MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 18 September 2018 23:57
BKSDA Sarankan Diserahkan ke LK
MEMANTIK KEPRIHATINAN: Beruang madu di Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Senin (17/9). Foto: Johanny Silitonga/ Radar Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyarankan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan menyerahkan tiga beruang madu di Hutan Kota Sawah Lunto-Skip ke lembaga konservasi (LK). Menurut Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Kaltim Aganta Seno yang membawahi wilayah Kalimantan Utara, dalam Undang-Undang Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya sangat jelas mengatur tentang perlakuan terhadap satwa langka yang dilindungi pemerintah.

Menurutnya, penanganan lembaga konservasi menjamin kelangsungan hidup binatang langka itu. Namun diakui, di Kaltara belum ada LK. LK yang paling mudah dijangkau berada di Balikpapan, Kaltim. Tepatnya Enklosur Beruang Madu di Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Balikpapan.

“Kami sama posisinya  dengan Pemkot Tarakan. Kalau misalnya itu diserahkan kepada kami. Biaya pakan terbatas. Satwa yang diserahkan ke kami, juga kami dititipkan lagi ke lembaga konservasi. Ada di Balikpapan, tapi kami harus koordinasi juga ke sana,” terang pria yang akrab disapa Seno ini ketika dihubungi, Senin (17/9).

Penyerahan satwa tersebut juga atas kesediaan DLH Tarakan. “Sebenarnya bisa langsung kami ambil. Cuma itu, pasti kami titipkan dulu di situ juga. Seksi di Berau, ada satu beruang dari Tanjung Selor. Kami juga harus ambil yang dari Malinau. Agak ribet prosesnya,” urai Seno.

Selain lembaga konservasi, bisa Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup menunjuk pusat rehabilitasi menampung beruang-beruang tersebut. Dengan maksud agar dapat dilepasliarkan di kemudian hari.

“Beruang ini paling susah diliarkan di pusat rehabilirasi. Makanya BKSDA biasanya ditaruh di kebun binatang atau lembaga konservasi itu. Itu lebih baik. Kalau niat menyita, beruang yang dipelihara seperti itu ada di mana-mana. Kembali lagi pada kemampuan lembaga konservasi dan kami. Kami ambil pun, solusinya agak ribet,” terang Seno.

Sementara, mantan Direktur KWPLH Balikpapan Hamsuri menilai apa yang dialami beruang madu di Hutan Kota Sawah Lunto-Skip pastinya memantik keprihatinan. “Pasti stres di situ. Makanya saran kami, itu kalau pun tidak diserahkan ke BKSDA, lebih baik ditangani serius. KWPLH Balikpapan telah melakukannya. Kalau mau mengadopsi manajemennya, boleh datang ke KWPLH Balikpapan. Melihat lebih dekat, bagaimana binatang langka yang disita dari warga itu diperlakukan. Hidup seperti di alam liar,” kata Hamsuri menyarankan. (lim)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 21:13

Wali Kota dan Wawali Diminta Mundur

PALU - Ratusan masyarakat Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:02

PENGLIHATAN SOPIR GELAP, PIKAP 'NYEMPLUNG'

 TARAKAN - Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Tarakan…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:56

Disdukcapil Disorot Kemenkopolhukam

TARAKAN - Proses pelayanan publik di Kota Tarakan saat ini masih terkendala kurangnya fasilitas. Hal…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:53

Tujuh Relawan PMI Kaltara Bertahan

TARAKAN – Sebanyak lima relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltara telah kembali ke Kaltara,…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:51

Dominan Gugatan di Perkara Cerai

TARAKAN - Perceraian biasanya ditempuh pasangan menikah yang merasa sudah tidak sepaham lagi. Penyebabnya…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:46

“Anak-Anakku Kalian di Mana?”

Sudahdua pekan pasca tragedi likuefaksi melanda Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu,…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:43

Masih Sebatas Pedagang, Belum Pebisnis

TARAKAN- Pengembangan usaha saat ini tak bisa dilepaskan dengan perkembangan dunia digital. Kantor Perwakilan…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:14

Risol Mayo

Diisi daging sapi dan irisan telur rebus, rasanya gurih dan nikmat disantap selagi masih hangat. Risol…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:12

Martabak Green Tea

Kudapan kekinian yang penuh inovasi. Martabak yang berwarna hijau ini sangat nikmat dan menggoda selera.…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:10

Gabin Tape Susu

Pesona kue gabin dengan isian tape yang disirami susu kental manis dan kejunya terkesan penuh nikmat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .