MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 18 September 2018 12:01
Gagalkan Sabu Lima Kilogram

Dua Pelaku Warga Filipina

TERTANGKAP: Dua pelaku yang merupakan warga Filipina diamankan di perairan saat memasuki wilayah Indonesia. Keduanya kedapatan membawa sabu-sabu seberat 5 kg. SATGAS PAMTAS YONIF RAIDER 613/RJA UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Setelah mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) asal Malaysia beberapa waktu lalu, kembali Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Raja Alam menggagalkan peredaran narkotika golongan satu jenis sabu-sabu. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya lima kilogram (kg).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam, Letkol Inf Fardin Wardhana menyampaikan, penyelundupan narkoba antar negara dapat membantu menyelamatkan masyarakat khususnya generasi penerus bangsa dari ancaman dan pengaruh narkoba. “Sudah menjadi atensi dari pemerintah apalagi saat ini kondisi negara kita sedang mengalami darurat narkoba,” kata Letkol Inf. Fardin Wardhana.

Diungkapkan, penangkapan ini berawal dari adanya informasi dari masyarakat dan satgas intelijen yang berada di wilayah Sebatik terkait adanya aktivitas penyelundupan narkoba lintas negara melalui perairan Nunukan. Menanggapi hal tersebut, personel Yonif Raider 613/Raja Alam melalui Pasi Intel Satgas, Lettu Inf Setyo Erlang Nugroho berkoordinasi dengan sejumlah aparat.

Kemudian, tim gabungan dari Satgas Yonif Raider 613/Raja Alam, Polda Kaltara dan Polres Nunukan melaksanakan operasi penangkapan di wilayah perairan Sungai Taiwan, Sebatik. Saat melaksanakan pengendapan, sekira pukul 08.10 Wita sebuah perahu kayu yang melintas dari arah wilayah perairan Tawau, Malaysia, sedang menuju wilayah perairan Nunukan dengan kecepatan tinggi.

Melihat situasi tersebut, tim gabungan yang dipimpin Pasi Intel Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja, Lettu Inf. Setyo Erlang Nugroho langsung melakukan pengejaran terhadap perahu kayu tersebut. Tak butuh waktu lama tim gabungan menghentikan perahu kayu yang dicurigai tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan. “Penggagalan penyelundupan sabu seberat lima kilogram ini merupakan hasil kerja keras personel Yonif Raider 613/Rja dibantu satgas intelijen, Polda Kaltara dan Polres Nunukan. Dari hasil pemeriksaan dua orang tersangka berinisial S dan W yang merupakan WN Filipina dan mengaku sebagai nelayan. Serta barang bukti narkotika jenis sabu seberat lima kilogram yang disimpan di dalam kotak berwarna orange di perahu,” tambahnya.

Setelah diamankan, tersangka dan barang bukti digiring menuju Makotis Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja yang berada di Jalan Fatahilla, Nunukan Tengah. “Para tersangka dan barang bukti telah diserahkan kepada Polda Kaltara untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya. (akz/ash)

 

 

 

 

Grafis Barang Bukti

 

-         Sabu lima bungkus seberat lima kg.

-         Perahu kayu satu unit mesin 40 PK.

-         Paket berisi celana  jeans merk 501 Levis.

-         Dua buah handphone merk Samsung dan Vivo.

-         Satu buah senjata tajam jenis samurai. 

 

Kronologis

 

-         Pukul 6.30 wita enam orang anggota Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Raider 613/Rja, anggota Polda Kaltara dan Polres Nunukan dipimpin Pasi Intel Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja, Lettu Inf Setyo Erlang Nugroho melaksanakan pengendapan menuju wilayah perairan Sungai Taiwan Sebatik.

-         Tim Gabungan Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja yang melaksanakan pengendapan di melihat sebuah perahu kayu berkecepatan tinggi bergerak dari arah perairan wilayah Tawau, Malaysia menuju perairan wilayah Nunukan, sekira pukul 8.00 wita.

-         Pukul 8.05 wita tim gabungan melaksanakan pengejaran terhadap perahu kayu yang dicurigai.

-         Lima menit kemudian tim gabungan berhasil menghentikan perahu kayu tersebut dan melaksanakan pemeriksaan.

-         Pada saat pemeriksaan didapati dua orang tersangka yang mengaku sebagai nelayan dan barang bukti sabu seberat lima kg yang disimpan di dalam kotak berwarna orange.

 

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 12:24

Setahun, Hasil Laut Lenyap Rp 1,4 T

NUNUKAN – Kekayaan alam Indonesia sudah sangat terkenal banyak di dunia. Termasuk hasil laut yang…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:21

Rumah di Pesisir Bisa Terima Sertifi kat HGB

NUNUKAN – program penerbitan sertifikat hak guna bangunan (HGB) oleh Badan Pertanahan Nasional…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:19

Selesai Jalan Masa Hukuman, 89 WNI Dideportasi

NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani masa hukuman di Tawau, Malaysia telah…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:06

Jalur Tawau-Sebatik Kembali Dibahas

NUNUKAN –Surat yang beredar di kalanganmasyarakatSebatikterkaitpembukaanjalurSebatik-Tawau, Malaysia.…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:05

PNS Bukan Pekerjaan Orang Manja

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, membuka dua formasi pendaftaran calon pegawai…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:29

Hanura Tertinggi, PAN-PSI Terendah

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, telah mengumumkan laporan awal dana kampanye (LADK),…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:17

Jamin Tak Ada Pelamar Titipan

 NUNUKAN – Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:59

Nelayan Sebatik Dapat Bantuan Kapal dari Kementerian

NUNUKAN - Nelayan di wilayah Nunukan, khususnya Sebatik, mendapat bantuan 60 unit kapal penangkap ikan…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:57

Nunukan Jadi Lokasi Penelitian Kemenhan

NUNUKAN – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia (RI) kembali menyambangi Kabupaten…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:55

Ancam Kurir Tembak di Tempat

NUNUKAN – Para kurir sabu, atau mereka yang baru mencoba menjadi kurir harus memikirkan kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .