MANAGED BY:
SABTU
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 14 September 2018 10:31
Usulan Tambahan Usia Tak Direspons

Terkait Perekrutan Dokter Spesialis di CPNS 2018

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Usulan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara) perihal penambahan batas maksimal usia dokter spesialis pada rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini tak direspons pemerintah pusat.

Kepala BKD Kaltara Muhammad Ishak mengatakan, usia maksimal dari masing-masing formasi pada seleksi abdi negara tahun ini kembali ditetapkan 35 tahun. Termasuk untuk formasi dokter spesialis yang pada seleksi CPNS di Kaltara tahun lalu tidak terisi karena terbentur masalah usia. “Pada rakor (rapat koordinasi) beberapa waktu lalu sudah saya sampaikan, tapi tetap tidak terakomodir. Padahal dasarnya juga dari surat Kemenpan-RB soal batasan usia 40 tahun untuk dokter spesialis seperti yang kami usulkan,” ujar Ishak kepada Radar Kaltara, saat ditemui di kantornya, Kamis (13/9).

Dengan begitu, besar kemungkinan jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara diberikan formasi dokter spesialis tersebut, kejadian seperti saat rekrutmen 2017 lalu bakal terulang lagi, yakni tidak ada pendaftar pada formasi tersebut.

Sementara untuk penetapan kuota, tahun ini ada sedikit perbedaan dengan tahun sebelumnya. Untuk tahun lalu diberikan nominal secara global, setelah itu baru dibuatkan formasinya untuk kemudian dikonsultasikan kembali. “Kalau sekarang informasinya formasi yang dikeluarkan dari pusat itu sudah rinci hingga ke formasi-formasi yang diberikan. Bahkan disebutkan untuk kebutuhan daerah mana juga disebutkan di situ,” katanya.

Tapi, pihaknya akan tetap melihat atau melakukan pencermatan seperti apa model pengumumannya nanti. Jika memang memungkinkan untuk dibahas kembali, maka hal itu akan ditindak lanjut ke Kemenpan-RB.

Artinya, dipertanyakan kembali untuk usulan dokter spesialis tersebut. Karena jika tetap menggunakan sistem yang lama dengan batasan usia maksimal 35 tahun itu, maka besar kemungkinan akan terjadi kekosongan lagi. “Jika tetap dipaksakan dengan merekrut yang usia 35 tahun, bisa jadi sia-sia lagi. Lebih baik kita usulkan untuk dialihkan ke formasi yang lain,” sebutnya.

Untuk ini, pihaknya akan tetap berupaya. Seperti apapun hasilnya, tetap akan kembali ke Kemenpan-RB yang akan memutuskannya. Pastinya, jika rekrutmen jadi dibuka pada 19 September pekan depan, maka prosesnya sudah jadi sangat mepet.

Pastinya, hingga saat ini peraturan presiden (perpres) untuk mengatur soal batasan maksimal usia dokter spesialis yang bisa mengikuti seleksi CPNS itu belum dikeluarkan atau belum disahkan menjadi payung hukum tetap. 

Sementara, untuk sat ini BKD masih terus standby-kan anggotanya di Kemenpan-RB untuk menunggu informasi formasi seperti yang dijanjikan sebelumnya. Semoga sudah ada kepastian dari pusat. “Saya sudah kirim kasubag (Deny) ke sana untuk menunggu pembagian formasi. Dan hingga saat ini kami masih menunggu. Jika sampai besok (hari ini) tidak ada, maka kami akan tetap tunggu sampai besok,” sebutnya.

“Intinya, Pemprov Kaltara bersama dengan kabupaten/kota yang ada di dalamnya  akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengakomodir para sarjana yang hingga kini masih menganggur,” jelasnya. (iwk/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 10:21

SPN Prioritaskan Putra Daerah

TANJUNG SELOR – Adanya Sekolah Kepolisian Negara(SPN) milik Polda Kaltara…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:19

Jadi Delegasi Indonesia-Korea Youth Exchange Program 2019

Meski berasal dari wilayah perdesaan yang terdepan, terluar, dan tertinggal…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:16

Waspadai Cuaca Ekstrem di Arab Saudi

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) dengan panitia…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:16

TERULANG..!! Operasi Pekat Diduga Bocor

TANJUNG SELOR – Aparat gabungan menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat),…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:13

Identitas Jasad di Pondok Padi Terungkap

TANJUNG SELOR – Identitas mayat yang ditemukan di sebuah pondok…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:13

Pembentukan Korem Ditarget Tahun Depan

TANJUNG SELOR – Komandan Komando Resor Militer (Korem) 091/ASN, Brigjen…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:12

Pemprov Serahkan KUA-PPAS 2020 ke DPRD

TANJUNG SELOR – Mempercepat pembahasan anggaran tahun 2020, Pemerintah Provinsi…

Jumat, 19 Juli 2019 10:01

Laura Tolak ke ‘Provinsi’, Siap Dua Periode di Nunukan

TANJUNG SELOR – Beberapa tokoh politik yang namanya diisukan bakal…

Jumat, 19 Juli 2019 09:45

Kapolri: Keamanan Nomor Satu

TANJUNG SELOR – Gedung Mapolda Kaltara yang berada di Jalan…

Jumat, 19 Juli 2019 09:38

Sajikan ‘Ulong Da’a’, Tradisi suku Dayak Dataran Tinggi Borneo

‘Ulong Da’a’ menjadi salah prosesi penyambutan kedatangan Kepala Kepolisian Republik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*