MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 14 September 2018 11:19
Transmisi Sei Menggaris 'Dihantui' Pembebasan Lahan
SURVEI LAPANGAN: Lahan di Tanjung Keramat yang menjadi lokasi berdirinya fasilitas JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris South Sembakung Gas Plant, Kamis (13/9).

PROKAL.CO, TARAKAN – Terkendala kondisi geografis lapangan sehingga dibutuhkan pembangunan transmisi menyalurkan listrik di seluruh wilayah Kalimantan Utara, PT PLN (Persero) dan Joint Operating Body (JOB) Pertamyna-5dco E&P Simenggaris pun meau lokasi, Kamis (13/9).

Ketua Tim Monetisasi Joint Operating Body (JOB) Pertamina-Medco E&P Simenggaris Amrullah Hakim mengatakan, untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kaltara ini dilakukan survei lapangan penetapan lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) di mulut sumur gas Sei Menggaris sebesar 40 Megawatt (MW) di lapangan JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris, Kamis (13/9).

“PLN dari pusat maupun PLN perwakilan Kaltimtara melakukan survei untuk menetapkan lokasi dan tata waktu pembangunan tapak transmisi dan mesin pembangkit sehingga pembangunan PLTMG dan transmisi 150 kV dapat berjalan lancar dan dapat beroperasi sesuai target di 2020,” jelasnya.

Sesuai dengan perjanjian jual beli gas (PJBG), Blok Simenggaris di Kaltara akan memasok gas dengan total jumlah kontrak sebesar 21,6 TBTU hingga di 2028 dengan jumlah penyerahan harian kepada PLN sebesar 8 BBTUD. “Berdasarkan PJBG antara JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris dan PT PLN (Persero) serta RUPTL PLN 2018-2027,” katanya.

Hal terpenting dalam pembangunan infrastruktur energi dan kelistrikan, khususnya transmisi listrik adalah pembebasan lahan. Maka perlu komitmen dari PT PLN (persero) untuk membebaskan lahan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Sehingga pembangunan transmisi dapat beroperasi pada 2020. Oleh Karena itu, Pemprov Kaltara dan Kantor Staf Presiden Republik Indonesia telah memberi dukungan penuh bagi  PLN  dalam pembebasan lahan untuk tapak transmisi dengan menggunakan UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. 

Ia mengatakan melalui aturan ini, PLN dapat mengejar penyelesaian pembangunan transmisi Simenggaris-Tideng Pale–Bulungan di akhir 2020. Sementara  transmisi Sekatak–Tarakan diharapkan dapat beroperasi di awal 2021. Sehingga di awal 2021, PLTMG mulut sumur Sei Menggaris sudah dapat memasok listrik pada sistem Bulungan–Berau–Tarakan.

“Semua pihak bertekad untuk menyelesaikan pembangunan pembangkit mulut sumur PLTMG Sei Menggaris 40 MW dan transmisi 150 kV pada 2020. Untuk itu mari bersinergi, rapatkan barisan, dan bekerja dengan penuh semangat guna mensukseskan dan memajukan Kalimantan Utara,” terangnya.

Untuk diketahui, JOB Pertamina Medco E&P Simenggaris memiliki lapangan South Sembakung Gas Plant dengan kapasitas 30 MMSCFD yang dihasilkan dari empat sumur gas. Gas plant tersebut dibangun di wilayah Tanjung Keramat dengan luas lokasi sebesar 6,3 hektare.

Sementara itu, Deputi Manajer Perencanaan Pengadaan Pembangkit di Divisi Engineering PT PLN (Persero) Hadi Saputra Marpaung mengatakan, terdapat tiga lokasi yang disurvei. Ketiga lokasi yang berada di sekitar lingkungan JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris ini pun dinilai layak untuk pembangkit.

Untuk menentukan lokasi dipilih yang lebih efektif, baik dari segi biaya dan non teknis. Lebih lanjut dijelaskannya, non teknis ini dalam artian lokasi sudah dinyatakan legal. Status lahan, rencana tata ruang wilayah (RTRW), perizinan dan pembebasan lahannya sudah terpenuhi. Rencana dalam waktu dekat ini PT PLN (Persero) akan menentukan lokasi.

