MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 12 September 2018 14:47
Serfianus Minta Camat Awasi Ketat Dana Desa
PERLU PENGAWASAN: Salah satu sudut di Kecamatan Sebatik. Pembangunan infrastruktur melalui dana desa diharapkan bisa diawasi ketat tiap camat. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Besarnya alokasi dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang menjadi sorotan setiap kalangan itu perlu diawasi ketat.

Untuk itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus S.Ip meminta seluruh camat, khususnya yang memiliki pemerintahan desa, dapat mengawal ketat setiap penggunaan dana desa di daerahnya.

Pengawasan dimaksud bukan ketika dilakukan. Namun lebih kepada pasca penggunaannya. Khususnya untuk dana desa yang lebih banyak digunakan untuk pembangunan fisik berupa sarana dan prasarana. “Camat itu harus sering-sering ke lapangan juga. Lihat apa saja sarana yang dibangun. Jangan sampai laporan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan,” kata Serfianus di hadapan sejumlah camat yang hadir dalam kegiatan sosialisasi penyediaan peningkatan kapasitas teknis desa dan rapat koordinasi program inovasi desa, yang digelar di Kantor Bupati Nunukan belum lama ini.

Menurutnya, jika terjadi penyelewengan dalam penggunaan dana desa maka yang ikut bertanggung jawab juga camat setempat. Sebab, perpanjangan tangan bupati itu ada pada camat. Penggunaan dana desa itu memang perlu transparan. “Adanya pengawasan dari camat diharapkan agar kepada desa itu tidak merasa sendirian dalam mengelola dana desa. Karena selain transparan, penggunaan dana desa juga harus sesuai peruntukannya,” jelasnya.

Dikatakan, keberadaan pemerintahan desa di sebuah kecamatan sebenarnya memberikan dampak positif terhadap pembangunan sarana dan prasarana untuk kepentingan masyarakat. Sebab, di tengah menurunnya sumber keuangan daerah saat ini, dana desa masih tetap dikucurkan pemerintah pusat. Sehingga tak memengaruhi rencana pembangunan yang selama ini direncanakan. “Makanya, pengawasannya harus ketat. Jangan sampai tidak tepat sasaran,” ungkapnya. (oya/ash)

 


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 10:09

ALHAMDULILLAH..!! 417 Warga Binaan Terima Remisi Idulfitri

NUNUKAN – Total 417 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:08

SAYANG SEKALI..!! Bangunan Baru Tak Kunjung Digunakan

NUNUKAN – Gedung baru Pelabuhan Tunon Taka, hingga saat ini…

Rabu, 22 Mei 2019 10:06

Sita Sejumlah Senpi dan Sabu

NUNUKAN – Personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Nunukan…

Selasa, 21 Mei 2019 11:25

PLN Akui Sulit Alih Kelola PLTMG Sebaung

NUNUKAN – Kerusakan beberapa unit mesin di Pembangkit Listrik Tenaga…

Selasa, 21 Mei 2019 11:23

Tukin Reguler ASN Cair, THR Honorer Nihil

NUNUKAN – Selain gaji, tunjangan kinerja (tukin) reguler aparatur sipil…

Selasa, 21 Mei 2019 11:19

Dimangsa Buaya, WNI Ditemukan Tanpa Kepala

NUNUKAN – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) diketahui kesehariannya  sebagai…

Selasa, 21 Mei 2019 11:18

Modal Silaturahmi, Dapat Anggaran Rp 40 Miliar

NUNUKAN – Sekolah di perbatasan kembali mendapatkan anggaran dari Kementerian…

Selasa, 21 Mei 2019 11:17

Petugas PPK Sebatik Utara Terancam Pidana Pemilu

NUNUKAN – Seorang anggota atau petugas Panitia Pemungutan Suara Kecamatan…

Senin, 20 Mei 2019 13:05

Empat Mesin PLTMG Sebaung Tak Beroperasi

NUNUKAN – Kekurangan daya listrik selama Ramadan kembali terjadi. Kekurangan…

Senin, 20 Mei 2019 13:04

Nama Fasum dan Jalan Mulai Dilirik Pemerintah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan akhirnya tergerak memberikan nama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*