MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 18 September 2018 23:57
BKSDA Sarankan Diserahkan ke LK
MEMANTIK KEPRIHATINAN: Beruang madu di Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Senin (17/9). Foto: Johanny Silitonga/ Radar Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyarankan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan menyerahkan tiga beruang madu di Hutan Kota Sawah Lunto-Skip ke lembaga konservasi (LK). Menurut Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Kaltim Aganta Seno yang membawahi wilayah Kalimantan Utara, dalam Undang-Undang Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya sangat jelas mengatur tentang perlakuan terhadap satwa langka yang dilindungi pemerintah.

Menurutnya, penanganan lembaga konservasi menjamin kelangsungan hidup binatang langka itu. Namun diakui, di Kaltara belum ada LK. LK yang paling mudah dijangkau berada di Balikpapan, Kaltim. Tepatnya Enklosur Beruang Madu di Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Balikpapan.

“Kami sama posisinya  dengan Pemkot Tarakan. Kalau misalnya itu diserahkan kepada kami. Biaya pakan terbatas. Satwa yang diserahkan ke kami, juga kami dititipkan lagi ke lembaga konservasi. Ada di Balikpapan, tapi kami harus koordinasi juga ke sana,” terang pria yang akrab disapa Seno ini ketika dihubungi, Senin (17/9).

Penyerahan satwa tersebut juga atas kesediaan DLH Tarakan. “Sebenarnya bisa langsung kami ambil. Cuma itu, pasti kami titipkan dulu di situ juga. Seksi di Berau, ada satu beruang dari Tanjung Selor. Kami juga harus ambil yang dari Malinau. Agak ribet prosesnya,” urai Seno.

Selain lembaga konservasi, bisa Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup menunjuk pusat rehabilitasi menampung beruang-beruang tersebut. Dengan maksud agar dapat dilepasliarkan di kemudian hari.

“Beruang ini paling susah diliarkan di pusat rehabilirasi. Makanya BKSDA biasanya ditaruh di kebun binatang atau lembaga konservasi itu. Itu lebih baik. Kalau niat menyita, beruang yang dipelihara seperti itu ada di mana-mana. Kembali lagi pada kemampuan lembaga konservasi dan kami. Kami ambil pun, solusinya agak ribet,” terang Seno.

Sementara, mantan Direktur KWPLH Balikpapan Hamsuri menilai apa yang dialami beruang madu di Hutan Kota Sawah Lunto-Skip pastinya memantik keprihatinan. “Pasti stres di situ. Makanya saran kami, itu kalau pun tidak diserahkan ke BKSDA, lebih baik ditangani serius. KWPLH Balikpapan telah melakukannya. Kalau mau mengadopsi manajemennya, boleh datang ke KWPLH Balikpapan. Melihat lebih dekat, bagaimana binatang langka yang disita dari warga itu diperlakukan. Hidup seperti di alam liar,” kata Hamsuri menyarankan. (lim)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 12:59

Jumlah DPTHP Berkurang 442 Pemilih

TARAKAN- Meski telah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Rabu, 12 Desember 2018 12:41

Mulyawati Divonis Delapan Tahun Penjara

TARAKAN - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada…

Rabu, 12 Desember 2018 12:38

Pelaku Curanmor dan Spesialis Jambret Berhasil Dibekuk

TARAKAN - Spesialis jambret dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil…

Rabu, 12 Desember 2018 12:34

Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori

TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:33

Tiga Puskesmas Tunda Reakreditasi

TARAKAN – Banyaknya kegiatan menjelang akhir tahun menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 12:31

Nelayan Tuntut Pemerataan BBM

TARAKAN - Tak tahan dengan pembagian BBM bersubsidi yang diduga…

Rabu, 12 Desember 2018 12:30

Tiga Minggu Tak Diangkut, Sampah Menumpuk

TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di RT 03 Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .