MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 12 September 2018 14:47
Serfianus Minta Camat Awasi Ketat Dana Desa
PERLU PENGAWASAN: Salah satu sudut di Kecamatan Sebatik. Pembangunan infrastruktur melalui dana desa diharapkan bisa diawasi ketat tiap camat. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Besarnya alokasi dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang menjadi sorotan setiap kalangan itu perlu diawasi ketat.

Untuk itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus S.Ip meminta seluruh camat, khususnya yang memiliki pemerintahan desa, dapat mengawal ketat setiap penggunaan dana desa di daerahnya.

Pengawasan dimaksud bukan ketika dilakukan. Namun lebih kepada pasca penggunaannya. Khususnya untuk dana desa yang lebih banyak digunakan untuk pembangunan fisik berupa sarana dan prasarana. “Camat itu harus sering-sering ke lapangan juga. Lihat apa saja sarana yang dibangun. Jangan sampai laporan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan,” kata Serfianus di hadapan sejumlah camat yang hadir dalam kegiatan sosialisasi penyediaan peningkatan kapasitas teknis desa dan rapat koordinasi program inovasi desa, yang digelar di Kantor Bupati Nunukan belum lama ini.

Menurutnya, jika terjadi penyelewengan dalam penggunaan dana desa maka yang ikut bertanggung jawab juga camat setempat. Sebab, perpanjangan tangan bupati itu ada pada camat. Penggunaan dana desa itu memang perlu transparan. “Adanya pengawasan dari camat diharapkan agar kepada desa itu tidak merasa sendirian dalam mengelola dana desa. Karena selain transparan, penggunaan dana desa juga harus sesuai peruntukannya,” jelasnya.

Dikatakan, keberadaan pemerintahan desa di sebuah kecamatan sebenarnya memberikan dampak positif terhadap pembangunan sarana dan prasarana untuk kepentingan masyarakat. Sebab, di tengah menurunnya sumber keuangan daerah saat ini, dana desa masih tetap dikucurkan pemerintah pusat. Sehingga tak memengaruhi rencana pembangunan yang selama ini direncanakan. “Makanya, pengawasannya harus ketat. Jangan sampai tidak tepat sasaran,” ungkapnya. (oya/ash)

 


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 11:52

Jelang Nataru, Pelni Tidak Tambah Armada

NUNUKAN – Menghadapi arus mudik penumpang tujuan Balikpapan, Parepare, Makassar…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:50

Sebulan, Polisi Ungkap 28 Kasus Pencurian

NUNUKAN – Selama bulan November-Desember, Polres Nunukan berhasil mengungkap 28…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:49

Perketat Pengawasan Miras di Tahun Baru

PERAYAAN tahun baru 2019 sisa dua pekan. Berbagai kegiatan akan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:37

Data Beasiswa Sering Dipalsukan

NUNUKAN – Beasiswa Nunukan Cerdas untuk 2018 telah disalurkan. Namun…

Jumat, 14 Desember 2018 14:35

LPG 3 Kg Langka, Beralih ke Gas Malaysia

NUNUKAN – Jelang Natal dan Tahun Baru, Liquefied Petroleum Gas…

Jumat, 14 Desember 2018 14:33

Pengoperasian Paras Perbatasan Molor

NUNUKAN - Wacana pemerintah meresmikan paras perbatasan di Jalan Lingkar,…

Jumat, 14 Desember 2018 14:32

Sudah Putusan, Masih Berpolemik

NUNUKAN – Permasalahan lahan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sebatik Semakin…

Jumat, 14 Desember 2018 14:23

Barang Ilegal Dimusnahkan

NUNUKAN – Pemusnahan barang milik negara hasil sitaan telah dilakukan…

Kamis, 13 Desember 2018 12:16

Pengoperasian RS Pratama Tertunda

NUNUKAN – Rencana pemerintah untuk meresmikan Rumah Sakit Pratama Sebatik…

Kamis, 13 Desember 2018 12:15

Stok Melimpah, Peternak Rebutan Pelanggan

NUNUKAN – Melimpahnya stok daging ayam belakangan ini membuat harga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .