MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 20 September 2018 12:30
922 Gram Sabu Dilarutkan di Air
TETAP TERSENYUM: Sejumlah tersangka turut melarutkan sabu-sabu ke air, yang berlangsung di sekretariat BNNP Kaltara, Jalan Teuku Umar, Tarakan, kemarin (19/9). Sementara foto bawah memperlihatkan sejumlah perwakilan instansi terkait juga turut melarutkan sabu-sabu. JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Sabu-sabu sebanyak 922,12 gram dimusnahkan pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara), di sekretariat BNNP Kaltara, Jalan Teuku Umar, Tarakan, kemarin (19/9).

Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil pengungkapan kasus narkotika sebanyak dua kasus dan dimusnahkan dengan cara dilarutkan di air yang berada dalam wadah berukuran besar, yang turut dihadiri para tersangka dan juga pihak terkait.

Kepala BNNP Kaltara Brigjen Ery Nursatari, melalui Kabid Pemberantasan AKBP Deden Andriana mengatakan, pengungkapan kasus yang pertama dilakukan pihaknya pada 9 Agustus lalu, setelah mendapatkan laporan dari petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan. “Saat itu petugas Avsec dan petugas kargo menemukan paket kiriman yang di dalamnya diduga sabu. Paket itu ditujukan ke Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar,” ungkapnya.

Dari temuan sabu-sabu yang akan dikirim melalui jalur kargo, petugas BNNP melakukan penyelidikan dengan cara control delivery atau penyerahan di bawah pengawasan. Ternyata paket kiriman itu diterima oleh pria berinisial IR. Dari keterangan IR, ungkap Deden, ia ternyata disuruh oleh dua orang pria yang salah satunya berinisial AS. Petugas BNNP pun mengamankan AS di Jalan Mangerangi Kelurahan Bongaya, Kecamatan Tamalate, Makassar.

“Untuk si IR mengakunya mendapatkan sabu itu dari seseorang yang ia tidak kenal di Tarakan pada 7 Agustus lalu. Ia kemudian mengirimkan sabu itu melalui kargo dan ia berangkat ke Makassar pada 8 Agustus,” ucapnya.

Diketahui, adapun modus yang digunkan IR untuk mengelabui petugas yaitu memasukkan sabu ke dalam alat pijat elektronik, buku petunjuk pemasangan breket speaket dan melalui breket speaker. “Dari kasus ini kami mengamankan sabu-sabu sebanyak 440,90 gram dan kami musnahkan, kemudian menyisihkan 4,5 gram sebagai barang bukti di persidangan nantinya,” jelasn Deden.

Untuk kasus kedua, lanjut Deden, merupakan pengungkapan gabungan yang dilakukan pihaknya bersama BNNK Tarakan. Lagi-lagi, dalam pengungkapan ini, modus pelaku mengirimkan barangnya melalui jalur Bandara Juwata Tarakan. Kasus itu terjadi pada 29 Agustus lalu, setelah pihaknya mendapatkan laporan dari petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan dan pihak jasa pengiriman terkait adanya kiriman yang mencurigakan. “Modus pelaku kali ini adalah menyimpan sabu di dalam kotak sepatu,” imbuhnya.

Dari penemuan sabu itu, pihaknya bersama BNNK Tarakan melakukan penyelidikan. Hasilnya, sabu yang rencananya akan dikirim ke Palu itu, pihaknya berhasil mengamankan dua orang saudara kandung yang  berinisial RH dan WH. Dari pengakuan kedua pelaku, sabu itu didapatkannya dari dalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan. “Dari kasus ini kami berhasil mengamankan sabu sebanyak 491,62 gram dan kami sisihkan 5 gram untuk bukti di persidangan nantinya,” bebernya.

Dalam acara pemusnahan barang bukti itu, Deden menyampaikan saat ini peredaran narkotika di Kota Tarakan sudah sangat meresahkan. Lantaran setiap kali berhasil mengungkap kasus narkotika, pihaknya bersama kepolisian pasti mendapatkan barang bukti yang cukup banyak. Tidak hanya itu, para pelaku juga sudah sangat nekat mengirimkan sabu melalui jalur kargo bandara. Terbukti pihaknya sudah berapa kali mengagalkan pengiriman sabu melalui jasa tersebut. “Kami meminta semua pihak terkait seperti pihak kargo dan Avsec untuk lebih meningkatkan solidaritas bersama untuk memberantas kasus narkotika, seperti yang kami lakukan selama ini,” jelasnya. (zar/ash)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 12:59

Jumlah DPTHP Berkurang 442 Pemilih

TARAKAN- Meski telah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Rabu, 12 Desember 2018 12:41

Mulyawati Divonis Delapan Tahun Penjara

TARAKAN - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada…

Rabu, 12 Desember 2018 12:38

Pelaku Curanmor dan Spesialis Jambret Berhasil Dibekuk

TARAKAN - Spesialis jambret dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil…

Rabu, 12 Desember 2018 12:34

Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori

TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:33

Tiga Puskesmas Tunda Reakreditasi

TARAKAN – Banyaknya kegiatan menjelang akhir tahun menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 12:31

Nelayan Tuntut Pemerataan BBM

TARAKAN - Tak tahan dengan pembagian BBM bersubsidi yang diduga…

Rabu, 12 Desember 2018 12:30

Tiga Minggu Tak Diangkut, Sampah Menumpuk

TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di RT 03 Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .