MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 17 September 2018 11:44
Elpiji Subsidi Tembus Rp 40 Ribu
LANGKA: Elpiji subsidi yang mulai langka, sehingga banyak dimanfaatkan pengecer dengan menaikkan harga tinggi. RACHMAD RAMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Stok elpiji 3 kilogram (Kk) di Bulungan saat ini, kerap kali mengalami kekosongan. Akibatnya, hal itu dimanfaatkan oknum pengecer yang melakukan penjualan dengan harga tinggi, hingga jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Salah seorang warga Tanjung Palas, Rani (40) mengatakan, dia sering tidak mendapatkan tabung gas subsidi pemerintah tersebut.  Jikapun ada, ia mengaku tidak pernah mendapatkan yang dijual dengan harga sesuai HET yang ditentukan pemerintah sebesar Rp 23 ribu per tabung.

“Kalau lagi ada, biasanya ada yang jual Rp 28 ribu per tabung. Ini masih lumayanlah. Tapi kalau sudah susah, pasti mahal. Bisa sampai Rp 40 ribu per tabung. Tapi karena butuh, terpaksa kita beli saja,” ungkapnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Palas, Minggu (16/9).

Untuk itu, ia berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat turun melakukan pengecekan dan penindakan terhadap para pengecer yang memanfaatkan kondisi-kondisi tertentu untuk kepentingan pribadinya.

“Jika memungkinkan untuk ditindak, kenapa tidak. Biar ada efek jera buat mereka. Kasihan kami orang kecil ini, sudah sulit tambah sulitlah jadinya karena ulah dari oknum ini,” tuturnya.

Senada yang diakui Misna (36), perempuan berhijab ini mengatakan, dia sering tidak mendapatkan elpiji subsidi di pangkalan.  "Kalau sudah jarang yang menjual, pasti harganya naik. Tak tanggung-tanggung, satu tabung biasa dijual sampai Rp 40 ribu," keluhnya.

Perempuan dari tiga bersaudara ini mengaku tidak mengetahui persis mekanisme penjualannya. Tapi melihat kondisi di lapangan, ia berharap ada tindakan nyata yang dilakukan pemerintah, baik itu berupa pengawasan penjualan barang subsidi untuk masyarakat tidak mampu tersebut, maupun dengan cara melakukan sidak.

Menyikapi hal itu, Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindagkop dan UMKM Bulungan, Murtina menegaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan turun ke lapangan guna melakukan kroscek ke pangkalan tabung melon tersebut.

“Kita tidak membolehkan adanya pengecer, yang ada hanya pangkalan, karena itu tidak ada aturannya. Tapi jika itu dinilai membantu, kita berikan kebijaksanaan. Tapi dengan catatan tidak boleh ambil untuk terlalu tinggi. Cukup Rp 2 ribu atau Rp 3 ribu saja,” katanya.

Dalam hal ini, pihaknya sudah memanggil pihak pangkalan guna menanyakan seperti apa keberadaan pengecer tersebut. Pastinya jika mudaratnya lebih besar dari manfaatnya, maka pihaknya akan bertindak sesuai aturan yang sudah ditetapkan, baik dari pemerintah maupun dari Pertamina. 

"Kita berikan pemahaman kepada pangkalan. Jadi nanti mereka yang menyampaikan ke pengecer untuk melakukan hal yang sewajarnya," sebutnya.

Tak hanya itu, setiap pangkalan juga diwajibkan membuat spanduk yang bertuliskan HET LPG 3 kg itu. Jika tidak, maka jangan salahkan tindakan yang dilakukan pemerintah. Karena tak menutup kemungkinan tindakan tegas seperti pencabutan izin bisa dilakukan. 

"Sudah kita bahas. Kita akan turun melakukan sidak. Tunggu saja. Jangan bermain dengan memanfaatkan hak orang yang tidak mampu ini," tegasnya. (iwk/nri)

Judsm: Elpiji Subsidi Tembus Rp 40 Ribu

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 10:55

Pecah Antrean, Pertamina Tambah SPBU

TANJUNG SELOR - Selain menambah armada dan titik bahan bakar…

Jumat, 22 Februari 2019 10:52

Sidang Praperadilan HE Ditunda Pekan Depan

TANJUNG SELOR – Sidang perdana praperadilan status tersangka dugaan pelanggaran…

Jumat, 22 Februari 2019 10:46

KECIL BANGET..!! UPTD Metrologi Legal Ditarget PAD Rp 1 Juta

TANJUNG SELOR – Tahun pertama berdiri, UPTD Metrologi Legal Kabupaten…

Jumat, 22 Februari 2019 10:42

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Rendah

TANJUNG SELOR – Tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di…

Jumat, 22 Februari 2019 10:41

Belum Ada Usaha Walet Berizin

TANJUNG SELOR - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu…

Jumat, 22 Februari 2019 10:38

Masuk Tahap Krusial, KPU Upayakan Pemilu Sukses

TANJUNG SELOR – Memasuki tahapan krusial saat ini, Komisi Pemilihan…

Kamis, 21 Februari 2019 13:45

Tak Kunjung Kelar, Pemprov Bersurat ke Mendagri

TANJUNG SELOR – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Kamis, 21 Februari 2019 13:44

Tiga Bandara Direncanakan Tersedia Depot Avtur

TANJUNG SELOR  - Tiga bandara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara),…

Kamis, 21 Februari 2019 13:40

Sat Reskrim Bulungan Dipraperadilankan

TANJUNG SELOR – Kusus dugaan money politic yang menimpa HE,…

Kamis, 21 Februari 2019 13:38

Satu-satunya di Kaltara, Cegah Aksi Kecurangan Timbangan

Kabupaten Bulungan atau dikenal daerah Bumi Tenguyun, diketahui menjadi satu-satunya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*