MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 20 September 2018 11:59
Akibat Petir, Belasan Televisi Terbakar
BENCANA: Yayan saat memperlihatkan televisinya yang rusak akibat tersambar petir yang terjadi Selasa (18/9) malam. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Belasan unit televisi (TV) milik warga Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, mengalami kerusakan akibat tersambar petir. Kejadian tersebut terjadi Selasa (18/9) malam, pada saat hujan deras. "Waktu ada petir besar tiba-tiba televisi saya langsung mati. Tapi tidak meledak," kata Erwin (33), seorang warga RT 4 yang televisinya rusak akibat tersambar petir.

Dia mengatakan, saat itu televisinya memang dalam kondisi sedang menyala. Kemudian, tiba-tiba di atas rumahnya terdengar ledakan petir, dan seketika televisinya langsung mati, dan tidak dapat dinyalakan kembali.

Ia menuturkan, televisi milik tetangganya, bernama Intan, juga ikut mati akibat tersambar petir. "Kalau itu bosternya terbakar," imbuhnya.

Warga setempat, Yayan (24) mengatakan, akibat sambaran petir, belasan unit televisi milik warga Desa Tideng Pale rusak. Saat itu, kata Yayan, banyak sambaran petir di sekitar Desa Tideng Pale, pada saat hujan. "Semuanya ada belasan unit. Tapi jumlah pastinya saya kurang tahu, yang jelas ada belasan unit yang rusak. Ada yang pas asyik-asyik menonton dan ada juga yang sedang dalam keadaan mati," kata Yayan kepada Radara Tarakan, Rabu (19/9).

Dari kejadian ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Tidung Drs. H. Asnar mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai terjadinya hujan disertai petir yang terjadi akhir-akhir ini. “Kami harap warga untuk berhati-hati saat hujan turun dengan disertai petir. Selain itu, warga tidak diperkenankan keluar rumah, sebab sangat rentan sekali terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Menurutnya, akibat hujan petir selain kemungkinan bisa tersambar orangnya, peralatan elektronik pun tidak luput dari sambaran petir. “Semua rangkaian elektronik yang tersambung dengan aliran listrik sebaiknya dicabut,” kata H. Asnar.

Selama musim penghujan, memang terdapat potensi angin kencang serta petir. Oleh karena itu, pihaknya sekali lagi mengingatkan kepada masyarakat agar mematikan peralatan elektronik dan tidak menggunakan peralatan komunikasi, pada saat terjadi hujan disertai petir. "Sebaiknya peralatan elektronik di rumah dimatikan, dan tidak menggunakan alat komunikasi," ujarnya.

(*/rko/ash)

loading...

BACA JUGA

Senin, 10 Juni 2019 15:45

H+5 Arus Balik Didominasi PNS

TANA TIDUNG – Arus balik lebaran Idulfitri yang menggunakan transportasi…

Senin, 10 Juni 2019 15:39

Sulit Mengurus SIM karena Akses Jauh

TANA TIDUNG - Hingga kini masyarakat di Kabupaten Tana Tidung masih…

Jumat, 31 Mei 2019 10:40

Idulfitri, Stok Elpiji Aman

TANA TIDUNG - Stok elpiji di Kabupaten  Tana Tidung (KTT)…

Jumat, 31 Mei 2019 10:38

Mudik Lebaran, Kapolsek Imbau Waspada Kriminalitas

TANA TIDUNG - Untuk mencegah aksi kejahtan yang selalu terjadi…

Jumat, 31 Mei 2019 09:41

Raup Untung Rp 1 Juta Per Hari

TANA TIDUNG - Bulan Ramadan dan momen Lebaran tidak hanya…

Rabu, 29 Mei 2019 10:52

Di Kabupaten Ini, Jalur Sungai Belum Aman

TANA TIDUNG – Selasa (28/5), Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung…

Rabu, 29 Mei 2019 10:52

Gelar Operasi Ketupat di H-10 Lebaran

TANA TIDUNG - Dalam rangka mengantisipasi berbagai bentuk kerawanan serta…

Senin, 27 Mei 2019 09:45

Disaingi Online, Pedagang Lapak Sepi Pembeli

TANA TIDUNG – Memasuki minggu kedua bulan Ramadan, toko pakaian…

Jumat, 24 Mei 2019 10:23

Medsos Dibatasi, Pedagang Daring di KTT Merugi

TANA TIDUNG – Para pedagang yang kerap berbisnis secara daring…

Jumat, 24 Mei 2019 10:22

Penumpang Speedboat Baru Ramai Mulai H-7 Idulfitri

TANA TIDUNG – Selama bulan Ramadan ini, pengusaha speedboat di Tana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*