MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 14 September 2018 10:15
Kapal Berhenti Beroperasi, Harga Sembako Naik
TAK BEROPERASI: Kapal sembako dari Malaysia, berhenti beroperasi akibat tak ingin ditangkap oleh pihak aparat keamanan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kejadian penangkapan kapal sembilan bahan pokok (sembako) dari Tawau, Malaysia membuat para pemilik dan pengusaha sembako tak ingin melakukan aktivitas. Alasannya, takut dijadikan tangkapan selanjutnya oleh pihak aparat keamanan.

Seperti yang diungkapkan salah seorang pengusaha sembako dari Malaysia, Samad bahwa, sembako dari Tawau, Malaysia sangat sulit untuk dihilangkan di daerah perbatasan. Karena aktivitas ini telah berlansung sejak lama. “Perdagangan lintas batas ini, bukan pekerjaan baru. Tapi ini pekerjaan sejak puluhan tahun lalu,” kata Samad kepada media ini kemarin.

Menurutnya, penangkapan beberapa kapal yang terjadi, membuat para pengusaha berhenti untuk sementara waktu mengambil sembako dari Tawau, Malaysia. Karena saat ini menghindari adanya penangkapan kembali terjadi.

Akibat tidak adanya kapal sembako dari Tawau, harga sembako mulai naik. Seperti gula sebelumya harga gula Rp 11 ribu per kilogram (kg), tetapi sejak seminggu kapal tidak masuk, harga gula naik menjadi Rp 15 ribu per kg. “Baru seminggu harga gula sudah naik, belum harga sembako lainnya juga pasti ikut naik yang dibeli dari Tawau,” ujarnya.

Lanjut dia, para pengusaha sembako tetap ingin menjual sembako dari Malaysia karena memiliki alasan tersendiri. Terutama terkait keuntungan yang didapatkan. Karena jika ada yang dekat dan dilakukan secara benar, maka itu yang diikuti. “Perdagangan lintas batas ini dilakukan secara resmi, jadi tidak perlu dipermasalahkan. Karena sembako ini hanya ingin dikonsumsi oleh masyarakat Nunukan sendiri,” tambahnya.

Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan, Hasan Basri mengatakan, ada yang mengemukakan protes terhadap penangkapan kapal sembako Malaysia. Namun itu, bukan menjadi masalah utama. Walaupun memang saat ini masih bergantung dengan sembako dari Tawau, Malaysia.

“Sembako di Nunukan ini memang selalu aman, walaupun ada gejolak sembako naik. Namun di daerah perbatasan tetap aman. Karena masih ada sembako lain yang mengimbangi,” kata Hasan Basri.

Menurutnya, para pengusaha mulai ada yang bergejolak, karena kemungkinan mulai kesulitan mengambil sembako dari Tawau, Malaysia. Namun, masyarakat Nunukan tidak perlu resah. “Di perbatasan ini masih menggunakan perdagangan lintas batas, landasannya adalah kerja sama antara kedua negara dengan membatasi belanja RM 600 per orang tiap hari,” ujarnya. (nal/fly)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 12:01

Gagalkan Sabu Lima Kilogram

NUNUKAN – Setelah mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) asal Malaysia beberapa waktu…

Selasa, 18 September 2018 11:57

Tersinggung, HR Bacok Sitio Dengan Parang

NUNUKAN – Salah seorang pria paruh baya bernama Sitio, jadi korban amukan HR, pria sebayanya asal…

Selasa, 18 September 2018 11:55

Tak Digunakan, Lapak Pasar Liem Hie Djung Ditarik

NUNUKAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan akhirnya menarik puluhan kios dan lapak di Pasar…

Selasa, 18 September 2018 11:54

Pertambangan Dominasi PDRB

NUNUKAN – Sektor pertambangan dan penggalian masih mendominasi Produk Domestik Regional Bruto…

Selasa, 18 September 2018 11:53

PJU Dipastikan Beroperasi Hingga Akhir Tahun

NUNUKAN – Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Robby…

Selasa, 18 September 2018 11:52

Seleksi Administrasi, Satu Perserta Gugur

SEBANYAK 11 peserta menyerahkan persyaratan administrasi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemkab…

Senin, 17 September 2018 11:22

Loncat ke Laut, Bacco Ditemukan Tak Bernyawa

NUNUKAN – Seorang pria muda dikabarkan hilang di perairan Sei Taiwan Sebatik, setelah diketahui…

Senin, 17 September 2018 11:21

Ketergantungan Barang Malaysia Sudah Harus Dihilangkan

NUNUKAN – Ketergantungan masyarakat terhadap barang produksi Malaysia di wilayah perbatasan memang…

Senin, 17 September 2018 11:20

Dua Izin Jalur Transportasi Belum Beres

NUNUKAN – Dua jalur transportasi baru yang sedianya bakal dibuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Senin, 17 September 2018 10:00

Ketenangan di Pantai Sei Mengkadu

SATU lagi destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi di akhir pekan guys, yakni Pantai Sei Mengkadu, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .