MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 14 September 2018 10:20
Produksi Udang Belum Maksimal
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kawasan potensial lahan pertambakan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) diklaim terluas di Indonesia.

Luasannya mencapai sekira 149.958 hektare (ha). Dari total luasan tersebut, sekira 112 ribu hektarenya diisi dengan komoditas udang.

Kendati secara hitungan lahan pertambakan cukup luas, namun produksi hasil panen pertambakan khususnya udang justru masih belum terealisasi maksimal.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, H. Amir Bakri, setiap hektare tambak hasil panenennya masih pada kisaran 60 kilogram udang. "Inilah yang terus kami upayakan menggenjotnya supaya potensi yang ada di sini (Kaltara) terkelola dengan maksimal dan hasil yang lebih baik," ungkap Amir belum lama ini.

Idealnya, kata Amir, per hektare tambak jika dimaksimalkan pengelolaannya diyakini akan mampu memproduksi hingga mencapai angka 500 kilogram udang. "Ini penyebabnya ada pada luasan maksimal setiap petak tambaknya. Termasuk pola atau cara budidaya juga cukup menentukan," tegasnya.

Semestinya, lanjut Amir, luasan setiap petak tambak cukup dua hingga tiga hektare saja. Tetapi di Kaltara masih ditemukan satu petak tambak justru luasannya hingga puluhan hektare.

Hal itu dipastikan sangat memengaruhi perkembangan udang itu sendiri. Selain itu, kadar garam di kolam tambak utama dan kolam pembibitan juga dapat memengaruhi pertumbuhan benur (bibit) udang.

Perbedaan kadar garam antara lokasi pembibitan dan tambak dapat menjadi ancaman bahkan menyebabkan kematian benur. "Perlu menerapkan kolam penampungan air untuk mengatur kadar keasinan. Ini juga masih belum diterapkan," imbuh Amir.

Faktor lain adalah penggunaan racun atau pestisida untuk mengusir hama di tambak juga sangat berpengaruh terhadap keamanan ekosistem yang ada di kawasan pertambakan itu sendiri.

Dari aspek biaya, penggunaan pestisida khususnya teodan cukup praktis. Namun sangat tidak bagus untuk kualitas tanah dan ekosistem lainnya.

Kata dia, pihaknya akan berupaya memaksimalkan menyosialisasikan faktor-faktor penentu tersebut ke masyarakat. "Cari solusinya dan bersama dibenahi lagi. Harapannya produksi udang di Kaltara bisa meningkat," urainya.

Ia menambahkan, secara keseluruhan luasan tambak di provinsi termuda ini tersebar di Kabupaten Bulungan sekira 27.113,84 hektare. Sebanyak 8.426,97 hektare masuk kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) dan sekira 18.686,87 hektare di kawasan Hutan Produksi (HP).

Selanjutnya di Nunukan sekira 169,24 hektare. Kesemuanya masuk dalam kawasan Hutan Produksi. Kemudian Tana Tidung sekira 6.483,53 hektare. Seluas 4.353,79 hektare di kawasan APL dan 2.129,73 hektare di kawasan HP.

"Saat ini kami masih proses pendataan tambak. Sudah sejak awal tahun lalu. Tapi baru sekira seribuan yang sudah terdata untuk selanjutnya proses sertifikasi," tuturnya. (isl/ash)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 12:43

Gunakan Jalur Resmi, Perlu Sinergikan Puluhan Pengusaha

TANJUNG SELOR – Pekan lalu tepatnya Kamis (13/9), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)…

Kamis, 20 September 2018 12:40

Tingkatkan Ekonomi Warga, Bhabinkamtibmas Harus Berperan Aktif

TANJUNG SELOR – Tugas kepolisian sebagai abdi negara tak semata-mata menjaga keamanan dan ketertiban…

Kamis, 20 September 2018 12:37

Jalan 603,91 Kilometer Prioritas KemenPU-PR

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim)…

Kamis, 20 September 2018 12:35

Modus Mengajari, Mawar Digauli Selama 3 Tahun

KASUS pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor…

Kamis, 20 September 2018 12:32

Dapati Bacaleg Curi Start Kampanye

TANJUNG SELOR – Setelah beberapa kali sempat terindikasi adanya beberapa bakal calon legislatif…

Rabu, 19 September 2018 21:27

Anggaran Disetujui, Jembatan Bulan Dikaji Lagi

TANJUNG SELOR – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum,…

Rabu, 19 September 2018 21:24

BKD Tegaskan Tidak Terima Berkas Titipan

TANJUNG SELOR – Meski pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018  ditunda hingga…

Rabu, 19 September 2018 11:27

Terlambat Serahkan LADK, Caleg Dicoret

TANJUNG SELOR – Penyerahan laporan awal dana kampanye (LADK) dan rekening khusus dana kampanye…

Rabu, 19 September 2018 11:25

Pemerintah Tak Tanggung Biaya Pemulangan Pelacur

TANJUNG SELOR - Pemerintah menargetkan Indonesia bebas dari praktik prostitusi pada tahun 2019 mendatang.…

Rabu, 19 September 2018 11:24

Menyanggupi Pengembangan Hutan Kota

TANJUNG SELOR – Pengembangan Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor bukan hanya sekedar wacana.Terbaru,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .