MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 19 September 2018 10:21
Musim Berladang, Waspada Hutan Terbakar
MENINJAU: Personel Komando Rayon Militer (Koramil) Sesayap saat meninjau lokasi yang diduga terdapat titik api beberapa waktu lalu. KORAMIL UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Musim kemarau mulai melanda Kabupaten Tana Tidung (KTT).  Masyarakat diimbau harus lebih mewaspadai bencana, baik kebakaran hutan dan lahan (karhutla), maupun kebakaran di permukiman penduduk.

Imbauan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung agar masyarakat tidak ikut membakar hutan terlebih memasuki musim berladang. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja  dan Damkar Kabupaten Tana Tidung, Sugeng Haryono mengungkapkan pihaknya selalu siap mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran baik skala kecil maupun skala besar. 

"Insya Allah kami akan selalu siap dalam menghadapi jika ada kebakaran hutan dan lahan. Kami juga sudah sering melakukan latihan penanganan pemadaman hutan jika suatu waktu terjadi," ungkap Sugeng Haryono, Selasa (18/9).

Ia juga mengakui, pihaknya siap melatih personel yang ada saat ini meskipun kondisinya masih terbatas di ketersediaan sarana dan prasarana.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk dapat menjaga lingkungan sekitar dan peduli terhadap ancaman kebakaran yang sewaktu waktu bisa terjadi. "Kita harus tetap waspada dan antisipasi terhadap terjadinya kebakaran, hutan dan lahan mengingat ini sudah masuk musim berladang," imbaunya.

Kabid Damkar KTT, Lisa Rumpa menambahkan, salah satu bentuk antisipasinya yakni sesering mungkin pelatihan terkait kesiapsiagaan seluruh personel menghadapi ancaman bencana.

“Kami selalu rutin berlatih untuk meningkatkan kesiapan dan kesigapan agar setiap saat siap menangani jika terjadi kebakaran hutan dan lahan mengingat Agustus dan September adalah momen petani sering membakar lahan untuk persiapan berladang," ujarnya, Selasa (18/9).

Terpisah, Danramil Sesayap, Kapten Inf Muhammad Saleh menegaskan, pihaknya terus memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan maupun lahan. Pihaknya juga menggandeng pemerintah desa dan masyarakat untuk mewaspadai adanya karhutla. Jika ada yang ingin membakar lahan lanjutnya,  harus berkoordinasi dulu kepada pihak terkait agar dapat diketahui. “Karena setiap ada pembakaran lahan itu akan dapat langsung terdeteksi oleh satelit. Otomatis jika sudah terdeteksi satelit kami akan melakukan peninjauan lokasi yang terbakar. Maka dari itu harus berkoordinasi pada pihak terkait agar kebakaran hutan dan lahan dapat teratasi," ucap Muhammad Saleh. (*/rko/zia)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .