MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 12 September 2018 14:47
Serfianus Minta Camat Awasi Ketat Dana Desa
PERLU PENGAWASAN: Salah satu sudut di Kecamatan Sebatik. Pembangunan infrastruktur melalui dana desa diharapkan bisa diawasi ketat tiap camat. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Besarnya alokasi dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang menjadi sorotan setiap kalangan itu perlu diawasi ketat.

Untuk itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus S.Ip meminta seluruh camat, khususnya yang memiliki pemerintahan desa, dapat mengawal ketat setiap penggunaan dana desa di daerahnya.

Pengawasan dimaksud bukan ketika dilakukan. Namun lebih kepada pasca penggunaannya. Khususnya untuk dana desa yang lebih banyak digunakan untuk pembangunan fisik berupa sarana dan prasarana. “Camat itu harus sering-sering ke lapangan juga. Lihat apa saja sarana yang dibangun. Jangan sampai laporan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan,” kata Serfianus di hadapan sejumlah camat yang hadir dalam kegiatan sosialisasi penyediaan peningkatan kapasitas teknis desa dan rapat koordinasi program inovasi desa, yang digelar di Kantor Bupati Nunukan belum lama ini.

Menurutnya, jika terjadi penyelewengan dalam penggunaan dana desa maka yang ikut bertanggung jawab juga camat setempat. Sebab, perpanjangan tangan bupati itu ada pada camat. Penggunaan dana desa itu memang perlu transparan. “Adanya pengawasan dari camat diharapkan agar kepada desa itu tidak merasa sendirian dalam mengelola dana desa. Karena selain transparan, penggunaan dana desa juga harus sesuai peruntukannya,” jelasnya.

Dikatakan, keberadaan pemerintahan desa di sebuah kecamatan sebenarnya memberikan dampak positif terhadap pembangunan sarana dan prasarana untuk kepentingan masyarakat. Sebab, di tengah menurunnya sumber keuangan daerah saat ini, dana desa masih tetap dikucurkan pemerintah pusat. Sehingga tak memengaruhi rencana pembangunan yang selama ini direncanakan. “Makanya, pengawasannya harus ketat. Jangan sampai tidak tepat sasaran,” ungkapnya. (oya/ash)

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:09

Anggota PPK Terancam Disanksi

NUNUKAN – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang bertugas di Kecamatan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:06

Apa Kabar Pengerjaan Terminal Baru Pelabuhan Tunon Taka..??

NUNUKAN – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Nunukan menargetkan pengerjaan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:03

Lahan Tidur Disulap Kebun Jagung

NUNUKAN – Untuk membantu menambah penghasilan para petani, perlu ada…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:02

Waspada! Penipu Online Catut Foto ASN

NUNUKAN – Belum lama ini, beredar foto dari salah seorang…

Jumat, 15 Februari 2019 15:14

BPK Beraksi, Bupati Akui Gelisah

NUNUKAN – Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Republi Indonesia (RI) Provinsi…

Jumat, 15 Februari 2019 15:12

Pemerintah Malaysia Kembali Deportasi 153 WNI

NUNUKAN – Sebanyak 153 warga negara Indonesia (WNI), terpaksa dipulangkan…

Jumat, 15 Februari 2019 14:57

Dewan Pusat Malaysia Pantau Sektor Perikanan di Sebatik

NUNUKAN – Dewan Pusat Malaysia berkunjung ke Pulau Sebatik, melihat…

Jumat, 15 Februari 2019 14:55

Perusahaan Tetap Akan Bayar Hutang

NUNUKAN – PT Sempurna yang berlokasi di Desa Bambangan, Kecamatan…

Kamis, 14 Februari 2019 10:18

Utang Rp 10 M, Perusahaan Berhenti Beroperasi, Petani Sawit Menuntut Pelunasan

NUNUKAN – Perusahaaan yang mengelola tanda buah sawit menjadi minyak…

Kamis, 14 Februari 2019 10:16

Penarikan Retribusi Alun-Alun Terbentur Aturan

NUNUKAN – Tuntutan pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*