MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 14 September 2018 11:26
Taksi Online Tidak Perlu Perizinan?

PM 108 Dicabut, GrabCar Menunggu Kerangka Hukum

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Gugatan Daniel Lukas Rorong, Herry Wahyu Nugroho, dan Rahmatullah Riyadi di Mahkamah Agung (MA) menyoal Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 108 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek akhirnya dikabulkan. Terdapat tujuh pasal seperti yang dirilis panitera yang dihapus MA. (lihat grafis)

Atas putusan ini, berbisnis transportasi online lebih mudah, karena tidak memerlukan badan hukum, uji kir hingga stiker. Lantas bagaimana kelanjutan angkutan online di Kaltara?

Ketua Koperasi Borneo Pratama Jaya Mandiri Indra Wahyudi mengatakan pihaknya masih dalam koordinasi dengan Grab pusat menyoal pencabutan Permenhub 108. Seperti diketahui sebelumnya, Koperasi Borneo Pratama Jaya Mandiri merupakan badan hukum Grab di Tarakan.

Indra juga masih berusaha berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara menyangkut permasalahan ini. “Masih koordinasi, yang pasti saya belum bisa banyak berbicara karena ini masih terus dikoordinasikan,” ungkapnya.

Menurutnya, khusus roda empat, Grab belum beroperasi. Berbeda dengan mitra dengan jenis kendaraan roda dua yang beroperasi seperti biasa. Khusus roda empat, jika da  yang beroperasi kemungkinan dari inisiatif supir sendiri. Imbauan kepada semua mitra pengemudi transportasi online kendaraan roda empat untuk menahan diri dalam mengemudi masih belum dicabut.

“Kami sudah imbau mereka untuk menunggu dahulu sampai ada izin. Tetapi, kami akan melihat seperti apa perkembangan ke depan,” ujarnya.

Seperti diketahui, atas dasar Permenhub 108, Koperasi Borneo Pratama Jaya Mandiri telah mengurus sejumlah tahapan perizinan. Tiga surat keputusan yang ditunggu Grab, yakni SK tarif, SK wilayah operasi, dan SK kuota dari Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie. Setelah itu terbit rekomendasi dari Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga.

Namun, belum juga kelar perizinan tersebut, Permenhub 108 dicabut MA. Dinas Perhubungan (Dishub) Tarakan menyerahkan ke Dishub Kaltara mengenai kelanjutan nasib angkutan online.

“Itu kewenangannya di Dishub Kaltara. Segala sesuatunya di Pemprov,” kata Kepala Dishub Tarakan Hamid Amren, kemarin (13/9).

Sementara Kepala Dishub Kaltara Taufan Majid belum dapat dihubungi. Belum ada jawaban dari telepon selulernya.

Dari informasi yang diterima media ini, Taufan masih di Amerika Serikat. “Beliau masih di Amerika. Kemungkinan minggu ini juga beliau pulang dari sana,” terang salah satu orang dekat Taufan.

Agustus lalu, Dishub Kaltara membeberkan perizinan Grab dipandu Permenhub 108. Kemudian sebelum uji kir terlebih dahulu ditetapkan kuota untuk masing-masing kabupaten dan kota sebelum Rekomendasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) Tanda Khusus dan Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor diterbitkan Wali Kota Tarakan.

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Karmadibrata mengungkap dukungannya terhadap aturan industri ride-sharing. “Apa pun aturan untuk ride-sharing sebagai legalitas beroperasinya mitra GrabCar, kami dukung,” terang Ridzki, Kamis (13/9).

Perhatian Grab saat ini, terkait pijakan hukum yang berlaku bagi angkutan online setelah MA mengeluarkan putusan, mencabut Permenhub 108. “Ya, yang kami tunggu apa arahan selanjutnya. Ini demi kelancara operasi di lapangan serta bagaimana agar situasi tetap kondusif,” terangnya. (*/naa/lim)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 23:57

BKSDA Sarankan Diserahkan ke LK

TARAKAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyarankan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan…

Selasa, 18 September 2018 23:44

Sehari Penukaran, Tembus 1.142 Kartu GPN

TARAKAN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kalimantan Utara terus mendorong penggunaan sistem…

Selasa, 18 September 2018 12:24

KASIHAN..!! Beruang Madu Kurus di Kandang Besi

TARAKAN – Sedih rasanya melihat nasib tiga ekor beruang madu di dua kandang di dalam Hutan Kota…

Selasa, 18 September 2018 12:22

Potensi PAD, Investasi dan Libatkan Pihak Ketiga

KRITIK datang dari pemerhati lingkungan di Kalimantan Timur (Kaltim). Mantan Direktur Kawasan Wisata…

Selasa, 18 September 2018 12:19

Dibatasi, Dolar Naik, hingga Kompetitor Menguat

Semarak Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tidak berdampak signifikan bagi usaha jasa percetakan seperti…

Selasa, 18 September 2018 12:13

DPT Dicermati untuk Kali Kedua

TARAKAN- Imbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI agar dilakukan pencermatan ulang terhadap jumlah…

Selasa, 18 September 2018 12:11

Imunisasi MR Masih 46 Persen

TARAKAN – Pencapaian imunisasi measles rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara) masih cukup…

Selasa, 18 September 2018 11:59

Dua Spesialis Congkel Jok Motor Terciduk

TARAKAN - Dua pelaku pencurian spesialis merusak jok motor berhasil diamankan pihak kepolisian dari…

Selasa, 18 September 2018 11:51

Dolar Naik, Material KPR Ikut Naik

TARAKAN- Naiknya kurs dolar masih menjadi polemik. Pasalnya berbagai usaha juga mengalami imbasnya,…

Selasa, 18 September 2018 11:48

Akses Menuju Pemakaman Rusak Parah

TARAKAN - Jalan lingkungan menuju ke arah Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Nasrani, Kelurahan Juata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .