MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 14 September 2018 11:24
Dua WNI Asal Sulbar Diculik Kelompok Abu Sayyaf
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Istri dari korban penculikan, Yuli Aliyah tetap menunggu kabar dari sang suami yang diduga diculik oleh kelompok Abu Sayyaf dari Filipina di perairan Pulau Gaya, Semporna, Sabah. Rabu (11/9) sekira pukul 01.00 WITA dini hari.

Istri Usman tetap menunggu kabar dari pihak manapun, agar suaminya segera dikembalikan. Belum ada kabar satu pun, yang mengetahui letak posisi Usman dan Samsul. Sehingga pihak keluarga semakin khawatir.

“Belum ada perkembangan ini sampai sekarang, masih menunggu kabar juga letak posisi suami saya sekarang ada di mana,” kata Yuli Aliyah kepada Radar Tarakan, kemarin (13/9).

Lanjut dia, saat ini mulai dari pemerintah setempat hingga Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah melakukan komunikasi, namun tidak menyampaikan keberadaan Usman dan Samsul ada di mana.

Karena yang diketahui, Usman dan Samsul kemungkinan besar diculik oleh kelompok Abu Sayyaf. Seperti kejadian sebelumnya, karena ada keluarga Usman yang telah diculik oleh kelompok yang sama. Namun dapat dilepaskan.

“Suami saya sudah lama di Sabah, Malaysia. Namun sempat kembali ke kampung Februari lalu. Setelah itu kembali lagi bekerja di Malaysia,” ujarnya.

Tentu ia, sangat berharap Usman dapat kembali ke tanah air. Semoga penculikan ini Usman dapat kembali. Seperti keluarga yang sebelumnya yang pernah diculik, walaupun hampir setahun baru dapat kembali ke Indonesia. “Semoga tidak lama dikembalikan, tidak sampai setahun lagi seperti keluarga saya sebelumnya itu yang diculik,” tambahnya.

Sementara, dikutip dari Fajar.Co.Id, edisi Kamis (13/9). Kemenlu mengklarifikasi insiden penculikan dua nelayan Indonesia yang bekerja di kapal penangkap ikan berbendera Malaysia Dwi Jaya I oleh kelompok bersenjata.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Muhammad Iqbal mengungkapkan, kedua WNI yang diculik atas nama Samsul Saguni berusia 40 tahun dan Usman Yunus berusia 35 tahun asal Sulawesi Barat.

Menlu Retno Marsudi telah memerintahkan Konsul RI menemui otoritas keamanan di Semporna, pemilik kapal dan saksi pelapor guna memverifikasi informasi tersebut dan meminta keterangan tambahan.

“Kemlu telah menyampaikan berita tersebut kepada keluarga di Sulawesi Barat dan memberikan pendampingan bagi keluarga. Berkoordinasi dengan Pemda setempat,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (13/9).

Lanjut Iqbal, Menlu Retno juga telah melakukan komunikasi dengan Menlu Malaysia Saifuddin Abdullah guna menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Serta meminta jaminan keamanan bagi WNI yang bekerja di Sabah, khususnya nelayan. “Pada 13 September 2018 Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu dan Konsulat RI Tawau mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI di Sabah yang bekerja di kapal penangkap ikan untuk tidak melaut. Hingga situasi keamanan dipandang kondusif dan diperolehnya jaminan keamanan dari otoritas setempat,” tuturnya. (nal)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 12:01

Gagalkan Sabu Lima Kilogram

NUNUKAN – Setelah mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) asal Malaysia beberapa waktu…

Selasa, 18 September 2018 11:57

Tersinggung, HR Bacok Sitio Dengan Parang

NUNUKAN – Salah seorang pria paruh baya bernama Sitio, jadi korban amukan HR, pria sebayanya asal…

Selasa, 18 September 2018 11:55

Tak Digunakan, Lapak Pasar Liem Hie Djung Ditarik

NUNUKAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan akhirnya menarik puluhan kios dan lapak di Pasar…

Selasa, 18 September 2018 11:54

Pertambangan Dominasi PDRB

NUNUKAN – Sektor pertambangan dan penggalian masih mendominasi Produk Domestik Regional Bruto…

Selasa, 18 September 2018 11:53

PJU Dipastikan Beroperasi Hingga Akhir Tahun

NUNUKAN – Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Robby…

Selasa, 18 September 2018 11:52

Seleksi Administrasi, Satu Perserta Gugur

SEBANYAK 11 peserta menyerahkan persyaratan administrasi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemkab…

Senin, 17 September 2018 11:22

Loncat ke Laut, Bacco Ditemukan Tak Bernyawa

NUNUKAN – Seorang pria muda dikabarkan hilang di perairan Sei Taiwan Sebatik, setelah diketahui…

Senin, 17 September 2018 11:21

Ketergantungan Barang Malaysia Sudah Harus Dihilangkan

NUNUKAN – Ketergantungan masyarakat terhadap barang produksi Malaysia di wilayah perbatasan memang…

Senin, 17 September 2018 11:20

Dua Izin Jalur Transportasi Belum Beres

NUNUKAN – Dua jalur transportasi baru yang sedianya bakal dibuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Senin, 17 September 2018 10:00

Ketenangan di Pantai Sei Mengkadu

SATU lagi destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi di akhir pekan guys, yakni Pantai Sei Mengkadu, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .