MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 20 September 2018 12:56
SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani
Khaeruddin Arief Hidayat. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN — Upaya  Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat untuk bisa lolos sebagai calon anggota legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, segera terwujud.

Pria yang masih menjabat sebagai Ketua DPD PAN Tarakan itu mengklaim kalau surat pengunduran dirinya, sudah ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri dan akan segera terbit.

Ia mengaku saat ini sedang berada di Jakarta, dalam rangka mengawal proses penerbitan surat yang menjadi salah satu syarat dirinya untuk lolos sebagai daftar calon tetap (DCT).

“Saya di Jakarta, mengurus itu surat pengunduran diri. Tadi saya ditelepon, bahwa surat itu sudah selesai dan bisa diambil,” Kata Arief.

Mantan anggota DPRD Tarakan itu, berencana langsung menuju Tanjung Selor guna menyampaikan kekurangan syarat pencalonan atas dirinya ke KPU Kaltara.

Kalaupun nantinya ia belum membawa surat pengunduran diri karena terlambat menerima, Arief sudah mengantisipasi dengan membuat surat pernyataan dalam proses penerbitan, untuk diserahkannya ke KPU Kaltara sebagai pengganti sementara surat pengunduran dirinya.

Dengan surat pernyataan itu saja, ia tetap optimistis bisa lolos sebagai calon anggota legislatif 2019. Hal ini sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang diketahuinya.

“Di PKPU ada aturannya, apabila kita sudah masukkan lalu belum keluar, maka kita cukup membuat surat pernyataan dilampiri bukti penyampaian surat ke Mendagri, lalu juga surat pengunduran diri yang disampaikan ke Mendagri, itu juga sudah bisa diterima, sehingga enggak mesti harus menunggu surat dari Kemendagri. Ada aturannya, saya sudah dikirim,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami yang dihubungi awak media, mengaku belum mengetahui perkembangan surat pengunduran dari Khaeruddin Arief Hidayat.

“Saya belum ngecek ya ke teman-teman. Tapi yang jelas, bahwa berdasarkan ketentuan PKPU, SK pemberhentian itu diserahkan H-1 sebelum penetapan DCT. Artinya kalau melihat itu prosesnya berarti DCT kita kan tanggal 20 September tuh, artinya tanggal 19 September paling lambat sudah menyampaikan ke kita,” tutur Surayanata.

Namun, menurut Suryanata, meskipun aturan menyebut H-1 sebelum penetapan DCT surat harus sudah masuk, dalam implementasi di lapangan tidak mesti demikian. Pihaknya juga mempertimbangkan kondisi yang terjadi.

Seperti yang dialami Khaeruddin Arief Hidayat, di mana pihaknya mengerti bahwa keterlambatan bukan karena yang bersangkutan, melainkan pihak lain. Karena itu, mereka perlu melakukan inventarisasi dan berkonsultasi ke KPU RI.

Inventarisasi yang dimaksudnya adalah mencari saja bakal calon yang sudah masuk daftar calon sementara (DCS), sudah memenuhi syarat pertama menyampaikan surat pengunduran diri, dibuktikan tanda terima, dan ada surat keterangan yang menyampaikan bahwa pemberhentiannya sedang dalam proses.

“Jika kemudian katakanlah orang-orang yang sudah masuk di DCS, sudah menyampaikan seperti apa yang saya sebutkan tadi, hanya saja SK pemberhentiannya belum bisa tersampaikan karena kendala di luar dari kemampuannya si calon, kalau menemukan yang seperti itu tentu kami harus melakukan konsultasi ke KPU RI terkait langkah atau keputusan apa yang harus kami ambil,” tuturnya. (eru/nri)

Jdsm: SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani

 

 


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 11:00

Rangsang Minat Baca dengan Mengangkat Kearifan Lokal

Menjadi seorang penulis merupakan impian Iqbal Ardianto sejak dulu. Motivasi…

Jumat, 22 Februari 2019 10:58

DILARANG..!! Tapi Request ‘Tetangga’ Dominan Kepiting Bertelur

TARAKAN – Pada pembukaan pengiriman kepiting atau open season yang…

Jumat, 22 Februari 2019 09:56

Sidang Ditunda, Pledoi Terduga Agus Salim Sudah Siap

TARAKAN – Sidang terduga terorisme yang melibatkan Agus Salim dengan…

Jumat, 22 Februari 2019 09:52

Turbo Terbakar, Pasokan Listrik Tak Pengaruh

TARAKAN — Satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 22 Februari 2019 09:50

JEMBATAN HOROR..!! Lihat Nih, Layak Ngga Dilewati?

TARAKAN – Jembatan kayu di wilayah RT 7, Kelurahan Pantai…

Jumat, 22 Februari 2019 09:49

Siswa Patra Dharma Wakili Kaltara di OSN

TARAKAN - Untuk sekian lama, akhirnya Kota Tarakan bisa kembali…

Jumat, 22 Februari 2019 00:53

Kepedulian terhadap Pesisir Masih Rendah

TARAKAN – Ada yang berbeda di Pantai Amal, Kamis (21/2).…

Kamis, 21 Februari 2019 13:59

Metode Sainte Lague di Pemilu 2019

TARAKAN - Ada yang beda dari proses perhitungan kursi suara…

Kamis, 21 Februari 2019 13:58

Persentase Masyarakat Miskin Turun

TARAKAN – Kriteria kemiskinan di Tarakan saat ini hanya menggunakan…

Kamis, 21 Februari 2019 13:55

Digagas Wanita Misterius, Penyumbang Kian Ramai

Bersedekah memang dapat dilakukan dengan berbagai cara, memberi sumbangan ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*