MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 19 September 2018 11:07
Produk Malaysia Memelihara Rantai Ekonomi
TERJANGKAU: Sembako Malaysia di Nunukan menjadi pilihan karena lebih ekonomis. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) yang lebih mudah didapatkan dari Tawau, Malaysia membuat para pengusaha, berpikir keras untuk beralih belanja produk lokal. Seperti yang diungkapkan, Pengurus Himpunan Pedagang Lintas Batas (HPLB) Nunukan Adama, bahwa untuk saat ini para pengusaha sembako masih berkeinginan memasok sembako dari Malaysia.

“Ini bukan persoalan cinta dan tidak dengan produk lokal, tapi lebih pada biaya dan waktu,” kata Adama.

Menurutnya, perdagangan lintas batas yang selama ini berjalan, sangat banyak yang diuntungkan. Bukan hanya pedagang atau pengusaha sendiri, melainkan buruh kapal. Sangat banyak yang memanfaatkan pekerjaan tersebut untuk mencari penghasilan sehari-hari.

Seperti aktivitas pembongkaran barang dari kapal, tentu membutuhkan banyak orang. Sehingga banyak orang yang dapat dipekerjakan, melihat kebutuhan masyarakat terhadap sembako dari Malaysia, masih banyak dicari.

“Sulit untuk dihilangkan perdagangan lintas batas ini, karena telah lama dilakukan. Seperti saya ini hanya melanjutkan saja,” ujarnya.

Lanjut dia, barang yang beredar di Nunukan, tak dikuasai produk luar. Namun hanya barang tertentu. Jika pemerintah siap memberi subsidi atau memberikan jaminan, tentu akan banyak pengusaha memilih mengambil sembako dalam negeri.

Sistem perdagangan yang diterapkan, tentu ada perbedaan. Pembayaran barang Tawau tidak dilakukan secara langsung, melainkan barang yang telah dibeli masih dapat dibayar kemudian alias utang.

“Sembako yang beredar ini, terkadang nanti terjual semua, baru dibayar ke Tawau, Malaysia. Berbeda di Indonesia, saat belanja harus melunasi pengambilan barang. Sehingga para pengusaha masih berpikir untuk membeli produk dalam negeri,” tambahnya.

Ketergantungan produk Malaysia telah disampaikan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Robby Nahak Serang, bahwa untuk mengubah pola pikir masyarakat yang selama ini masih tergantung dengan produk Malaysia dapat dihilangkan.

“Keberadaan barang-barang Malaysia selama ini hanya menguntungkan sejumlah pihak. Jika alasannya kebutuhan masyarakat Nunukan, saat ini sudah tidak,” kata Robby Nahak Serang.

Produk Malaysia yang masuk di Nunukan, seperti gula pasir, tepung dan minyak makan yang digunakan warga Nunukan.  Para pengusaha yang ingin mengambil sembako dari Surabaya atau Makassar sangat dimudahkan. Bahkan, dapat bersaing dari segi harga. Karena, saat ini pemerintah telah menyiapkan alat transportasi kepada masyarakat untuk dapat digunakan mengambil barang dari Surabaya atau di Sulawesi. (nal/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 09:58

Hujan Deras Terus Terjadi hingga Juli

NUNUKAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan memprediksi…

Rabu, 26 Juni 2019 09:57

Kehabisan Cara Mencari Solusi Listrik

NUNUKAN – Persoalan listrik hingga kini belum menemukan solusi terbaik.…

Rabu, 26 Juni 2019 09:54

Kuota Penuh Bagi Pendaftar Anak TKI

NUNUKAN – Kuota tak mencukupi, sejumlah anak yang memiliki orang…

Rabu, 26 Juni 2019 09:54

Kuota Penuh Bagi Pendaftar Anak TKI

NUNUKAN – Kuota tak mencukupi, sejumlah anak yang memiliki orang…

Rabu, 26 Juni 2019 09:45

Tiga Bulan, 1,8 Kg Sabu Dimusnahkan

NUNUKAN – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan kembali memusnahkan barang bukti…

Selasa, 25 Juni 2019 09:58

Mahasiswa Asal Sebatik Wisudawan Terbaik

NUNUKAN – Tiga tahun kuliah di Tiongkok, akhirnya membuahkan hasil…

Selasa, 25 Juni 2019 09:46

Curah Hujan Tinggi, Jembatan Putus

NUNUKAN – Akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Senin…

Selasa, 25 Juni 2019 09:38

Dua Bangunan FasumTerancam Mangkrak

NUNUKAN – Dua bangunan fasilitas umum (fasum) milik pemerintah yang…

Selasa, 25 Juni 2019 09:37

Konsulat Imbau Pekerja Migran Indonesia Waspada Penculikan

NUNUKAN – Konsulat Republik Indonesia (KRI) mengeluarkan surat edaran kepada…

Selasa, 25 Juni 2019 09:35

Rombel Dibuka Sesuai Kemampuan Sekolah

NUNUKAN – Rombongan belajar (rombel) setiap Sekolah Menengah Atas (SMA)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*