MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 20 September 2018 12:26
Tak Ditahan, HM Wajib Lapor
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – HM, seorang pendidik dari salah satu Sekolah Menengas Pertama (SMP) di Nunukan yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan kekerasan terharap muridnya sendiri, tidak ditahan. Namun ia tetap harus melakukan wajib lapor tiga kali sepekan di Mapolres Nunukan.

Hal itu dilakukan atas perintah penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nunukan. Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, penyidik Satreskrim Polres Nunukan memang  menerapkan asas praduga tak bersalah terhadap tersangka. Namun, jika sewaktu-waktu diperlukan atau dipanggil, wajib datang. “Ya, yang bersangkutan memang tidak ditahan, tapi lakukan wajib lapor sepekan tiga kali. Itu dilakukan guna menghindari hal yang tidak diingingkan seperti meninggalkan Nunukan tanpa sepengetahuan penyidik,” ungkap Karyadi kepada media ini.

Lanjut karyadi, kasus tersebut memang sedang didalami penyidik. Sejauh ini, sudah ada dua siswa diduga korban tindak kekerasan yang dilakukan HM. Keduanya pun sudah dimintai keterangan oleh penyidik. “Hasil keterangan sementara, diduga terjadi kekerasan terhadap kedua siswa dimaksud. Namun, ini masih belum bisa dibuktikan jika belum sampai ke pengadilan. Nanti dilihat perkembangannya,” beber Karyadi.

Meski begitu, kasus ini sedang dalam pemberkasan guna pelimpahan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan. Bahkan, Surat Pemberitahuan Dimulainya Pemeriksaan (SPDP) kasus tersebut juga sudah dilayangkan ke Kejari Nunukan.

Kekerasan guru terhadap murid sebelumnya pernah terjadi di Nunukan pada 2016 lalu. Saat itu menimpa guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Nunukan berinisial NB. Ia diduga meremas wajah korban hingga terdapat luka. Luka itu terlihat orang tuanya dan dilaporkan juga ke polisi. Pada akhirnya kasus tersebut terus berlanjut hingga ke Pengadilan Negeri (PN) Nunukan. Di PN Nunukan, ia terbukti bersalah setelah melakukan tindakan kekerasan terhadap anak didiknya. Majelis hakim kemudian menjatuhkan hukuman percobaan selama satu tahun.

Selama satu tahun, NB diberikan hukuman percobaan untuk tidak kembali melakukan tindakan kekerasan ataupun mencerminkan kasus yang dijalani sebelumnya. Jika tidak, dirinya akan dipenjarakan selama enam bulan. (raw/ash)

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 12:48

Minim Suntikan PAD

NUNUKAN – Kontribusi PT Nusa Serambi Persada (NSP) kepada pemerintah…

Rabu, 12 Desember 2018 12:47

Puluhan Algaka Ditertibkan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan lakukan penertiban Alat…

Rabu, 12 Desember 2018 12:46

Pemerintah Buru Wajib Pajak Restoran

NUNUKAN – Pemerintah kini getol memburu pelaku wajib pajak yang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:43

Operasi Kembali, Mengutang Kantong Darah

NUNUKAN – Setelah sempat terhenti, pelayanan donor darah di Palang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:36

Pelaku dan Barang Bukti Penyelundup Kayu Dilimpahkan ke Polres

NUNUKAN – Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan melimpahkan berkas perkara…

Selasa, 11 Desember 2018 15:25

Sertifikasi Profesi Berpengaruh Tinggi

NUNUKAN – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) calon Pegawai Negeri…

Selasa, 11 Desember 2018 15:23

Setelah Mangkir Dua Kali, ZK Diperiksa Satu Jam

NUNUKAN – Meski sempat mangkir dua kali dari panggilan Badan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:20

Honorer Dipertahan hingga 5 Tahun

NUNUKAN – Pengangkatan pegawai honorer di 2019 dipastikan sudah tidak…

Selasa, 11 Desember 2018 15:03

Kasus Kecelakaan Meninggal Dunia Meningkat

NUNUKAN – Kasus kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan pengendara meninggal…

Senin, 10 Desember 2018 13:06

ASTAGA..!! Rumah Sakit Pratama di Sebuku Ditutup..!! Kenapa Ya..?

NUNUKAN – Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Sebuku diketahui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .