MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 14 September 2018 10:15
Kapal Berhenti Beroperasi, Harga Sembako Naik
TAK BEROPERASI: Kapal sembako dari Malaysia, berhenti beroperasi akibat tak ingin ditangkap oleh pihak aparat keamanan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kejadian penangkapan kapal sembilan bahan pokok (sembako) dari Tawau, Malaysia membuat para pemilik dan pengusaha sembako tak ingin melakukan aktivitas. Alasannya, takut dijadikan tangkapan selanjutnya oleh pihak aparat keamanan.

Seperti yang diungkapkan salah seorang pengusaha sembako dari Malaysia, Samad bahwa, sembako dari Tawau, Malaysia sangat sulit untuk dihilangkan di daerah perbatasan. Karena aktivitas ini telah berlansung sejak lama. “Perdagangan lintas batas ini, bukan pekerjaan baru. Tapi ini pekerjaan sejak puluhan tahun lalu,” kata Samad kepada media ini kemarin.

Menurutnya, penangkapan beberapa kapal yang terjadi, membuat para pengusaha berhenti untuk sementara waktu mengambil sembako dari Tawau, Malaysia. Karena saat ini menghindari adanya penangkapan kembali terjadi.

Akibat tidak adanya kapal sembako dari Tawau, harga sembako mulai naik. Seperti gula sebelumya harga gula Rp 11 ribu per kilogram (kg), tetapi sejak seminggu kapal tidak masuk, harga gula naik menjadi Rp 15 ribu per kg. “Baru seminggu harga gula sudah naik, belum harga sembako lainnya juga pasti ikut naik yang dibeli dari Tawau,” ujarnya.

Lanjut dia, para pengusaha sembako tetap ingin menjual sembako dari Malaysia karena memiliki alasan tersendiri. Terutama terkait keuntungan yang didapatkan. Karena jika ada yang dekat dan dilakukan secara benar, maka itu yang diikuti. “Perdagangan lintas batas ini dilakukan secara resmi, jadi tidak perlu dipermasalahkan. Karena sembako ini hanya ingin dikonsumsi oleh masyarakat Nunukan sendiri,” tambahnya.

Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan, Hasan Basri mengatakan, ada yang mengemukakan protes terhadap penangkapan kapal sembako Malaysia. Namun itu, bukan menjadi masalah utama. Walaupun memang saat ini masih bergantung dengan sembako dari Tawau, Malaysia.

“Sembako di Nunukan ini memang selalu aman, walaupun ada gejolak sembako naik. Namun di daerah perbatasan tetap aman. Karena masih ada sembako lain yang mengimbangi,” kata Hasan Basri.

Menurutnya, para pengusaha mulai ada yang bergejolak, karena kemungkinan mulai kesulitan mengambil sembako dari Tawau, Malaysia. Namun, masyarakat Nunukan tidak perlu resah. “Di perbatasan ini masih menggunakan perdagangan lintas batas, landasannya adalah kerja sama antara kedua negara dengan membatasi belanja RM 600 per orang tiap hari,” ujarnya. (nal/fly)


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 15:15

Penerbitan Izin Berlayar Masih Gantung

NUNUKAN – Hingga kini, izin berlayar sejumlah perahu, speedboat, longboat…

Rabu, 14 November 2018 15:10

Dua Pekan, Polisi Tilang 792 Pengendara

NUNUKAN – Pasca Operasi Zebra yang dilaksanakan serentak se-Indonesia selama…

Rabu, 14 November 2018 15:09

Minta Jasa Pemeliharaan, Namun Tak Ada Perbaikan

NUNUKAN – Pembayaran jasa pemeliharaan dermaga kepada masyarakat diberlakukan di…

Rabu, 14 November 2018 11:56

Anggaran Minim, Tak Jadi Masalah

MESKI sudah miliki penyidik dan sekali menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika…

Rabu, 14 November 2018 11:26

Terlambat, Satu Peserta Gugur!!

NUNUKAN - Salah seorang peserta atas nama Nurkumala Sari Dewi…

Selasa, 13 November 2018 13:55

UMK 2019 Ditetapkan Rp 2,8 Juta

NUNUKAN – Setelah melalui pembahasan dan pertimbangan sejumlah pihak, Pemerintah…

Selasa, 13 November 2018 13:54

Tambah Dua Kecamatan di Perbatasan

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, kembali memekarkan dua kecamatan…

Selasa, 13 November 2018 13:53

Bupati Pilih ‘Diam’ Soal Fee Proyek

NUNUKAN – Dunia maya kembali dihebohkan atas unggahan salah satu…

Selasa, 13 November 2018 13:51

Masih Banyak yang Kesulitan Menjangkau Ibu Kota

NUNUKAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan, akan…

Selasa, 13 November 2018 11:48

Kebakaran di Desa Atap Dipicu Korsleting

NUNUKAN – Para korban insiden kebakaran di Desa Atap Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .