MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

OLAHRAGA

Senin, 10 September 2018 11:21
Kelas A Punya ‘Kuda Hitam’
PRA-PERTANDINGAN: Technical meetingpelaksanaan kejuaraan Radar Tarakan Cup with Naga Mas telah dilakukan pada Minggu (9/9). Hasilnya, kejuaraan akan dilaksanakan Selasa (11/9). GUNTUR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Persaingan di kejuaraan Radar Tarakan Cup with Naga Mas yang akan dilaksanakan pada Selasa (11/9) dipastikan menjadi kejuaraan bergengsi di 2018 untuk cabang olahraga bulutangkis di Kalimantan Utara. Pasca fakumnya Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Tarakan, kejuaraan untuk lokal daerah tidak pernah terselenggara lagi. Kemarin sorepara peserta dan panitia melaksanakan technical meeting untuk membahas peraturan yang ditetapkan pada kejuaraan kali ini.

Pada pelaksanaan rapat pemantapan serta penetpan regulasi yang dihadiri seluruh peserta dan panitia pelaksana. Para peserta yang terbagi dari berbagai klub sempat beradu argumen membahas terkait dengan line-up pemain. Salah satu klub yang hadir meminta kepada panitia pelaksana untuk para nama pemain yang bertanding tidak disusun sesuai dengan tingkatannya, melainkan harus ditetapkan secara acak oleh panitia. Namun, Ketua Panitia, Ridwan Alanwari mengatakan jika apa yang diminta oleh salah satu klub itu tidak sesuai dengan regulasi yang ditetapkan induk olahraga yakni PBSI. “Jadi kalau di peraturan sesuai dengan regulasi PBSI semua itu telah diatur sedemikian rupa untuk line-up pemain, sehingga pada pelaksanan technical meeting kita mengambil kesimpulan untuk voting. Alhasil semua menyetujui jika susunan pemain itu sesuai dengan regulasi,”tuturnya kepada Radar Tarakan.

Pada kejuaraan ini, untuk kelas A bakal di isi oleh para pemain tenar yang memiliki kemampuan lebih, sehingga untuk persaingan nampaknya peta kekuatan sudah terbaca. Pasalnya di kelas A pemain yang berlaga di kejuaraan ini bakal dimasukkan rangking yang dimiliki oleh PBSI. Sedangkan kelas B diisi dengan nama-nama pemain dari beberapa instansi dan klub. Ridwan mengakui, kelas B dikarenakan jumlah pemain sangat mendominasi persaingan didalamnya lebih ketat. Meski tidak masuk dalam peringkat PBSI namun memiliki kekuatan yang tidak kalah menarik. “Memang pada kejuaraan ini yang lebih dominan ada di kelas B karena untuk kemampuan para pemain dari klub dan instansi yang ikut serta sangat beragam, namun untuk kelas A jelas diisi dengan klub raksasa seperti PB Angkasa dan Bilkas.Pada kejuaraan kali ini satu klub kuda hitam muncul karena sudah pernah menjuarai beberapa kejuaraan terutama di lokal Tarakan yakni PB Caisar,”lanjutnya.

Untuk total peserta yang akan berlaga di kelas A berjumlah 16 peserta, sedangkan untuk kelas B di isi oleh 43 peserta dari berbagai instansi dan klub. “Dari berbagai daerah juga ikut serta pada kejuaraan kali ini seperti Kabupaten Berau, Tana Tidung dan Nunukan. Namun yang kita sayangkan Kabupaten Bulungan tidak menerjunkan pemainnya meski telah disurati.Namun sampai dengan proses pendaftaran ditutup perwakilan Bulungan tidak memberikan surat balasan,” pungkasnya.(puu/udn)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 11:38

Puluhan Taksi Gelap ‘Ditegur’

<p><strong>TARAKAN</strong> &ndash; Selain razia kendaraan roda dua dan empat,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*