“Jadi semua akan kami kaji dan perlu pendalaman, apakah lahannya masuk ke dalam kawasan hutan lindung. Kalau sudah memenuhi target, dalam bulan ini kami sudah memutuskan lokasi terbaik. Kemudian nanti akan ditindaklanjuti dengan pembuatan kajian,” kata Hadi.

Sesuai dengan rencana umum penyediaan tenaga listrik (RUPTL), mesin pembangkit yang digunakan merupakan tipe teknologi PLTMG yang menggunakan mesin gas.

Saat disinggung mengenai jalur transmisi, ia mengaku dibutuhkannya sinkronisasi antara target penyelesaian pembangkit, gas dan transmisi.

“Sesuai target kami di 2020/2021. Tadi juga sudah disampaikan dari teman-teman UIP, untuk transmisi sudah on progress. Jalur transmisinya sudah diketahui, tinggal pembebasan lahan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengurus izin dan konstruksinya,” lanjutnya.

Ditambahkan DM Perencanaan Umum di PLN UIP Kabag Timur Muhammad Adam mengatakan, yang menjadi kendala mengenai pembebasan lahan. Dalam hal ini sangat diharapkan pemerintah setempat dapat memfasilitasi dalam penyelesaian pembebasan lahan ini.

“Karena pengalaman sebelumnya pernah berhenti di tengah jalan karena ada perusahaan yang mempersulit. Jadi mohon bantuan dari pemerintah setempat agar bisa memediasi agar cepat terlaksana,” jelas Adam.

Dalam pembebasan lahan untuk membangun transmisi listrik ini digunakan Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2012. “Nanti di-appraisal, setelah di-appraisal baru dilakukan pembebasan sesuai dengan nilai appraisal itu,” katanya.

Sedangkan jalur transmisi yang dibangun dari Simenggaris ke Tidang Pale sepanjang 80 kilometer. Ia mengatakan dalam tahun ini sudah harus dilakukan survei sekaligus pembebasan lahan. Sehingga pembangunan transmisi Simenggaris-Tidung Pale ini selesai di akhir 2020 mendatang.

“Dengan jadwal yang ketat, mau enggak mau tahun ini harus jalan surveinya sekaligus pembebasan lahan,” imbuhnya. (*/one/lim)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 23:57

BKSDA Sarankan Diserahkan ke LK

TARAKAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyarankan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan…

Selasa, 18 September 2018 23:44

Sehari Penukaran, Tembus 1.142 Kartu GPN

TARAKAN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kalimantan Utara terus mendorong penggunaan sistem…

Selasa, 18 September 2018 12:24

KASIHAN..!! Beruang Madu Kurus di Kandang Besi

TARAKAN – Sedih rasanya melihat nasib tiga ekor beruang madu di dua kandang di dalam Hutan Kota…

Selasa, 18 September 2018 12:22

Potensi PAD, Investasi dan Libatkan Pihak Ketiga

KRITIK datang dari pemerhati lingkungan di Kalimantan Timur (Kaltim). Mantan Direktur Kawasan Wisata…

Selasa, 18 September 2018 12:19

Dibatasi, Dolar Naik, hingga Kompetitor Menguat

Semarak Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tidak berdampak signifikan bagi usaha jasa percetakan seperti…

Selasa, 18 September 2018 12:13

DPT Dicermati untuk Kali Kedua

TARAKAN- Imbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI agar dilakukan pencermatan ulang terhadap jumlah…

Selasa, 18 September 2018 12:11

Imunisasi MR Masih 46 Persen

TARAKAN – Pencapaian imunisasi measles rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara) masih cukup…

Selasa, 18 September 2018 11:59

Dua Spesialis Congkel Jok Motor Terciduk

TARAKAN - Dua pelaku pencurian spesialis merusak jok motor berhasil diamankan pihak kepolisian dari…

Selasa, 18 September 2018 11:51

Dolar Naik, Material KPR Ikut Naik

TARAKAN- Naiknya kurs dolar masih menjadi polemik. Pasalnya berbagai usaha juga mengalami imbasnya,…

Selasa, 18 September 2018 11:48

Akses Menuju Pemakaman Rusak Parah

TARAKAN - Jalan lingkungan menuju ke arah Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Nasrani, Kelurahan Juata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .