MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 20 September 2018 11:59
Akibat Petir, Belasan Televisi Terbakar
BENCANA: Yayan saat memperlihatkan televisinya yang rusak akibat tersambar petir yang terjadi Selasa (18/9) malam. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Belasan unit televisi (TV) milik warga Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, mengalami kerusakan akibat tersambar petir. Kejadian tersebut terjadi Selasa (18/9) malam, pada saat hujan deras. "Waktu ada petir besar tiba-tiba televisi saya langsung mati. Tapi tidak meledak," kata Erwin (33), seorang warga RT 4 yang televisinya rusak akibat tersambar petir.

Dia mengatakan, saat itu televisinya memang dalam kondisi sedang menyala. Kemudian, tiba-tiba di atas rumahnya terdengar ledakan petir, dan seketika televisinya langsung mati, dan tidak dapat dinyalakan kembali.

Ia menuturkan, televisi milik tetangganya, bernama Intan, juga ikut mati akibat tersambar petir. "Kalau itu bosternya terbakar," imbuhnya.

Warga setempat, Yayan (24) mengatakan, akibat sambaran petir, belasan unit televisi milik warga Desa Tideng Pale rusak. Saat itu, kata Yayan, banyak sambaran petir di sekitar Desa Tideng Pale, pada saat hujan. "Semuanya ada belasan unit. Tapi jumlah pastinya saya kurang tahu, yang jelas ada belasan unit yang rusak. Ada yang pas asyik-asyik menonton dan ada juga yang sedang dalam keadaan mati," kata Yayan kepada Radara Tarakan, Rabu (19/9).

Dari kejadian ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Tidung Drs. H. Asnar mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai terjadinya hujan disertai petir yang terjadi akhir-akhir ini. “Kami harap warga untuk berhati-hati saat hujan turun dengan disertai petir. Selain itu, warga tidak diperkenankan keluar rumah, sebab sangat rentan sekali terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Menurutnya, akibat hujan petir selain kemungkinan bisa tersambar orangnya, peralatan elektronik pun tidak luput dari sambaran petir. “Semua rangkaian elektronik yang tersambung dengan aliran listrik sebaiknya dicabut,” kata H. Asnar.

Selama musim penghujan, memang terdapat potensi angin kencang serta petir. Oleh karena itu, pihaknya sekali lagi mengingatkan kepada masyarakat agar mematikan peralatan elektronik dan tidak menggunakan peralatan komunikasi, pada saat terjadi hujan disertai petir. "Sebaiknya peralatan elektronik di rumah dimatikan, dan tidak menggunakan alat komunikasi," ujarnya.

(*/rko/ash)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 11:31

Janji Gaji Karyawan Cair Besok

TANA TIDUNG - Perusahaan PT.TH Felda Nusantara akhirnya memberikan kepastian …

Selasa, 19 Februari 2019 11:30

Delapan Desa Jadi Pilot Project

TANA TIDUNG - Metode pertanian yang menggabungkan tanam padi dengan…

Senin, 18 Februari 2019 12:46

Pedagang Mengeluh Pembeli Sepi

TANA TIDUNG – Keberadaan  sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan…

Senin, 18 Februari 2019 12:44

DPTb Bertambah 81 Orang

TANA TIDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tana Tidung menetapkan jumlah…

Rabu, 13 Februari 2019 13:45

Kelola Padi, Petani Masih Senang Cara Lama

TANA TIDUNG – Kebiasaan para petani menggarap lahannya dengan cara…

Senin, 11 Februari 2019 13:24

Siap-siap Pemadaman Bergilir Lagi

TANA TIDUNG – Lagi dan lagi. UPTD PLN Cabang Tideng…

Senin, 11 Februari 2019 13:23

Laris, Warga Berharap Ada Penambahan Bus

TANA TIDUNG – Akhir pekan, keberadaan bus Damri rute Desa…

Jumat, 08 Februari 2019 14:25

Pembangunan Masuk Tahap Land Clearing

TANA TIDUNG - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) Bulungan 0903…

Jumat, 08 Februari 2019 14:20

415 Kotak Suara Dirakit KPU

TANA TIDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung…

Kamis, 07 Februari 2019 14:44

Bawaslu Minta Bukti Akurat

TANA TIDUNG – Beberapa partai politik (parpol) melaporkan kepada Bawaslu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*