MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 14 September 2018 11:24
Dua WNI Asal Sulbar Diculik Kelompok Abu Sayyaf
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Istri dari korban penculikan, Yuli Aliyah tetap menunggu kabar dari sang suami yang diduga diculik oleh kelompok Abu Sayyaf dari Filipina di perairan Pulau Gaya, Semporna, Sabah. Rabu (11/9) sekira pukul 01.00 WITA dini hari.

Istri Usman tetap menunggu kabar dari pihak manapun, agar suaminya segera dikembalikan. Belum ada kabar satu pun, yang mengetahui letak posisi Usman dan Samsul. Sehingga pihak keluarga semakin khawatir.

“Belum ada perkembangan ini sampai sekarang, masih menunggu kabar juga letak posisi suami saya sekarang ada di mana,” kata Yuli Aliyah kepada Radar Tarakan, kemarin (13/9).

Lanjut dia, saat ini mulai dari pemerintah setempat hingga Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah melakukan komunikasi, namun tidak menyampaikan keberadaan Usman dan Samsul ada di mana.

Karena yang diketahui, Usman dan Samsul kemungkinan besar diculik oleh kelompok Abu Sayyaf. Seperti kejadian sebelumnya, karena ada keluarga Usman yang telah diculik oleh kelompok yang sama. Namun dapat dilepaskan.

“Suami saya sudah lama di Sabah, Malaysia. Namun sempat kembali ke kampung Februari lalu. Setelah itu kembali lagi bekerja di Malaysia,” ujarnya.

Tentu ia, sangat berharap Usman dapat kembali ke tanah air. Semoga penculikan ini Usman dapat kembali. Seperti keluarga yang sebelumnya yang pernah diculik, walaupun hampir setahun baru dapat kembali ke Indonesia. “Semoga tidak lama dikembalikan, tidak sampai setahun lagi seperti keluarga saya sebelumnya itu yang diculik,” tambahnya.

Sementara, dikutip dari Fajar.Co.Id, edisi Kamis (13/9). Kemenlu mengklarifikasi insiden penculikan dua nelayan Indonesia yang bekerja di kapal penangkap ikan berbendera Malaysia Dwi Jaya I oleh kelompok bersenjata.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Muhammad Iqbal mengungkapkan, kedua WNI yang diculik atas nama Samsul Saguni berusia 40 tahun dan Usman Yunus berusia 35 tahun asal Sulawesi Barat.

Menlu Retno Marsudi telah memerintahkan Konsul RI menemui otoritas keamanan di Semporna, pemilik kapal dan saksi pelapor guna memverifikasi informasi tersebut dan meminta keterangan tambahan.

“Kemlu telah menyampaikan berita tersebut kepada keluarga di Sulawesi Barat dan memberikan pendampingan bagi keluarga. Berkoordinasi dengan Pemda setempat,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (13/9).

Lanjut Iqbal, Menlu Retno juga telah melakukan komunikasi dengan Menlu Malaysia Saifuddin Abdullah guna menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Serta meminta jaminan keamanan bagi WNI yang bekerja di Sabah, khususnya nelayan. “Pada 13 September 2018 Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu dan Konsulat RI Tawau mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI di Sabah yang bekerja di kapal penangkap ikan untuk tidak melaut. Hingga situasi keamanan dipandang kondusif dan diperolehnya jaminan keamanan dari otoritas setempat,” tuturnya. (nal)


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 15:15

Penerbitan Izin Berlayar Masih Gantung

NUNUKAN – Hingga kini, izin berlayar sejumlah perahu, speedboat, longboat…

Rabu, 14 November 2018 15:10

Dua Pekan, Polisi Tilang 792 Pengendara

NUNUKAN – Pasca Operasi Zebra yang dilaksanakan serentak se-Indonesia selama…

Rabu, 14 November 2018 15:09

Minta Jasa Pemeliharaan, Namun Tak Ada Perbaikan

NUNUKAN – Pembayaran jasa pemeliharaan dermaga kepada masyarakat diberlakukan di…

Rabu, 14 November 2018 11:56

Anggaran Minim, Tak Jadi Masalah

MESKI sudah miliki penyidik dan sekali menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika…

Rabu, 14 November 2018 11:26

Terlambat, Satu Peserta Gugur!!

NUNUKAN - Salah seorang peserta atas nama Nurkumala Sari Dewi…

Selasa, 13 November 2018 13:55

UMK 2019 Ditetapkan Rp 2,8 Juta

NUNUKAN – Setelah melalui pembahasan dan pertimbangan sejumlah pihak, Pemerintah…

Selasa, 13 November 2018 13:54

Tambah Dua Kecamatan di Perbatasan

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, kembali memekarkan dua kecamatan…

Selasa, 13 November 2018 13:53

Bupati Pilih ‘Diam’ Soal Fee Proyek

NUNUKAN – Dunia maya kembali dihebohkan atas unggahan salah satu…

Selasa, 13 November 2018 13:51

Masih Banyak yang Kesulitan Menjangkau Ibu Kota

NUNUKAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan, akan…

Selasa, 13 November 2018 11:48

Kebakaran di Desa Atap Dipicu Korsleting

NUNUKAN – Para korban insiden kebakaran di Desa Atap Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .