjabat sebagai Ketua DPD PAN Tarakan itu mengklaim kalau surat pengunduran dirinya, sudah ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri dan akan segera terbit.

Ia mengaku saat ini sedang berada di Jakarta, dalam rangka mengawal proses penerbitan surat yang menjadi salah satu syarat dirinya untuk lolos sebagai daftar calon tetap (DCT).

“Saya di Jakarta, mengurus itu surat pengunduran diri. Tadi saya ditelepon, bahwa surat itu sudah selesai dan bisa diambil,” Kata Arief.

Mantan anggota DPRD Tarakan itu, berencana langsung menuju Tanjung Selor guna menyampaikan kekurangan syarat pencalonan atas dirinya ke KPU Kaltara.

Kalaupun nantinya ia belum membawa surat pengunduran diri karena terlambat menerima, Arief sudah mengantisipasi dengan membuat surat pernyataan dalam proses penerbitan, untuk diserahkannya ke KPU Kaltara sebagai pengganti sementara surat pengunduran dirinya.

Dengan surat pernyataan itu saja, ia tetap optimistis bisa lolos sebagai calon anggota legislatif 2019. Hal ini sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang diketahuinya.

“Di PKPU ada aturannya, apabila kita sudah masukkan lalu belum keluar, maka kita cukup membuat surat pernyataan dilampiri bukti penyampaian surat ke Mendagri, lalu juga surat pengunduran diri yang disampaikan ke Mendagri, itu juga sudah bisa diterima, sehingga enggak mesti harus menunggu surat dari Kemendagri. Ada aturannya, saya sudah dikirim,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami yang dihubungi awak media, mengaku belum mengetahui perkembangan surat pengunduran dari Khaeruddin Arief Hidayat.

“Saya belum ngecek ya ke teman-teman. Tapi yang jelas, bahwa berdasarkan ketentuan PKPU, SK pemberhentian itu diserahkan H-1 sebelum penetapan DCT. Artinya kalau melihat itu prosesnya berarti DCT kita kan tanggal 20 September tuh, artinya tanggal 19 September paling lambat sudah menyampaikan ke kita,” tutur Surayanata.

Namun, menurut Suryanata, meskipun aturan menyebut H-1 sebelum penetapan DCT surat harus sudah masuk, dalam implementasi di lapangan tidak mesti demikian. Pihaknya juga mempertimbangkan kondisi yang terjadi.

Seperti yang dialami Khaeruddin Arief Hidayat, di mana pihaknya mengerti bahwa keterlambatan bukan karena yang bersangkutan, melainkan pihak lain. Karena itu, mereka perlu melakukan inventarisasi dan berkonsultasi ke KPU RI.

Inventarisasi yang dimaksudnya adalah mencari saja bakal calon yang sudah masuk daftar calon sementara (DCS), sudah memenuhi syarat pertama menyampaikan surat pengunduran diri, dibuktikan tanda terima, dan ada surat keterangan yang menyampaikan bahwa pemberhentiannya sedang dalam proses.

“Jika kemudian katakanlah orang-orang yang sudah masuk di DCS, sudah menyampaikan seperti apa yang saya sebutkan tadi, hanya saja SK pemberhentiannya belum bisa tersampaikan karena kendala di luar dari kemampuannya si calon, kalau menemukan yang seperti itu tentu kami harus melakukan konsultasi ke KPU RI terkait langkah atau keputusan apa yang harus kami ambil,” tuturnya. (eru/nri)

Jdsm: SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani

 

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 12:59

Jumlah DPTHP Berkurang 442 Pemilih

TARAKAN- Meski telah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Rabu, 12 Desember 2018 12:41

Mulyawati Divonis Delapan Tahun Penjara

TARAKAN - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada…

Rabu, 12 Desember 2018 12:38

Pelaku Curanmor dan Spesialis Jambret Berhasil Dibekuk

TARAKAN - Spesialis jambret dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil…

Rabu, 12 Desember 2018 12:34

Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori

TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:33

Tiga Puskesmas Tunda Reakreditasi

TARAKAN – Banyaknya kegiatan menjelang akhir tahun menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 12:31

Nelayan Tuntut Pemerataan BBM

TARAKAN - Tak tahan dengan pembagian BBM bersubsidi yang diduga…

Rabu, 12 Desember 2018 12:30

Tiga Minggu Tak Diangkut, Sampah Menumpuk

TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di RT 03 Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .