MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 12 September 2018 14:29
Miras Ilegal Diamankan Satgas
DIAMANKAN: Kasi Penindakan dan Penyidikan, KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan Muchammad Mahzun menerima miras hasil tangkapan Satgas Pamtas Yonif Raider 631/ Raja Alam. KPPBC NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Belum genap sebulan mengamankan narkotika golongan satu jenis sabu, sebanyak 200 gram di Desa Bambangan, Sebatik, personel Satgas Pamtas Yonif Raider 631/ Raja Alam kembali mengamankan minuman keras (miras) ilegal sebanyak 421 botol di Kecamatan Seimenggaris, Kamis (30/8) lalu.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja, Letnan Kolonel Inf. Fardin Wardhana menyampaikan, miras asal Malaysia tersebut diamankan pada Kamis itu sekira pukul 23.45 Wita di Pos Gabma Seimanggaris.

Ditemukannya miras tersebut ketika personelnya yang dipimpin oleh Letda Inf. Ilham Sukri melakukan pemeriksaan. Kemudian, mengamankan tersangka berserta barang bukti miras ilegal. “Selain patok, fungsi satgas lainnya pengungkapan, penyelundupan yang ada di perbatasan, baik itu barang ilegal maupun narkoba. Meski fokus ditugas tersebut, membantu masyarakat di perbatasan juga begitu pentingnya,” ujarnya kepada Radar Nunukan, Selasa (11/9).

Selain miras, pemilik juga berhasil diamanakan, yang berinisial YO (47), warga perum PT BSI, Seimanggaris. Barang bukti yang amankan berupa miras ilegal merek Red Bull  yang didatangkan dari Malaysia. Dengan rincian, 31 kotak dan 49 botol eceran. “Ada beberapa kasus sudah ditangani personel di lapangan. Kasusnya sudah kami limpahkan ke Polres Nunukan untuk proses lebih lanjut. Kemudian barang bukti seperti miras diserahkan ke Bea Cukai Nunukan,” beber Fardin.

Sementara itu, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan Muchammad Mahzun menjelaskan komitmen kerja sama dengan Satgas Pamtas yang dilakukan selama ini memberantas barang ilegal masuk ke Indonesia melalui Nunukan sangat baik. “Upaya memberantas peredaran barang ilegal seperti miras dari berbagai pihak sangat baik,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, diamankan miras ini lantaran tidak dilengkapi cukai, dokumen resmi dari negara asal Malaysia sehingga diamankan. Menurunya, ratusan miras tersebut berhasil lolos setidaknya merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. “Karena tidak dilengkapi pita cukai, PNN dan dokumen masuk pastinya menyebabkan kerugian negara,” jelasnya. (akz/ash)

 


BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 15:25

Beddumang Gorok Leher, Luka Menganga 14 Cm

SEBATIK – Warga RT 9 Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sebatik…

Senin, 19 November 2018 15:11

Hanya 22 Peserta Lulus Passing Grade

NUNUKAN – Dari 1.175 peserta yang mengikuti seleksi kompetensi dasar…

Senin, 19 November 2018 15:10

Warga Bingung, Pelabuhan Sei Pancang Berubah Nama

NUNUKAN – Pelabuhan Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, kini menjadi…

Senin, 19 November 2018 15:09

Bertemu Pacar, Ayah Dibui

NUNUKAN – Seorang anak di bawah umur (13 tahun), sebut…

Senin, 19 November 2018 10:33

Resahkan Warga, Lima WNA Diamankan

NUNUKAN – Sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal India sempat…

Senin, 19 November 2018 10:32

Ratusan Formasi Terancam Kosong

NUNUKAN – Minimnya peserta calon aparatur sipil negara (ASN) yang…

Senin, 19 November 2018 10:31

Jalin Kedekatan dengan Kunjungi Sekolah di Pelosok

Menjadi pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan,…

Senin, 19 November 2018 10:26

DPO Pencuri Mesin Air Terciduk

NUNUKAN – Seorang pria paruh baya yang sudah masuk dalam…

Senin, 19 November 2018 09:41

GILAA..!! Nelayan Ini Selundupkan Sabu 4,5 Kg

NUNUKAN – Hati YN (52) tak sanggup menolak upah mahal…

Senin, 19 November 2018 09:14

Media Pembawa Hama Penyakit Dimusnahkan

NUNUKAN – Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan Wilayah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .