MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 12 September 2018 13:52
Investigasi Double Seat, Lion Air Harus Terbuka
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO,  INSIDEN double seat masih menyisakan pertanyaan bagi maskapai penerbangan Lion Air. Seperti diungkap H. Nuwardi Pakki, yang menjadi korban Sabtu (8/9), jika kejadian itu membuatnya kecewa usai diminta turun dari dalam pesawat dengan nomor penerbangan JT 739 tujuan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

“Itu yang membuat saya bertanya-tanya. Masalahnya kan boarding pass dengan seat 2D tercetak dua kali. Dua-duanya lolos dari pemeriksaan pula. Misalnya, tiket atau boarding pass saya tidak, seharusnya ditolak sistem dari awal pemeriksaan. Kenapa di dalam pesawat, baru ketahuan kalau saya tidak masuk manifes. Alasannya tiket yang saya pegang, di-cancel,” kata H. Nuwardi yang tengah menghadiri acara keluarganya di Sulawesi Selatan, kemarin (10/9).

Menurutnya, apa pun penjelasan maskapai Lion Air tetap harus dibuktikan. Salah satunya bagaimana sistem Lion Air bekerja. “Kenapa sistem itu dipertanyakan? Karena, penerbangan ini bukan naik angkutan biasa, seperti speedboat. Boleh duduk di mana saja. Apakah ada check-in atau tidak dan prosedur lainnya. Ketika terjadi seperti ini, ada hal lain di baliknya,” sebutnya.

Nuwardi juga meminta Lion Air secara terbuka menjelaskan hasil investigasinya atas kasus tersebut. Jika dianggap sebagai masalah biasa, sangat memungkinkan kejadian serupa akan terulang. “Itu citra penerbangan loh, citra perhubungan, bukan hanya Lion Air. Tiket saya dibatalkan atau cancel, juga harus dibuktikan. Siapa yang membatalkan? Apakah itu terbukti atas permintaan saya? Jangan asal sebut atas permintaan. Tidak dijelaskan permintaan siapa. Ini seolah-olah sama saya salahnya persoalan ini. Sekali lagi, saya tidak mungkin membatalkan tiket saya, di tengah agenda bisnis dan keluarga saya di Sulawesi,” urainya.

Lion Air Tarakan sebelumnya mengumumkan klarifikasi masalah tersebut yang mereka anggap sebagai miskomunikasi.

Lion Air dan Bandara Juwata Tarakan pun sebelumnya mengagendakan pertemuan tertutup. Salah satunya membahas mengenai Charlie, seorang petugas aviation security (avsec) yang dikaitkan dengan pembatalan tiket atas nama H. Nuwardi Pakki pada Sabtu 7 September 2018.

Radar Tarakan pun kembali mengonfirmasi Airport Manager Lion Air Tarakan Muhammad Arif. Ia membenarkan jika pihaknya telah melangsungkan pertemuan dengan pihak Bandara Juwata terkait masalah tersebut. Meski begitu, ia belum dapat memberi keterangan hasil rapat itu mengingat pihaknya akan mengagendakan rilis pada hari ini.

“Mohon maaf saya tidak bisa memberikan keterangan apa pun terkait masalah ini, yang jelas besok kami adakan rilis kepada media supaya masalah ini bisa diselesaikan dengan jelas,” ungkapnya, Senin (10/9).

Selain itu, Arif mengungkapkan jika rilis yang mereka agendakan akan menghadirkan Charlie, orang yang disebut-sebut bertanggung jawab atas insiden tersebut. Selain itu, ia menerangkan jika kejadian ini merupakan kejadian pertama kalinya. “Besok kami akan menghadirkan Charlie, orang yang mem-booking tiket untuk bapak Nuwardi ini. Nanti langsung tanya sama orangnya sajalah,” terangnya.

District Manager Lion Air Tarakan Siti Igelima menolak memberi penjelasan mengenai tindak lanjut penanganan masalah tersebut. Saat dikonfirmasi, wanita yang akrab disapa Ima tersebut tampak sangat kesal dan menjawab dengan nada tinggi.

“Kamu mau apalagi? Saya tidak bisa kasih keterangan. Kalau mau keterangan, besok (hari ini, Red) saja,” katanya kesal. (*/zac/lim)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:54

Santai di Kamar, Rumah Pemotongan Terbakar

TARAKAN - Kebakaran kembali terjadi. Tempat usaha milik Agus Satoto…

Jumat, 14 Desember 2018 14:53

Kaltara Terbaik Ke-3 Capaian IDI 2017

JAKARTA – Torehan prestasi kembali diraih oleh Provinsi Kalimantan Utara…

Jumat, 14 Desember 2018 14:51

Penutupan Lokalisasi Masih Angan-Angan

TARAKAN - Rencana penutupan lokalisasi masih sekadar wacana. Pasalnya hingga…

Jumat, 14 Desember 2018 14:27

Si Cantik Divonis Penjara 20 Tahun

TARAKAN – Andi Riski Amelia, terdakwa perkara sabu 1 kg…

Jumat, 14 Desember 2018 10:44

WNA Bebas Bersyarat Tidak Lapor Diri

TARAKAN – Hingga batas waktu lapor diri, warga negara asing…

Jumat, 14 Desember 2018 10:43

2019, PDAM Ajukan 2.000 Pemasangan Gratis

TARAKAN -  Saat ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta…

Jumat, 14 Desember 2018 10:40

Tak Berizin, Pom Mini Wajib Ditera Ulang

TARAKAN - Usaha Pompa Bensin Mini (Pom Mini) sudah mulai…

Jumat, 14 Desember 2018 10:35

Ingin Masalah Sampah Terselesaikan

TARAKAN - RT 13 Kelurahan Selumit Pantai masih memiliki masalah…

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Menhan: Ancaman Nyata NKRI dari Dalam Negara

TARAKAN- Sekitar 300 anggota TNI mendapatkan arahan langsung dari Menteri…

Kamis, 13 Desember 2018 13:18

WASPADALAH..!! Kelompok Abu Sayyaf Berencana Lakukan Penculikan

TARAKAN – Status peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan berlayar menuju…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .